LOGIN"สิบปี... คือเวลาที่ ‘พราว’ พยายามฝังกลบรักแรกอันแสนเจ็บปวดไว้ในส่วนลึกของหัวใจ เธอใช้ชีวิตในฐานะภรรยาของ ‘ธาม’ สามีรูปหล่อผู้เพียบพร้อม แต่กลับเติมเต็มเธอได้เพียงเปลือกนอกและบทรักอันว่างเปล่า ชีวิตที่เหมือนจะลงตัวกลับสั่นคลอน เมื่อ ‘วิน’ รักแรกที่เคยทอดทิ้งเธอไปอย่างไร้เหตุผลเมื่อสิบปีก่อน หวนกลับเข้ามาในชีวิตอีกครั้งในฐานะผู้บริหารหนุ่มไฟแรง ถ่านไฟเก่าที่ดับมอดไปนานกลับคุโชนขึ้นอย่างรุนแรงเกินห้ามใจ ท่ามกลาง ‘สถานะ...รักต้องซ่อน’ ที่ต่างมีเจ้าของ เมื่อแรงปรารถนามันแรงกล้ากว่าความถูกต้อง พวกเขาจึงเลือกก้าวสู่เส้นทางอันตราย สานต่อสัมพันธ์สวาทร้อนแรงอย่างลับๆ โดยไม่รู้เลยว่า ปมในอดีตที่ทำให้รักร้าว... กำลังรอวันเปิดเผย และอาจทำลายทุกสิ่งทุกอย่างลง..."
View MorePROLOG
Apa jadinya jika bumi hanya dijadikan sebagai medan pertempuran bagi sekelompok manusia sakti yang tak bermoral? Hal tersebut terjadi di daratan Benua Timur beribu-ribu tahun yang lalu. Bumi tidak lagi menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali. Gunung, daratan dan lautan hanya disesaki oleh jasad-jasad manusia yang gagal menyelamatkan diri. Tumbuhan dan binatang menjadi makhluk yang hampir-hampir punah keberadaannya. Kekacauan tersebut setidaknya berhasil mengambil lebih dari separuh populasi manusia di Benua Timur. Penyebab dari semua kejadian tersebut adalah pertempuran tujuh manusia sakti yang sama-sama ingin menjadi nomor satu.
Tujuh manusia sakti adalah tujuh pendekar terhebat di masanya. Para pendekar yang telah mampu melampaui batas kekuatan manusia. Kekuatan mereka bahkan lebih tinggi daripada kekuatan seribu pendekar hebat di masanya. Mereka bukan lagi disebut pendekar, bukan juga disebut dewa, orang-orang menyebutnya sebagai iblis bumi.
Ketika Benua Timur sudah berada di ambang kehancuran, Dewa mengutus tujuh kesatria untuk menghukum para iblis bumi. Pertempuran terbesar sepanjang sejarah pun terjadi. Tujuh kesatria langit nyatanya tak mampu mengalahkan tujuh iblis bumi. Legenda mengatakan, tujuh kesatria langit itu pada akhirnya mengeluarkan jurus yang paling ditakuti oleh mereka sendiri. Jurus tersebut adalah jurus penghancur malapetaka. Bukan hanya bisa mengahcurkan musuh, jurus tersebut sekaligus menghancurkan para kesatria langit yang telah dikirim Dewa.
Kedahsyatan jurus penghancur malapetaka ternyata tak mampu ditampung oleh bumi. Bumi bergejolak, gunung menjadi serupa kapas dan lautan memuntahkan isinya. Seketika, Benua Timur terbelah menjadi tiga daratan besar dan seribu pulau-pulau kecil tak bernama. Tiga daratan baru yang terbentuk masing-masing bernama, Daratan Caihong, Daratan Bingdao, dan yang terakhir adalah daratan Shamo.
Butuh waktu berpuluh-puluh tahun untuk membuat tiga daratan tersebut pulih sebagaimana mestinya. Manusia-manusia yang tersisa, perlahan-lahan kembali bangkit untuk membangun kehidupan. Peradaban baru pun tercipta. Kedamaian menjadi sahabat manusia selama beratus-ratus tahun berikutnya hingga pada suatu hari, seorang petani di daratan Caihong membuat geger semua orang lantaran menjadi pendekar sakti hanya dalam waktu yang sangat singkat.
Kesaktian tersebut, menurut kabar dari mulut ke mulut, dipicu oleh permata roh suci yang ia temukan di suatu tempat. Permata Roh Suci tersebut dipercaya sebagai wujud dari Kesatria Langit yang telah berkorban memusnahkan iblis bumi. Perburuan permata roh suci pun dimulai.
