MasukSINOPSIS MASIH TENTANGMU Hati Deandra hancur lebur setelah tahu kenyataan kalau mantan suaminya menjalin hubungan dengan rekan sekantornya. Bahkan mereka sudah mau menikah. Jujur saja, dia masih mencintai laki-laki itu. Gama, yang menjadi cinta pertamanya. Besar harapan Deandra untuk bisa kembali rujuk dengan Gama. Masih menunggu agar Gama memperjuangkannya lagi. Namun kehadiran Alita telah menghempaskan harapannya. Masih pantaskah dia cemburu, menangis, dan marah. Sedangkan Gama bukan siapa-siapa lagi baginya, selain sebagai seorang ayah dari putri kecilnya. Padahal belakangan ini hubungan mereka kembali dekat dan membaik. Sering jalan bertiga seperti keluarga utuh pada umumnya. Apa Gama melakukan itu hanya demi anaknya saja? Tidakkah dia peka dengan perasaan wanita yang telah dikenalnya semenjak remaja? Haruskah Deandra memperjuangkan cintanya lagi? Atau menerima nahkoda baru yang bisa membawanya berlayar ke destinasi impian? ***** Cerbung ini sekuel dari cerbung WAKTU YANG HILANG. Di mana GAMA adalah sepupu dari SAGA (tokoh utama di cerbung tersebut). Yuk, ikuti kisahnya. Menarik loh ....
Lihat lebih banyak秋の夕暮れ。
東京湾岸にそびえる如月グループ本社ビル。 その最上階――社長室のガラス越しに、沈みゆく陽光が斜めに差し込んでいた。 オレンジに染まる街並みが遠くまで続き、群青に沈み始めた空との境界線が、まるで世界の呼吸を止めたかのように静寂を支配している。その静けさの中、デスクに座る一人の女性がいた。
如月結衣――如月グループ代表取締役社長。 三十歳を過ぎたばかりの若きトップ。 切りそろえられた黒髪が肩にかかり、凛とした横顔には一分の隙もない。 光沢を抑えたシルバーグレーのネイルが、資料をめくるたびに淡い反射を放ち、その手元に知性と冷徹を宿していた。対して、革張りのソファには結衣の夫であり、副社長の如月悠真が座っていた。 紺のスーツに身を包み、足を組みながらスマートフォンをいじるその姿には、どこか所在なさと退屈が滲んでいる。
時折、画面から顔を上げ、結衣の横顔を盗み見る。 しかし彼女は一切視線を返さず、ただ淡々と資料に目を通すだけだった。この部屋の空気には、言葉にできない「温度の差」があった。
夫婦でありながら、交わることのない二つの時間。 愛が冷えたというよりも―― もはや互いの心が、別々の惑星に漂っているような距離感。結衣がふと、ペンを置いた。
静寂を破るように、彼女の声が落ちる。「……ねえ、悠真。」
柔らかい呼びかけだったが、そこには見えない刃が潜んでいる。
悠真は一瞬、身構えたように顔を上げた。「ん?」
結衣は、ゆっくりと彼を見た。
切れ長の瞳が、わずかに細められる。「来週の出張の件。ちゃんと確認してあるのよね?」
その声に、悠真の喉が小さく鳴った。
出張――その言葉を聞いた瞬間、心臓の奥がわずかに跳ねる。 彼の頭に浮かんだのは、会社の業務出張ではなく、 “もうひとつの旅”――美咲との約束だった。「も、もちろんだよ。ホテルも、交通も、全部手配済みだ。」
言葉を繕うように笑いながら答える。
だがその笑顔の奥では、別の鼓動が脈打っていた。結衣は短くうなずき、再び資料に視線を落とす。
その動作は、まるで「追及する価値もない」と言っているように見えた。 悠真はホッと息をついた――が、同時に、妙な胸の痛みが生まれた。 彼女が疑っていないことが、逆に怖かったのだ。結衣は、彼を信じているのか。
それとも、信じる価値さえ失ったのか。――どちらにせよ、今の彼にはもう関係のないことだった。
悠真のポケットには、会社の出張用とは別の航空券が入っている。
目的地:那覇。 同行者:佐伯美咲。 社内でも一際明るく、男たちの視線を集める事務員。 22歳。 柔らかな髪と大きな瞳。無邪気な笑顔で甘えてくるが、 その裏には確かな計算がある――そんな女だ。最初はほんの軽い気の迷いだった。
残業の夜、資料室でふたりきりになったとき、 彼女が小声で言った。 「副社長って、意外と優しいんですね。」その言葉に、胸がくすぐられた。
家庭でも職場でも「結衣の夫」としか見られない日々。 プライドは満たされず、存在価値を見失っていた。 美咲は、その隙間に入り込むように笑ってみせた。――「二人で、どこか遠くに行きたいな。」
その囁きが現実になったのは、一週間前だった。
社の出張を装い、こっそり手配した南の島へのフライト。 「仕事の疲れを癒す小旅行」――そう言い訳しながら、 悠真は自分の行為を正当化していた。社長室の時計が19時を回る。
結衣がようやく資料を閉じた。「……今日は、もう帰りましょう。」
短い一言で、彼女は立ち上がった。
カツ、カツ、とヒールの音が床を打つ。 悠真も立ち上がり、形式的に言う。「そうだね。疲れただろ?」
結衣は笑わなかった。
ただ静かにバッグを持ち、ドアへ向かう。 その背中には、何かを決意した人間の強さがあった。――彼女の背中を見て、悠真は一瞬だけ罪悪感を覚えた。
