Talak Di Hari Kematian Putriku.

Talak Di Hari Kematian Putriku.

last updateปรับปรุงล่าสุด : 2024-01-22
โดย:  Winarsih_winaจบแล้ว
ภาษา: Bahasa_indonesia
goodnovel12goodnovel
10
8 การให้คะแนน. 8 ความคิดเห็น
203บท
65.1Kviews
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

Sejak awal, Rani terpaksa menikahi Hendra karena jebakan licik pria itu, serta tekanan dari paman dan bibinya. Meski demikian, dia menahan segala penderitaan demi putri kandungnya. Hanya saja, sang anak mendadak meninggal karena kelalaian sang mertua! Rani pun meledak, hingga membuat Hendra panik dan menceraikan Rani tepat di hari kematian anak mereka. Tak sampai di sana, Hendra bahkan memfitnah Rani, hingga wanita malang itu dipenjara. Namun, siapa sangka justru dewa penolong itu muncul di tengah kemalangan Rani? Pria itu bahkan berjanji untuk membebaskan Rani dan membalaskan dendam. Lantas, siapa orang itu? Apakah kali ini adalah cinta sejatinya atas justru pembawa malapetaka baru bagi Rani?

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

Kejamnya Suamiku.

"Aku usulkan kita pecat Karina sekarang juga," kata Lia yang mengejutkan rapat dewan kuartalan.

Aku menatap asisten junior yang baru lulus kuliah tiga bulan itu. Dia berdiri di depan ruang konferensi sambil menggenggam remote dengan kemenangan kejam di wajah mudanya.

Dua lusin orang langsung menoleh ke arahku.

"Lia, apa yang kamu bicarakan?" tanyaku sambil meletakkan cangkir kopi dan mengernyitkan alis. Permainan apa yang sedang dimainkan gadis ini?

Lia menekan remotenya, lalu layar besar menyala dan menampilkan catatan absensi serta laporan pengeluaranku agar semua orang bisa melihatnya. Dia berkata dengan suara yang bergetar karena merasa sangat gembira sekaligus gugup, "Hadirin sekalian, silakan lihat bukti kuat ini. Selama tiga bulan ini, Karina masuk kantor nggak lebih dari dua puluh jam setiap minggunya."

Dia kembali menekan remotenya, lalu foto-fotoku di berbagai tempat mewah pun muncul. Seperti di sebuah spa, lapangan golf, dan restoran Michelin bintang tiga.

"Dan ini adalah catatan bagaimana dia menghambur-hamburkan dana perusahaan. Makan malam seharga 120 juta di Lembur Karing, spa seharga lima puluh dua juta lima ratus ribu di Mandarin Oriental Spa, dan klub golf ini di mana setiap kunjungannya menghabiskan biaya lebih dari enam digit," kata Lia sambil melempar setumpuk dokumen ke atas meja.

Suasana di ruangan itu sunyi senyap.

Ini benar-benar menggelikan. Lia sama sekali tidak tahu aku sebenarnya menghabiskan absensi itu untuk menarik investor miliarder bagi perusahaan kecil ini dengan memanfaatkan koneksi keluargaku selama tiga generasi. Di balik tagihan-tagihan yang sangat mahal itu, ada kesepakatan investasi dan perjanjian kerja sama bernilai ratusan miliar dan semua orang di ruangan ini mengetahuinya.

Lia menunjukkan halaman terakhir dari PowerPoint itu. "Totalnya dua miliar dua ratus lima puluh juta dalam penggantian biaya yang nggak semestinya. Aku sangat mendesak Pak Kevin untuk segera memecatnya demi selamatkan arus kas perusahaan. Dengan ini, kita baru bisa tunjukkan perusahaan kita benar-benar tegas dalam mematuhi aturan. Nggak akan ada lagi yang berani melanggarnya."

Aku mengamati wajah-wajah di sekitar meja itu. Para eksekutif yang dulu sudah sering aku bantu kini hanya sibuk menundukkan kepala dan menatap kuku mereka sendiri. David, Direktur Keuangan yang secara pribadi pernah melihatku menggunakan keanggotaan restoran Michelin milikku, kini pura-pura sedang merapikan setumpuk laporan keuangan.

Mark, Direktur Pemasaran yang bulan lalu meminjam satu miliar lima ratus juta dariku untuk keadaan darurat keluarganya, kini hanya menatap meja dalam diam. Bahkan Sarah yang kuangkat dari manajer junior menjadi Direktur Pemasaran, kini juga menatapku dengan tatapan mengancam.

Pandanganku akhirnya berhenti pada Kevin, teman seangkatanku dari Universitas Halanda sekaligus Direktur Utama perusahaan ini. Tiga tahun yang lalu, dia datang padaku hanya dengan PowerPoint setengah selesai dan mimpi untuk mengubah dunia dengan teknologi.

Aku bukan hanya memberi Kevin modal awal, aku juga menggunakan berbagai keanggotaan pribadiku untuk mendapatkan diskon bagi semua acara jamuan dan pendekatan bisnis perusahaan. Dia tahu kebenarannya, nilai di balik setiap absensiku, dan apa yang telah dibeli oleh semua tagihan itu untuk kami.

Semua tagihan itu telah memberi kami tiga putaran pendanaan Seri A dengan total 675 miliar dan pendanaan Seri B mendatang sebesar satu triliun dua ratus miliar.

Kevin perlahan-lahan mengangkat kepala. Tatapannya terlihat sama sekali tidak merasa bersalah, malahan menilai dengan dingin dan merendahkan. Dia berkata dengan nada yang sangat formal, "Karina, apa yang ingin kamu katakan soal absensi dan pengeluaran yang dipresentasikan Lia?"
แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ถึงผู้อ่าน

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

ความคิดเห็นเพิ่มเติม

Lailil Nurjana
Lailil Nurjana
ceritanya bikin mewek
2024-12-17 21:08:50
0
0
Zaleha Anaqi
Zaleha Anaqi
jalan cerita yang bagus
2024-02-29 00:17:11
0
0
Zaleha Anaqi
Zaleha Anaqi
bagus sangat cerita nya
2024-02-29 00:16:41
0
0
Afiyah Celluler
Afiyah Celluler
lanjutan nya mana...
2023-12-20 18:47:02
0
0
Nathalie Simatupang
Nathalie Simatupang
ceritanya keren..semangat Kak..
2023-11-08 08:28:03
0
0
203
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status