***
Tiga ratus tahun dihitung dari saat pertama kali Permata Roh Suci ditemukan, hiduplah seorang kakek tua bersama cucunya di tengah kedalaman hutan di pulau Konglong. Pulau Konglong adalah satu dari seribu pulau kecil yang merupakan pecahan dari Benua Timur setelah mengalami bencana besar. Manusia di zaman ini tak mengenal Benua Timur, legenda terbelahnya benua tersebut hanya menjadi dongeng dari mulut ke mulut yang diragukan kebenarannya.
“Kakek…. Kakek…,” seorang anak kecil berusia enam tahun sedang berteriak-teriak dari dalam goa. Ia berteriak hampir selama satu jam tetapi sang kakek tidak juga datang padanya. Anak kecil tersebut berulang kali mengusap keringat di keningnya, ia sudah hampir menyerah dengan tugas yang diberikan sang kakek di hari itu.
Jika hari-hari sebelumnya si kakek memintanya untuk berburu rusa, atau sesekali juga singa, kali itu si kakek membebaninya dengan tugas untuk berburu gajah. Tak hanya sembarang gajah, si kakek juga mewajibkan untuk cucunya memilih gajah dengan belalai terpanjang di dalam hutan. Anak kecil tersebut sudah mulai berburu gajah ketika matahari belum terbit dengan sempurna. Saat di mana ia berteriak-teriak memanggil kakeknya, matahari sudah bersiap-siap untuk membenamkan diri. Itu artinya, hari akan berganti malam, dan anak kecil itu bahkan belum sempat sarapan.
Anak kecil tersebut bernama Zhou Fu, ia berteriak bukan karena putus asa akibat gagal menangkap gajah belalai panjang. Ia setidaknya sudah berhasil menggiring gajah buruannya masuk ke dalam perangkap yang ia pasang di goa ketika hari masih siang. Zhou Fu mulai berteriak-teriak memanggil kakeknya karena ia tidak tahu bagaimana caranya membawa buruan sebesar itu ke gubuk yang ia tinggali bersama si kakek.
Jarak dari goa itu ke gubuknya adalah sekitar tiga mil, jarak yang tak jauh jika saja buruannya adalah harimau, atau mungkin buaya. Ketika hendak berangkat memburu gajah, Zhou Fu lupa untuk bertanya pada sang kakek tentang bagaimana caranya mengangkat buruan sebesar itu.
“Kakek… Kemarilah, jika kau bersedia menolongku, aku janji besok akan membawakan dua gajah untukmu!” Zhou Fu kembali berteriak dari dalam goa, suaranya yang cukup kencang membuatnya langsung menutup telinga sebab goa yang ia tempati mendengungkan teriakannya berkali-kali lipat lebih kencang.
“Apa kubilang, kau bahkan belum cukup kuat untuk disebut sebagai anak-anak,” seorang kakek tua berjalan memasuki bibir goa dengan langkah yang cukup santai. Ia mengamati hasil buruan cucunya dengan tanpa rasa kagum sedikit pun, “saat aku seusiamu, aku bahkan bisa melempar induk gajah hingga berpuluh-puluh mil jauhnya!”
Zhou Fu mulai menutup telinga dengan kedua tangannya. Ia selalu kesal jika sang kakek menceritakan kehebatan-kehebatannya di masa kecil.
“Jika kakek sehebat itu semasa kecil, mengapa kita harus bersembunyi di hutan ini sepanjang waktu,” Zhou Fu mendengus kesal, ia selalu ingin untuk berpetualang tempat-tempat lain selain di pulau Konglong, tapi kakeknya selalu berkata jika dunia terlalu kejam dan mereka berdua belum cukup kuat untuk melangkah keluar.
“Ya, jika aku pergi sendiri, kukira aku akan bebas menikmati dunia yang keras. Tapi sial, aku harus merawat bocah kecil yang bahkan tak bisa membawa pulang binatang buruannya,” si kakek menjawab sambil tangannya menggesek-gesekan batu dari dalam goa. Sepertinya ia berniat untuk bermalam di goa tersebut bersama Zhou Fu sambil menikmati kepala gajah belalai panjang.
Jauh di dalam lubuk hatinya, si kakek sebetulnya cukup kagum dengan kemampuan Zhou Fu yang melebihi anak-anak pada usianya. Sayangnya, meski berulangkali ia berharap bisa memuji cucunya itu, ia kembali ingat jika Zhou Fu harus mendapat didikan untuk menjadi lebih kuat dan lebih kuat lagi. Pujian hanya akan menghambat perkembangan. Oleh sebab itu, sehebat apapun pencapaian yang bisa diraih oleh Zhou Fu kecil, si kakek tak pernah sekali pun menganggapnya sebagai sesuatu yang berarti.