だが、その思いもすぐにスマホの通知音にかき消される。
「佐伯美咲」からのメッセージ。《あと一週間ですね。楽しみです♡》
帰りのエレベーターで、結衣が無言のまま横に立っている。
その沈黙がやけに重く、息苦しい。 悠真は気まずさをごまかすようにスマホをポケットに戻した。 だが頭の中では、すでに南国の海辺が広がっていた。――一週間後、美咲と過ごす青い時間。
結衣のいない世界。 誰にも縛られない、自由な男としての自分。それを思うだけで、口元が緩む。
Paginya, Alita berkemas-kemas dibantu oleh Naufal. Sesekali mereka saling pandang dan melempar senyum. Rambut Alita terurai sebawah bahu dan masih setengah basah."Akhir pekan ini, kita lihat rumah di Grand Permata," kata Naufal menghampiri istrinya dan membantu mengunci travel bag."Kamu sudah tahu Grand Permata, kan?""Iya, aku pernah lewat sana.""Kamu suka nggak tempat itu?""Suka.""Ada juga di Singosari Residen. Tapi kejauhan kalau ke kantor. Di sana pemandangannya juga menarik. Bagaimana?""Aku ngikut saja. Mana yang terbaik buat kita.""Oke. Nanti kita lihat dua-duanya. Jadi kamu bisa membuat pilihan. Kalau di Singosari Residen memang lebih tenang tempatnya. Adem karena di kelilingi perbukitan. Cuman agak jauh dari kantor. Sebelum mendapatkan rumah, kita tinggal di kosanku sambil cari kontrakan rumah untuk sementara.""Ya." Alita tersenyum. Kemudian mengecek laci, memperhatikan gantungan baju, dan masuk ke kamar mandi untuk memastikan tidak ada barang mereka yang tertinggal.T
MASIH TENTANGMU- Hidup BaruJam dua ketika tamu sudah mulai senggang. Alita menghampiri Dea dan Melati yang duduk ngobrol, terpisah dari rombongan Pak Norman."Makasih banget kalian menyempatkan datang dari Jogja ke Surabaya," ucapnya sambil duduk di kursi depan dua wanita itu. Agak susah duduk karena memakai jarik yang sangat sempit. Makanya Dea membantu memegangi tangan Alita agar tidak terjengkang."Sama-sama," jawab Dea dan Melati hampir bersamaan."Setelah ini kamu dan suamimu tinggal di Malang?" tanya Melati."Iya. Kami berdua kerja di sana.""Kamu sudah lama pulang ke Surabaya?" tanya Melati lagi Dijawab anggukan kepala oleh Alita. Melati malah tidak tahu banyak tentang Alita, semenjak pakdhenya Alita masuk penjara. Apalagi setelah putus pertunangan dari Gama, Alita tidak pernah lagi datang ke kafenya. Dea sendiri tidak pernah membahas pertemuannya dengan Alita pada siapa-siapa. Kecuali pada sang suami, itu pun baru seminggu yang lalu. "Bentar aku mau ke toilet," pamit Melat
Jogjakarta, dua minggu kemudian."Undangan dari siapa, Mas?" Dea meraih undangan yang baru diletakkan oleh Gama di hadapannya. Dia membaca nama yang tertera. Tidak ada foto calon pengantin dalam undangan itu."Dari Alita?" Dea kaget. "Ya. Saga yang ngasih tadi. Seminggu lagi Lita nikah di Surabaya. Kata Saga, Naufal itu teman kuliah mereka dulu.""Calonnya dari Surabaya juga?"Gama mengangguk, tapi dia heran melihat wajah sang istri tampak bingung dan berulang kali memperhatikan undangan mewah kombinasi warna putih dan