Share

436

Author: Naomiliana
last update publish date: 2026-10-29 21:52:59

Pernikahan itu akhirnya berakhir setelah serangkaian upacara yang berlangsung hampir sepanjang hari.

Malam pun tiba, setelah seluruh tamu meninggalkan kediaman Wang, suasana yang sejak pagi begitu ramai perlahan menjadi tenang.

Di dalam kamar pengantin, Lian Wei duduk di tepi ranjang bersama Wang Xuemin. Mereka sudah menghabiskan arak pernikahan.

Mahkota pengantin telah dilepas. Rambut panjangnya terurai melewati bahu. Ia tampak jauh lebih santai dibandingkan saat berada di hadapan ribuan tamu.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   441

    Sore itu, Lian Wei kembali ke ruang kerjanya setelah berkeliling di taman.Begitu memasuki ruangan, ia melihat Wang Xuemin sedang duduk membaca beberapa dokumen. Pria itu mengangkat wajah ketika menyadari kedatangannya."Sudah selesai berjalan-jalan?"Lian Wei mengangguk. Ia kemudian duduk di hadapan suaminya."Xuemin, aku ingin membicarakan sesuatu."Wang Xuemin meletakkan dokumen di tangannya."Apa yang ingin kau bicarakan?"Lian Wei menopang dagunya dengan satu tangan, lalu tersenyum tipis."Menurutmu, bagaimana hubungan Xu Kai dan Xi Lingxue?"Wang Xuemin menatapnya beberapa saat."Kenapa tiba-tiba bertanya tentang mereka?""Aku melihat mereka di Paviliun Barat tadi. Sepertinya hubungan keduanya semakin baik.""Kalau begitu, biarkan saja mereka.""Aku sedang berpikir untuk membantu mereka," Lian Wei menggeleng."Membantu bagaimana?" Wang Xuemin mengangkat alis."Menikah."Wang Xuemin terdiam sesaat sebelum kembali mengambil dokumennya."Itu urusan mereka.""Kau tidak tertarik?" Li

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   440

    "Omong-omong, apakah Xi Lingxue juga berada di kediaman ini?”Lian Wei menoleh."Ya. Dia sedang berada di Paviliun Barat bersama beberapa pelayan.""Apakah dia baik-baik saja?"Pertanyaan itu terdengar biasa saja, tetapi Lian Wei cukup mengenal Xu Kai untuk mengetahui bahwa ada sesuatu yang berbeda dari nada suaranya.Ia tersenyum jahil."Kalau ingin bertemu dengannya, kenapa tidak mengatakannya sejak tadi?"Xu Kai sedikit terbatuk."Aku hanya bertanya.""Benarkah?""Tentu."Wang Xuemin meletakkan cangkir tehnya."Kalau begitu, aku akan meminta pelayan mengantarmu ke Paviliun Barat."Xu Kai menatapnya."Terima kasih.""Jangan salah paham. Aku hanya tidak ingin kau terus-menerus menanyakan keberadaannya di sini."Lian Wei langsung tertawa."Xu Kai, pergilah. Kalau terlambat, mungkin Lingxue sudah kembali ke kamarnya."Xu Kai akhirnya berdiri."Kalau begitu, aku akan mengunjunginya terlebih dahulu."Sebelum meninggalkan ruangan, ia sempat menoleh kepada Lian Wei."Terima kasih atas kera

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   439

    "Ini lukisan yang dibuat oleh pelukis istana Kekaisaran Xu?”Xu Kai mengangguk."Benar. Aku ingat kau pernah mengatakan ingin memiliki tempat yang jauh dari keramaian istana. Tempat yang bisa digunakan untuk beristirahat tanpa diganggu siapapun.Lian Wei memandangi lukisan itu lebih lama. Ia memang pernah mengatakan hal tersebut beberapa tahun lalu, ketika mereka masih sering bertemu untuk membicarakan urusan perdagangan."Ternyata kau masih mengingatnya.""Tentu saja," Xu Kai tersenyum."Semoga suatu hari kau bisa memiliki tempat seperti itu."Lian Wei mengangguk tulus."Terima kasih. Aku menyukainya.""Aku bisa membangun tempat seperti itu untukmu," Wang Xuemin melirik lukisan tersebut."Benarkah?" Lian Wei menoleh."Kenapa tidak? Kita bahkan memiliki beberapa wilayah yang cocok."Xu Kai tertawa kecil."Kalau begitu, aku berharap bisa mengunjungi tempat itu suatu hari nanti."Wang Xuemin tersenyum tipis."Jika ada kesempatan, tentu saja."Lian Wei menahan tawanya.Ia tahu betul bahw

