LOGINJune adalah anak kesayangan keluarga Kusuma yang kemudian telah di jodohkan ayahnya dengan pria yang tak dikenalnya sama sekali. June memiliki kekasih hati lain yaitu Mark yang sangat dicintainya jadi dia memutuskan untuk lari dengan kekasihnya, tanpa disangka kekasihnya malah meninggalkannya di tengah jalan karena June meninggalkan semua hak sebagai pewaris sebagian harta dari Kusuma Group. June hilang akal namun tak ingin pulang, dia pun pergi ke rumah Bi Ani yang pernah merawatnya sejak kecil kemudian dia bekerja dengan Bi Ani di kediaman Wijaya sambil tetap menyembunyikan identitas asli dirinya. June di khususkan ada di paviliun Tuan Muda Dave sama seperti Bi Ani, dan di mulailah kisah penyiksaan Tuan Muda Dave pada June yang tidak becus bekerja. Sepertinya bukan hanya penyiksaan tapi kisah asmara yang kemudian perlahan hadir di hari-hari June bersama Tuan Mudanya yang tampan itu, hingga dia bisa melupakan pertunangan dari ayahnya bahkan Mark yang meninggalkannya begitu saja.
View MoreMalam itu menjadi malam yang bersejarah di dunia bisnis bagi para konglomerat yang ada. Mereka yang menyaksikan langsung pengumuman singkat dan tertutup tentang pewaris Wijaya Group tentu merasa bangga dan menjadi orang spesial di mata keluarga WIjaya. Karena undangan yang disebar hanya “Khusus” dan mereka yang tidak mendapatkan undangan hanya gigit jari di aula peluncuran produk baru dari usaha om Robby.“Banyak selamat Dave. Saya sudah menduga bahwa kau yang akan menjadi penerus Wijaya Group. Karena jika bukan kamu, maka siapa lagi? hahaha” Ucap seorang pria paruh baya pada Dave sambil menjabat dan sedikit menepuk punggung Dave. Pria paruh baya itu sendiri adalah pemilik bank swasta terkemuka di kota itu.“Sama - sama pak. Semoga kerjasama kita bisa terus berlanjut” Balas Dave yang sembari pergi menyapa tamu lainnya.Semua yang hadir dalam aula acara megah pada malam itu, tak luput di sapa oleh Dave. Termasuk Bianca dan Direktur The One Entertainment.Bianca hadir bersama ayahnya ya
June terkejut dengan kejutan Dave, padahal itu pun Dave lakukan tanpa sadar. Dave sama terkejutnya dengan June, karena dia mengecup pipi June di depan banyak orang yang sudah menanti kedatangan mereka. Clara sampai menganga menyaksikan kejadian itu, bahkan di ujung meja sana ada sepasang mata yang memandang sambil meremas serbet di meja makan. Semua sama terkejut dengan hal itu, bagaimana mungkin seorang Dave Wijaya saat ini di depan umum mencium pipi seorang gadis yang bahkan mereka tidak tahu siapa gadis ini?!Denny segera mengambil kendali, karena Clara tak bisa di harapkan dalam hal ini.Dave yang masih memandang June dengan mata yang ingin melahap, sementara June yang sudah memerah karena malu seperti ingin mencari lobang bawah tanah dan mengunci diri disana.“Dave, jangan diam saja, ayo jalan. June kau juga” Denny mengarahkan dalam keheningan pandangan semua tamu yang datang.“Kau benar Denny, maaf aku lupa diri.”Dave berujar sambil lebih mengeratkan kaitan tangan June pada lenga
Aula acara peluncuran produk terbaru dari perusahaan om Robby begitu ramai dan megah. Tamu undangan dari politikus hingga artis ternama di negara itu banyak yang datang. Mereka datang dengan tujuan yang sama, yaitu acara setelah peluncuran produk ini. Mau melihat Dave dan sepertinya juga dengan pacar barunya yang sudah heboh beberapa waktu ini.Clara dan Denny terlebih dahulu memasuki aula itu, kemudian disusul Dave dan June yang begitu memukau dan membuat banyak mata memandang. Ada beberapa wartawan khusus yang memang sudah di siapkan. Mereka tidak terlalu menyorot June sesuai dengan permintaan June pada Dave, namun kamera kamera dari tamu yang hadir itu tak luput dari perhatian juga. Beberapa orang yang sadar mengambil kamera lalu memotret kemudian lainnya hanya bengong dan terperangah pada kecantikan alami June. Bagaimana tidak? June tampak seperti Model berkelas saat itu namun dengan riasan yang sangat natural. Paduan gaun dan sepatu berkilau bak putri dari negeri dongeng, sungguh
Sekitar jam dua siang itu, June sudah dijemput untuk di antar ke salah satu kamar hotel suite di tempat pelaksanaan jamuan di malam itu. Dengan tim yang MUA dan Clara yang membantu Dave saat itu, sehingga tak perlu di ragukan lagi bagaimana penampilannya nanti.Pada jam 6 sore mulai terlihat tamu undangan yang mulai berdatangan. Tamu yang akan menghadiri peluncuran produk baru dari perusahaan kosmetik om Robby disertai yang kemudian akan di lanjutkan ke aula besar sebagai bagian dari acara dari Wijaya Group.Walaupun acara akan dimulai jam 7 malam, namun karena antusias dari para tamu yang semangat dengan acara keluarga Wijaya. Jadi memang benar strategi dari tuan besar Wijaya untuk membalas budi temannya Robby, agar acara peluncuran produk barunya dibuat di hari yang sama dengan pengumuman penerus keluarga Wijaya.Para tamu di arahkan terlebih dahulu ke aula peluncuran produk baru, setelah itu mengambil undangan exclusive yang baru untuk di pakai di pintu masuk aula acara keluarga WI
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.