Tutoring My Naughty Classmate

Tutoring My Naughty Classmate

last updateLast Updated : 2024-05-31
By:  asheeshableOngoing
Language: Filipino
goodnovel18goodnovel
10
8 ratings. 8 reviews
90Chapters
5.8Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

"Hm, Linden..." halinghing ko nang sapuin ni Linden ang mayayaman kong dibdib. "This is wrong ugh~ ahh!" daing ko nang masahiin niya ang malulusog kong dibdib. "No, this is not wrong, Jan. I'm willing to break off the engagement with the girl." Aniya saka niya ako siniil ng mapupusok na halik na agad ko namang tinugon. "Ah~ Linden hmm~ please continue... more." Ungol ko nang i-angat niya ang hita ko at pinatong niya sa hita niya. Kinapa nito ang pagkababae kong namamasa na ata sinalat iyon. Ilang buwan na rin no'ng maging magkaklase kami at hindi ko maitatanggi na kahit may pagkasaltik siya ay may nararamdaman ako sakanya. Our teacher hired me as his tutor na sinang-ayunan niya agad kaya wala akong nagawa. He's clingy type of person na sa akin lang niya ipinapakita and he's always like this, pinapaligaya ako after tutoring him. "Ah! Ahh~ ahh!" ungol ko nang simulan niyang ipasok-labas ang kanyang daliri sa namamasa kong hiyas.

View More

Chapter 1

Simula

“Loyo lagi pahh…?” terdengar suara kecewa seorang wanita, yang belum mencapai puncak kenikmatannya.

Wanita itu lalu bangkit dan mengambil lingerie hitamnya, memasang di badannya yang berisi dengan gerakan penuh kekecewaan.

Pemandangan aduhai di sore hari ini benar-benar ‘merusak’ otak Satria Dewantara, sang ponakan yang ikut numpang di rumah besar dan mewah ini.

Baru kali ini dia melihat langsung adegan panas di depan hidung, secara jelas dan gamblang, lewat lubang kunci kamar utama.

“Maafkan aku mahh…” suara parau pria paruh baya menggema, seolah tak berdaya dengan kondisinya yang kesekian kalinya tak mampu memuaskan hasrat istrinya.

Satria Dewantara, pemuda kurus dan tangkas berbekal ilmu silat yang ia latih di desa, hanya bisa menumpang di rumah mewah Om Brata Hanindya dan Tante Vega selama kuliah di Jakarta.

Sebagai anak desa, ia selalu menjaga sikap.

Tapi sore ini, secara tak sengaja dia nekat…ngintip!

Perbuatan nekatnya ini tidak ada rencana sama sekali, ini hanya spontanitas dan itupun di lakukannya dengan rasa deg – degan, takut ketahuan pastinya.

Awalnya, sore tadi, Satria baru pulang kuliah yang padat. Ia berjalan ke bangunan utama, berniat mengambil oleh-oleh yang dijanjikan Om Brata setelah kembali dari luar kota.

Saat itulah ia mendengar suara-suara aneh dari kamar utama.

Niatnya untuk menuju ruang keluarga ia tunda. Penasaran, dia mendekat dan mengintip. Dan, terpampanglah adegan yang membuat kalamenjingnya naik turun.

Tanpa di duga Satria, Tante Vega justru menuju ke pintu.

Secepat kilat pemuda tanggung ini menarik tubuh kurusnya dan bergerak ke koridor, lalu bersembunyi di bagian dapur, tidak ada waktu lagi untuk kabur jauh – jauh dari tempat ini.

Gerakannya tangkas dan tidak menimbulkan bunyi yang mencurigakan, karena selama ini ia biasa bergerak lincah ke sana kemari.

Satria masih belum paham, apa yang terjadi pada Om dan Tante-nya, di balik tempat sembunyinya, dia melihat Tante Vega dengan wajah keruh menuju ke dapur.

Satria gemetaran. Kelancangannya mengintip hampir saja ketahuan.

“Semoga nggak ketahuan,” batinnya, makin bergemuruh saja jantungnya. Sebagai orang yang hanya numpang di sini, kalau ketahuan kurang ajar, Satria pastinya akan terima resiko terburuk.

Kena marah dan di usir dari rumah ini…!

Tante Vega membuka kulkas, lalu mengambil air dingin dan meneguknya perlahan.

Setelah minum, ia kembali membuka kulkas dan mengambil... buah timun Arab, yang panjang dan gemuk.

Yang bikin mata Satria melotot, tangan lentik tantenya mengelus-elus timun itu, tanpa sadar, kalau perbuatannya di lihat seorang Satria, si ponakan yang numpang di rumah ini.

Saking melongonya, Satria mencondongkan tubuhnya, ingin melihat lebih jelas. Namun gara-gara inilah kewaspadaannya berkurang.

Meonggggg…!

Si kucing Anggora berekor panjang milik Tante Vega bereaksi marah, karena tanpa sadar kaki Satria menginjak ekornya.

Kaget bukan main Satria, yang lebih terkaget-kaget lagi Tante Vega. Gelas di tangannya kontan terlepas.

Trangggg…!

Gelas jatuh dan pecah berhamburan. Mata Tante Vega berkilat melihat Satria yang keluar dari koridor dapur ini dengan wajah pucat pasi, ia seolah maling yang tertangkap basah dan siap menerima konsekwensinya.

“Satria ngapain kamu di sana, bikin kaget tante saja?” tegur si tante, suara si tante untungnya masih lembut, sebab orang itu Satria, andai orang tak di kenal, nggak kebayang hebohnya rumah ini.

“Ma-maf tante, S-Satria m-mau ambil air dingin di kulkas,” Satria melangkah sangat gugup.

“Hmm…kamu sudah lama di situ?” mata indah Tante Vega seakan menelanjangi kelakuan Satria, yang terus menunduk.

“Baru saja tante, tadi Sa-Satria sengaja bertahan karena tante ada di depan kulkas, nggak enak mendekat,” sahut Satria mencari alasan, sambil teru menundukan wajahnya, tak berani menatap wajah Tante Vega.

Tiba-tiba tanpa di suruh, Satria buru-buru ambil sapu dan mengumpulkan pecahan gelas tadi, yang hanya diperhatikan Tante Vega.

Kelakuanya ini sekaligus turunkan tensi kaget wanita yang barusan kecewa dengan suaminya, walaupun hatinya agak sangsi, benarkan Satria hanya ingin ambil air minum, tanpa ada tujuan lain?

Tanpa sadar kalau Satria aslinya silau menatap lekuk tubuhnya yang masih mengenakan lingerie tipis tanpa dalaman ini, hingga sesuatu berwarna gelap itu terlihat membayang!

Tapi Satria berusaha alihkan pemandangan indah ini, dengan terus membersihkan pecahan kaca, apalagi sebagai orang yang hanya dapat anugerah numpang di sini, tak pernah terbetik di hatinya untuk bernakal ria…

Tiba-tiba...

“Satria…kamu tahu ya apa yang tadi tante lakukan?” nada suara Tante Vega berubah makin lembut.

Satria melongo….

**

Penasaran..? Lanjut bab selanjutnya yaa...

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang  manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.

reviewsMore

Ma Sofia Amber Llanda
Ma Sofia Amber Llanda
kelan k mg update Ms. author
2024-07-16 09:40:13
0
0
Ma Sofia Amber Llanda
Ma Sofia Amber Llanda
nakalimutan na ni author na may isinulat ciang kwento sa Good novel kaya hndi na ng update
2024-07-09 18:35:52
0
0
Ma Sofia Amber Llanda
Ma Sofia Amber Llanda
bakit hindi n ng update c author anyare na ky Khan at Linden
2024-06-09 14:25:26
0
0
Ma Sofia Amber Llanda
Ma Sofia Amber Llanda
waiting for the update Ms. author it's been 1 week n wlang update dati everyday my update ka po missing the tandem of Linden and Jhan Claus and Belle
2024-06-08 15:18:41
0
1
M.A.B. Writes
M.A.B. Writes
Support....
2024-05-21 10:57:52
0
0
90 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status