Short
Ujian Gila Ayah Mertua

Ujian Gila Ayah Mertua

By:  GoldhourCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
9Chapters
2.1Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Ayah pacarku menggendongku dan mendudukkanku di wastafel kamar mandi. Aku terisak dan meronta, air mata membanjiri wajahku. “Om, nggak boleh, aku pacar anakmu.” Namun, dia malah berkata bahwa ada tradisi di kampung mereka, yaitu calon menantu harus lulus ujian dari ayah mertua sebelum menikah, baru diizinkan masuk ke keluarganya. Belum sempat aku terkejut, dia sudah dengan paksa menggunakan lututnya untuk membuka kedua kakiku….

View More

Chapter 1

Bab 1

Namaku Sella, aku seorang dosen di akademi tari.

Berkat penampilan yang memikat dan bentuk tubuh yang menawan, aku menjadi primadona di seluruh kampus.

Namun, mereka tak tahu bahwa di balik penampilan yang polos itu, sebenarnya aku mendambakan pria setiap saat.

Orang tuaku bercerai sejak kecil, sehingga sebagian besar dari delapan belas tahun pertama hidupku dihabiskan tanpa pengawasan.

Dan karena itulah, aku lebih cepat mengenal ilmu tentang seks daripada anak-anak lain.

Banyak malam larut, aku terbaring di ranjang, menjepit selimut dan meniru adegan para aktris di video-video porno.

Akhirnya, setelah dewasa, aku pun tidak sabar mencari seorang pacar.

Meskipun tidak sekuat pria dalam video, dia tampan, cerdas dan punya teknik yang luar biasa. Jadi, dia bisa dengan mudah memuaskanku.

Berkat dia, hasratku yang awalnya tersembunyi dan memalukan kini terpenuhi. Aku tak lagi terpaku pada persetubuhan fisik biasa dan di bawah bimbingannya, aku perlahan menyesuaikan diri dengan permintaannya yang semakin aneh.

Seperti berhubungan di alam terbuka, menggunakan mainan seks atau pergi ke tempat umum sambil mengenakan mainan di dalam.

Minggu ini pacarku pergi untuk mengikuti kompetisi dan aku sudah sangat diselimuti gairah, simpanannya juga pasti sudah penuh.

Membayangkan rasanya diisi olehnya saja sudah membuatku gemetar sangking senangnya….

Begitu dia turun dari pesawat, aku langsung menarik dia ke gedung mangkrak yang ada di sekitar sana.

Hampir semua gaya sudah kami coba, batas kenikmatan kami jadi semakin tinggi. Kali ini, kami memutuskan untuk bermain peran.

Skenarionya polisi menangkap pencuri.

“Pak Polisi, aku nggak akan mencuri lagi, tolong lepaskan aku….” Aku menggigit bibir merahku dan wajahku sudah bergairah.

Tangan besar pacarku meluncur ke bawah, mengikuti di kerah bajuku dan menggenggam dua buah dadaku.

Sentuhan hangat dari telapak tangannya langsung menyalakan api kecil di hatiku, napasku pun jadi terengah-engah.

“Kamu nggak pernah kapok dibilangin. Cepat bilang, papi polisi, tolong hukum aku.”

Pacarku mengangkat kakiku dan memukul pantatku beberapa kali.

“Pa… papi, tolong hukum aku.”

Rasa sakit dan nikmat yang datang bersamaan, membuat tubuhku gemetar tak karuan. Darah di seluruh tubuhku rasanya mendidih.

Tubuhku sudah seperti bendungan yang jebol, aku tanpa sadar mengangkat pantat tinggi-tinggi.

….

Setelah sesi yang panas itu, aku pun lemas dan bernapas terengah-engah di pelukan pacarku.

Pacarku menyalakan rokok dan tangan besarnya masih betah mengelus badanku.

Aku tersenyum dan bertanya, “Kamu jago sekali, jangan-jangan sudah banyak bersama banyak wanita dulu?”

“Nggak, hanya kamu.”

Cih, aku tak percaya.

Mana mungkin pemula bisa sebegitu mengerti wanita, tekniknya juga begitu jago.

Melihatku tersenyum sambil diam, dia pun ikutan tersenyum, “Iya, benaran hanya kamu. Hanya saja, aku punya guru yang hebat, yaitu ayahku.”

Ini pertama kalinya dia membahas keluarganya sejak kami pacaran.

Dia bilang nafsu seks ayahnya sangat tinggi. Waktu dia masih kecil, ayahnya sering membawa wanita pulang untuk bermain.

Makanya, dia sudah tahu urusan pria dan wanita sejak kecil. Karena sering melihat, perlahan-lahan dia pun tahu.

Dia juga memberitahuku beberapa gosip tentang ayahnya.

“Kamu tahu siapa nama ayahku?”

Aku menggeleng penasaran.

Pacarku mendekat ke telingaku, “Joni.”

Usai bicara, melihat mataku melotot, dia pun tersenyum pelan.

“Tapi julukan ayahku nggak main-main, ukurannya memang sangat besar. Orang-orang bahkan memberinya julukan si Joni Besar.”

Mendengar itu, wajahku langsung memerah.

Beberapa adegan yang tak bisa dilukiskan sudah muncul di pikiranku.

Tidak boleh, itu calon ayah mertua, aku tak boleh berpikiran macam-macam….

Aku mengutuk pikiran tak senonohku dalam hati. Tapi, pada saat yang sama, aku tak bisa menahan rasa penasaran. Seberapa besar ukuran ayahnya?

Namun, aku tak menyangka bahwa diriku akan segera mengetahuinya.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status