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   438

    "Ini surat dari siapa?” tanya Lian Wei Hong Li Song meliriknya, "Sepertinya dari Xu Kai."Wang Xuemin yang semula sedang menuangkan teh langsung mengangkat wajah. Lian Wei membuka surat tersebut. Baru membaca beberapa baris, sudut bibirnya terangkat."Apa yang dia tulis?" tanya Wang Xuemin.Lian Wei melipat surat itu kembali."Dia mengatakan akan berkunjung dalam beberapa hari."Wang Xuemin meletakkan teko dengan sedikit lebih keras."Untuk urusan apa?"Lian Wei menatap suaminya dengan senyum jahil."Katanya ingin memberikan hadiah pernikahan yang terlambat."Hong Tiong Wai tertawa."Sepertinya kediaman ini akan semakin ramai."Sementara itu, Wang Xuemin hanya menghela nafas.“Atau dia merindukan Xi Lingxue,” goda Lian Wei yang melihat Xi Lingxue menundukan kepalanya dengan wajah memerah.Hari pertama setelah menikah, ia sudah harus menghadapi calon tamu yang sepertinya akan menguji kesabarannya.Dan Lian Wei? Ia justru terlihat sangat menikmati keadaan tersebut. Kehidupan mereka set

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   437

    Pagi pertama setelah pernikahan mereka disambut oleh cahaya matahari yang menembus celah jendela.Lian Wei perlahan membuka matanya. Ia mengerjapkan mata beberapa kali sebelum menyadari bahwa dirinya sedang berada dalam pelukan seseorang.Sebuah lengan kekar melingkari pinggangnya, sementara kepala Wang Xuemin berada begitu dekat dengan wajahnya.Lian Wei terdiam.Pria itu masih tertidur. Wajahnya terlihat jauh lebih tenang dibandingkan ketika sedang mengurus urusan pemerintahan atau menghadapi musuh di medan perang.Ia mengangkat tangan, berniat menyingkirkan lengan Wang Xuemin yang terasa berat. Namun, baru saja bergerak sedikit, suara serak pria itu terdengar."Mau ke mana?""Kau sudah bangun?" Lian Wei menoleh."Sejak istriku mulai bergerak.""Kalau begitu, lepaskan aku. Aku harus bangun."Wang Xuemin justru menariknya lebih dekat."Masih terlalu pagi."Lian Wei melirik jendela. "Matahari sudah tinggi.""Kalau begitu, biarkan matahari menunggu.""Wang Xuemin!"Pria itu tertawa kec

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   436

    Pernikahan itu akhirnya berakhir setelah serangkaian upacara yang berlangsung hampir sepanjang hari.Malam pun tiba, setelah seluruh tamu meninggalkan kediaman Wang, suasana yang sejak pagi begitu ramai perlahan menjadi tenang.Di dalam kamar pengantin, Lian Wei duduk di tepi ranjang bersama Wang Xuemin. Mereka sudah menghabiskan arak pernikahan.Mahkota pengantin telah dilepas. Rambut panjangnya terurai melewati bahu. Ia tampak jauh lebih santai dibandingkan saat berada di hadapan ribuan tamu.Mata mereka bertemu, untuk beberapa saat, keduanya hanya saling menatap. Kemudian Wang Xuemin berjalan mendekat.“Lelah?”“Sedikit,” Lian Wei mengangguk.Wang Xuemin duduk di sampingnya.“Hari ini kau sangat cantik.”Lian Wei langsung memalingkan wajah.“Bukankah kau sudah mengatakannya berkali-kali?”“Aku masih ingin mengatakannya.”Lian Wei terkekeh kecil.“Sekarang aku sudah menjadi istrimu. Tidak perlu terus memujiku.”“Justru karena kau sudah menjadi istriku, aku semakin ingin memujimu.”L

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   4

    Melihat kepergian dan keacuhan Lian Wei terhadap Xiuhuan, membuat hatinya merasa tidak tenang. Ia tidak seperti ini sebelumnya. Biasanya dia akan acuh terhadap adiknya itu, namun sekarang entah mengapa setiap melihat tatapan dingin di mata adiknya membuat hatinya sakit. Ia hanya mampu melihat keperg

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status