Masa lalu yang pahit menjadi alasan utama si kakek membesarkan Zhou Fu dengan didikan yang keras dan kejam. Kenangan buruk yang menimpa Zhou Fu kecil harus ditebus dengan perjuangan yang maksimal. Zhou Fu harus menjadi yang terkuat, jika tidak, bencana di masa lalu akan terulang kembali dan semuanya menjadi sia-sia.
ตอนที่ 63 (ตอนจบ)หลายเดือนผ่านไป...ฤดูกาลได้ผันเปลี่ยนจากปลายฝนสู่ต้นหนาว สายลมเย็นที่พัดโชยมาในยามเช้าไม่ได้นำพามาเพียงความหนาวเย็น แต่ยังนำความสงบสุขกลับคืนสู่ชีวิตของพราวและวินอีกครั้งพายุร้ายลูกใหญ่ที่สุดในชีวิตของพวกเขาได้พัดผ่านไปอย่างสมบูรณ์แล้ว ทิ้งไว้เพียงร่องรอยของบาดแผลในอดีตที่กลายเป็นเครื่องเตือนใจอันล้ำค่า และความเข้าใจในคุณค่าของความรักที่แท้จริงซึ่งพวกเขาเกือบจะสูญเสียมันไปตลอดกาลการหย่าร้างของวินกับพิมจบลงอย่างไม่ราบรื่นนัก มีการฟ้องร้องและสาดโคลนกันผ่านสื่ออยู่พักใหญ่ แต่ด้วยหลักฐานที่วินมีอยู่ในมือ และอำนาจของตระกูลเขาที่แม้จะไม่เท่าตระกูลของพิม แต่ก็ไม่ได้ด้อยไปกว่ากันมากนัก ในที่สุดเขาก็เป็นอิสระพิมได้รับผลกรรมของเธออย่างสาสม ไม่ใช่แค่การสูญเสียวินไปตลอดกาล แต่ยังรวมถึงชื่อเสียงและหน้าตาในสังคมชั้นสูงที่เธอเคยหวงแหนนักหนา เรื่องราวคำโกหกของเธอถูกขุดคุ้ยและแพร่กระจายไปในวงสังคมอย่างรวดเร็วราวกับไฟลามทุ่ง จากนางฟ้าผู้น่าสงสาร เธอกลายเป็นนางมารร้ายในสายตาของทุกคนส่วนธามก็หายไปจากชีวิตของพราวอย่างถาวร เขาส่งข้อความมาแสดงความยินดีสั้นๆ ก่อนจะกลับไปใช้ชีวิตเพลย์บอ
ตอนที่ 62:ความเงียบ...นั่นคือสิ่งเดียวที่ดำรงอยู่ภายในรถยนต์สปอร์ตคันหรูของวินขณะที่มันแล่นไปตามท้องถนนยามค่ำคืนของกรุงเทพฯ เป็นความเงียบที่หนักอึ้งจนน่าอึดอัด กดทับทุกสรรพสิ่งราวกับสุญญากาศ ไม่มีเสียงเพลง ไม่มีเสียงพูดคุย มีเพียงเสียงเครื่องยนต์ที่คำรามเบาๆ และเสียงลมหายใจของคนสองคนที่ยังคงติดอยู่ในห้วงแห่งความจริงอันน่าสะพรึงกลัวพราวนั่งเหม่อมองแสงไฟนีออนนอกหน้าต่างที่วิ่งผ่านไปอย่างรวดเร็ว แต่ภาพที่เห็นกลับไม่ใช่ตึกสูงหรือรถราที่ขวักไขว่ ในหัวของเธอมีแต่ภาพใบหน้าที่บิดเบี้ยวด้วยความโกรธแค้นของพิม... เพื่อนรักที่กลายเป็นนางมารร้าย... คำสารภาพที่พรั่งพรูออกมาจากปากของเธอ มันยังคงดังก้องอยู่ในโสตประสาทซ้ำแล้วซ้ำเล่า...‘ฉันเป็นคนส่งรูปตัดต่อนั่นให้มันดูเอง!’ ‘ฉันแค่จัดฉาก!’ ‘ฉันทำทุกอย่างเพื่อให้ได้พี่วินมา!’สิบปี... ตลอดสิบปีที่ผ่านมา เธอจมอยู่กับความเจ็บปวดและความเข้าใจผิดมาโดยตลอด เธอเกลียดวิน โกรธเขาที่ทอดทิ้งเธอไปอย่างไม่ไยดี แต่ความจริงแล้ว... เขาก็คือเหยื่ออีกคนหนึ่งไม่ต่างจากเธอ... เหยื่อของคำโกหกและความรักอันบิดเบี้ยวของผู้หญิงที่เธอเคยเรียกว่า ‘เพื่อนสนิท’น้ำตาหยดหน
ตอนที่ 61:ความเงียบภายในรถยนต์สปอร์ตคันหรูของวินหนักอึ้งจนน่าอึดอัด มีเพียงเสียงเครื่องยนต์ ที่คำรามเบาๆ พราวนั่งตัวตรงอยู่บนเบาะหนังข้างคนขับ มือทั้งสองข้างที่เย็นชื้นกำเข้าหากันแน่นอยู่บนตัก หัวใจของเธอเต้นรัวแรงราวกับจะทะลุออกมานอกอก ความกังวลและความกลัวกำลังกัดกินจิตใจของเธอ แต่ลึกลงไปในนั้น... ยังมีความเด็ดเดี่ยวที่ผลักดันให้เธอต้องมาที่นี่ในวันนี้ เธอกำลังจะเดินทางไปเผชิญหน้ากับความจริง... ความจริงที่เธอทั้งรอคอยและหวาดกลัวมาตลอด“คุณโอเคไหม” วินเอื้อมมือที่กำพวงมาลัยอยู่มาวางทับบนมือของเธอเบาๆ สัมผัสของเขาทั้งอบอุ่นและหนักแน่น น้ำเสียงทุ้มที่เอ่ยถามมานั้นเต็มไปด้วยความห่วงใย เขาเองก็ดูเคร่งเครียดไม่แพ้กัน สันกรามคมขบเข้าหากันจนขึ้นเป็นสันนูน สายตาจ้องมองไปข้างหน้าอย่างมุ่งมั่นและแข็งกร้าว“ค่ะ... พราวโอเค” เธอพยักหน้าช้าๆ พยายามบังคับเสียงไม่ให้สั่น หันไปมองเสี้ยวหน้าของเขาที่ต้องแสงไฟจากภายนอก “แล้วคุณล่ะคะ... ไหวแน่นะ”“ไหวสิ” เขายิ้มบางๆ ที่มุมปาก แต่รอยยิ้มนั้นส่งไปไม่ถึงดวงตาที่ยังคงแข็งกร้าว “วันนี้... เราต้องจบเรื่องบ้าๆ นี่กันให้ได้ ไม่ว่าความจริงมันจะเลวร้ายแค่ไ
ตอนที่ 60:หลังจากวางสายจากพราวในคืนนั้น วินขับรถสปอร์ตคันหรูของเขาไปอย่างไร้จุดหมาย ท่ามกลางแสงไฟนีออนของเมืองกรุงที่ไม่เคยหลับใหล แต่สำหรับเขาแล้ว โลกทั้งใบกลับมืดบอดและว่างเปล่าอย่างที่ไม่เคยเป็นมาก่อน คำสารภาพที่พรั่งพรูออกมาจากปากของพิม... ใบหน้าที่เคยสวยหวานแต่กลับบิดเบี้ยวด้วยความโกรธแค้นและเกลียดชัง... มันยังคงฉายซ้ำไปซ้ำมาอยู่ในหัวของเขาเขาไม่ได้กลับไปที่บ้านหลังใหญ่ที่เคยเรียกว่า ‘เรือนหอ’... บ้านที่บัดนี้ไม่ต่างอะไรจากรังแห่งคำโกหก แต่กลับมุ่งหน้าไปยังคอนโดมิเนียมส่วนตัวที่เขาซื้อไว้ตั้งแต่ก่อนแต่งงาน... ที่ที่เคยเป็นรังรักลับๆ ของเขากับพราว... แต่ในคืนนี้ มันคือที่หลบภัยเพียงแห่งเดียวที่เขาเหลืออยู่วินทิ้งตัวลงบนโซฟาหนังตัวยาวในห้องนั่งเล่นที่มืดสลัว เขายกมือขึ้นกุมขมับ พยายามไล่ภาพและความรู้สึกเหล่านั้นออกไป แต่มันก็ไม่เป็นผล ความรู้สึกเหมือนถูกหักหลังอย่างรุนแรงที่สุดมันกัดกินหัวใจเขาจนแทบจะแหลกสลาย ผู้หญิงที่เขาไว้ใจมาตั้งแต่สมัยเรียน ผู้หญิงที่เขาจำใจต้องแต่งงานด้วย ผู้หญิงที่แสดงบทบาทภรรยาที่แสนดีและอ่อนหวานมาตลอดหลายปี... ทั้งหมดคือละครฉากใหญ่ที่เธอสร้างขึ้นมาเพ