kuning keemasan di tangannya. "Sayang, kenapa?"Dea meletakkan undangan di atas meja riasnya."Mas, waktu aku hamil delapan bulan dan tinggal di apartemen. Sebenarnya aku bertemu dengan Alita yang tinggal di apartemen itu juga."Ganti Gama yang terkejut. "Beneran?"Dea mengangguk."Kenapa nggak cerita sama mas?""Karena Mas pasti langsung mengajakku pindah dan nggak boleh lagi bertemu dengan Lita. Waktu itu dia sudah berubah baik. Dia minta maaf padaku sambil nangis.
MASIH TENTANGMU- The Wedding Pagi yang cerah, suasana yang indah. Rumah Pak Handoyo begitu meriah. Senyum suami istri itu sangat sumringah. Menyambut tamu dari keluarga Naufal dan dari beberapa kerabat mereka sendiri yang di undang ke rumah. Tak ada yang ditutupi lagi kalau pernikahan Alita dengan Tony sudah selesai empat bulan yang lalu.Mereka mengerti dan tidak pernah bertanya secara detail.Tentang keguguran itu pun kerabat tidak ada yang tahu. ART saja yang tahu, tapi mereka juga tutup mulut. Tidak ada yang jadi 'lambe turah'. Sebab sadar karena di sana hanya bekerja dan digaji tidak murah. Pak Handoyo dan Bu Lany juga sangat baik sebagai majikan.Alita memakai gamis warna khaki dengan hiasan bordir di bagian kerah dan kancing depan. Memakai jilbab polos warna senada. Naufal memakai kemeja warna abu-abu. Acara dadakan yang membuat mereka tidak sempat menyelaraskan outfit untuk lamaran. Juga tidak ada backdrop. Namun tidak mengurangi kegembiraan hari itu.Orang tua Alita dan ke
Pagi-pagi sekali Gama bersama keluarganya sudah sampai di rumah Pak Norman. Ia juga sudah check out dari vila. Pagi ini bersama keluarga kecil Saga, mereka akan kembali ke Jogja. Liburan telah selesai dan besok waktunya kembali ke kantor.Pak Norman menciumi bocah-bocah satu per satu. Alangkah bahagi
Alita tergesa berganti pakaian saat diberitahu kalau Tony dan Nadia sudah sampai di rumah mereka siang itu. Rambutnya dibiarkan terurai dan wajahnya di sapu bedak tipis-tipis.Kebetulan sang papa hari ini juga mengambil cuti. "Mbak." Alita hanya menyalami Nadia. Lantas duduk di sofa tunggal sebelah s
MASIH TENTANGMU- Hari ke-45Nadia menikmati perjalanan udara dalam diam. Tony sendiri tidak ingin mengusiknya. Hanya menatap istrinya dari samping. Tangannya tetap menggenggam jemari itu. Apapun yang terjadi, permasalahan dengan Alita harus selesai hari ini. Jika dihadapkan pada dua pengorbanan. Ia a
Frekuensi kontraksi makin sering. Dokter Rosy sudah masuk ke ruangan. Bidan dan perawat mempersiapkan perlengkapan untuk menyambut kelahiran. Dokter Rosy meminta Dea untuk mengatur napas dengan baik dan memberi aba-aba kapan harus mengejan untuk mendorong bayi keluar. "Jangan angkat panggul ya, biar












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak