ไฟรักเร่าร้อน🔥 NC18++

ไฟรักเร่าร้อน🔥 NC18++

last updateHuling Na-update : 2024-10-23
By:  Me'JinJInKumpleto
Language: Thai
goodnovel18goodnovel
9.7
17 Mga Ratings. 17 Rebyu
51Mga Kabanata
91.0Kviews
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

คิณ อัคนี สุริยวานิชกุล ทายาทคนโตของสุริยวานิชกุลกรุ๊ป อายุ 26 ปี นักธุรกิจหนุ่มที่หน้าตาหล่อเหลาราวกับเทพบุตร เย็นชากับผู้หญิงทั้งโลกยกเว้นเธอเพียงคนเดียวเท่านั้น เอย อรนลิน "เมื่อเขาดึงเธอเข้ามาในวังวนของไฟรักที่แผดเผาหัวใจดวงน้อยๆของเธอให้ไหม้ไปทั้งดวง" "เธอแน่ใจนะว่าจะให้ฉันช่วยค่าตอบแทนมันสูงเธอจ่ายไหวเหรอ?" เอย อรนลิน พิศาลวรางกูล ดาวเด่นของวงการบันเทิงที่ผันตัวไปรับบทนางร้าย เธอสวย เซ็กซี่ ขี้ยั่วกับเขาเพียงคนเดียวเท่านั้น "เขาคือดวงไฟที่จุดประกายขึ้นในหัวใจดวงน้อยๆของเธอให้หลงเริงร่าอยู่ในวังวนแห่งไฟรัก" "อะ อึก จะ เจ็บ เอยเจ็บค่ะคุณคิณ"

view more

Kabanata 1

Intro

"Seratus miliar. Dalam satu minggu, kamu harus ke luar negeri dan menjauh dari anakku selamanya." Mauria duduk di seberang Valerie, wajahnya yang terawat menampilkan rasa meremehkan tanpa disembunyikan sedikit pun.

Kalau dulu, Valerie pasti akan membalas dengan mata memerah, "Aku pacaran sama dia bukan karena uang."

Namun sekarang, dia hanya mengangguk dengan tenang, "Baik."

Mauria jelas tertegun sejenak, lalu mencibir dengan sinis, "Lumayan tahu diri."

Dia menekankan kata "tahu diri" itu dengan sangat berat, seolah sengaja menegaskan perbedaan status antara Valerie dan Bendy yang bagaikan langit dan bumi.

Valerie menundukkan pandangannya tanpa berkata apa-apa. Dia mengambil cek itu, lalu berbalik dan pergi.

....

Saat kembali ke vila, hari sudah gelap.

Tempat ini terlalu besar, sampai dia sering tersesat.

Satu-satunya yang terasa familier hanyalah foto bersama di atas meja. Di dalam foto itu, Bendy merangkul pinggangnya dan menunduk menatapnya dengan tatapan yang begitu lembut.

Valerie mengusap foto itu dengan lembut, tiba-tiba teringat malam hujan tiga tahun lalu. Tahun itu, dia menemukan Bendy di ujung gang. Tubuhnya penuh darah dan tatapannya kosong.

"Kamu siapa?" tanya Valerie.

"Aku ... nggak ingat." Bendy menggeleng dengan bingung, air hujan bercampur darah menetes dari ujung rambutnya.

Begitulah, Valerie membawa pulang pria yang kehilangan ingatan itu. Rumah tua sempit berukuran 30 meter persegi, menampung mereka berdua. Cat dinding telah mengelupas dan pipa air bocor. Bahkan, mereka harus memakai tiga selimut agar tidak kedinginan saat musim dingin.

Namun, justru di tempat paling miskin itulah, tumbuh cinta yang paling murni. Mereka saling bergantung satu sama lain dan sejak saat itu menjadi satu-satunya pendukung bagi satu sama lain.

Bendy selalu berjongkok menunggu di bawah gedung selama tiga jam saat Valerie lembur, hanya untuk mengantarnya pulang.

Bendy akan tidak tidur semalaman saat Valerie kesakitan karena haid, lalu memijat perutnya sepanjang malam. Bendy bahkan diam-diam bekerja lima pekerjaan dalam sehari, hanya untuk membelikan kalung mahal yang sudah tiga kali dilihat Valerie tapi tidak pernah tega membeli.

Satu-satunya yang membuatnya kewalahan adalah, setiap malam Bendy selalu ingin bermesraan dengannya.

Saat Valerie memohon ampun dengan wajah memerah, Bendy hanya menggigit cuping telinganya sambil tertawa pelan, "Sayang, aku terlalu mencintaimu, makanya jadi begini."

Saat mereka paling saling mencintai, Bendy bahkan mengajaknya ke tempat tato dan menato nama Valerie di tulang selangkanya.

Seniman tato bertanya apakah dia takut sakit, tapi Bendy hanya menatapnya sambil tersenyum. "Justru harus sakit, supaya nggak melupakan orang yang paling aku cintai."

Valerie mengira, mereka akan terus bahagia seperti itu selamanya.

Sampai Bendy mendapatkan kembali ingatannya.

Barulah Valerie tahu, ternyata Bendy sama sekali bukan pria miskin yang telantar di jalanan, melainkan pewaris Keluarga Sunarta di ibu kota, orang yang menguasai setengah dunia keuangan. Waktu itu, Bendy hanya dijebak oleh musuh bebuyutannya hingga mengalami kecelakaan dan kehilangan ingatan, lalu telantar di jalan.

Setelah identitasnya kembali, Bendy membawa Valerie tinggal di vila seluas 2000 meter persegi. Bahkan kamar mandinya saja sepuluh kali lebih besar dari rumah lamanya.

Namun sejak itu, Bendy juga seperti berubah menjadi orang lain. Dia mengenakan setelan jas mahal yang mereknya bahkan tidak dikenal Valerie, memakai jam tangan bernilai fantastis, membicarakan kerja sama bernilai ratusan miliar, dan sering tidak pulang semalaman.

Valerie terus menipu dirinya sendiri, meyakini bahwa Bendy hanya terlalu sibuk.

Sampai hari itu, berita utama hiburan dipenuhi kabar skandal dirinya dengan putri Keluarga Salim, Celine.

Di foto itu, Bendy mengenakan setelan jas mahal dan membukakan pintu mobil untuknya. Cara mereka saling menatap dan tersenyum tampak begitu menusuk mata.

Kolom komentar dipenuhi kata-kata seperti "sepadan" dan "pasangan yang ditakdirkan".

Pada saat itu, Valerie duduk sendirian di dekat jendela. Dia menatap bulan sepanjang malam dan akhirnya memahami sebuah kenyataan.

Bendy yang akan menerobos angin dan salju untuk menjemputnya pulang kerja, Bendy yang mengangkut batu bata demi membelikan kalung untuknya, Bendy yang menato namanya di tulang selangka, semuanya sudah mati pada hari dia mendapatkan kembali ingatannya.

Sekarang, tuan muda Keluarga Sunarta itu berbeda bagaikan langit dan bumi dengan dirinya. Bendy berdiri di atas awan, sementara Valerie terjebak di lumpur.

Bagaikan pungguk merindukan bulan, orang seperti Bendy memang ditakdirkan bersama seseorang yang sama gemilangnya. Kalau begitu, untuk apa Valerie terus mempermalukan diri sendiri?

Lebih baik melepaskan.

Melepaskan Bendy dan juga melepaskan dirinya sendiri.

Malam itu, vila tetap kosong. Bendy masih belum pulang.

Valerie tidak lagi menunggunya sampai dini hari seperti biasanya, melainkan tidur lebih awal. Begitu fajar tiba, dia langsung pergi ke pusat pengurusan visa. Valerie mengambil jalur percepatan, sehingga visa dan paspornya bisa selesai dalam waktu satu minggu.

Saat keluar dari pusat visa, hari sudah siang. Valerie memilih sebuah restoran dengan asal-asalan.

Begitu mendorong pintu masuk, langkahnya sedikit terhenti. Di kursi dekat jendela, Bendy sedang menyeka sudut bibir Celine dengan tisu.

Tatapan itu tampak begitu lembut, persis sama seperti dulu saat Bendy tersenyum dan menciumnya di kamar sewaan. Valerie berdiri di tempat, merasa jantungnya seperti diremas kuat oleh tangan tak kasat mata. Dia berbalik ingin pergi, tapi tanpa sengaja menjatuhkan tanaman hias di dekat pintu.

Bendy mendengar suara itu dan mengangkat pandangan. Saat melihat Valerie, kehangatan di matanya langsung menghilang. Dia berjalan perlahan mendekati Valerie. Bibir tipisnya terbuka dan dia berkata dengan suara yang dingin, "Kamu mengikutiku?"

Belum sempat Valerie menjawab, dia sudah melanjutkan, "Bukannya aku sudah jelasin sama kamu soal foto-foto skandal di internet itu? Itu cuma pembicaraan kerja sama bisnis. Sampai kapan kamu mau bikin masalah?"

Valerie membuka mulut ingin menjelaskan, tapi tenggorokannya seperti tersumbat.

Kata-kata ibu Bendy kemarin masih terngiang di telinganya, "Pernikahan antara Bendy dan Celine sudah lama ditetapkan oleh kedua keluarga, dan dia sendiri juga sangat menyukai Celine ...."

'Kerja sama? Kerja sama seperti pernikahan bisnis itu?'

"Bendy, jangan galak begitu." Celine juga ikut berjalan mendekat, lalu tersenyum untuk meredakan suasana, "Kalau sudah ketemu, berarti memang takdir. Duduk sama-sama saja."

Belum sempat Valerie menolak, Celine sudah langsung menariknya ke meja mereka.

Valerie seperti boneka yang ditekan duduk di kursi. Dia menghadap tepat di wajah Bendy yang dingin seperti es.

"Bu Valerie mau makan apa?" Celine mendorong menu ke hadapannya, "Masakan Prancis di sini sangat autentik."

Valerie menatap tulisan Prancis di menu yang sama sekali tidak dia mengerti, rasa malu perlahan menyebar di dalam hatinya.

"Aku nggak lapar." Dia mendorong kembali menu itu.

"Kalau begitu minum sup saja." Celine menyendok semangkuk sup seafood dan meletakkannya di depan Valerie. "Segar sekali."

Valerie menatap udang yang mengapung di dalam sup itu, perutnya langsung terasa melilit. Dia alergi berat terhadap seafood. Baru saja ingin menolak dengan halus, ponsel Bendy berdering. Dia berdiri untuk menjawab telepon dengan postur tegap.

Setelan jas itu pernah dilihat Valerie di majalah, harganya cukup untuk membeli seluruh kompleks tempat tinggal lamanya.

"Cepat dicicipi." Celine tiba-tiba merendahkan suara, "Dengan statusmu, biasanya kamu nggak akan bisa menikmati makanan semahal ini."

Valerie langsung mengangkat kepala, menatap matanya yang tersenyum.

"Kamu nggak benar-benar berpikir, hanya karena pernah punya hubungan dengan Bendy, kamu bisa menikah ke keluarga kaya, 'kan?" Ujung jarinya mengetuk pelan bibir gelas dan melanjutkan, "Kalau bukan karena dia kehilangan ingatan, wanita kelas bawah sepertimu bahkan nggak pantas untuk mengelap sepatunya."

Valerie menggenggam serbet dengan erat hingga kainnya kusut.

Dirinya ini memang miskin, tapi bukan berarti orang lain boleh menginjak-injak harga dirinya seperti ini. "Bu Celine, kita nggak saling kenal, kamu ...."

"Ah!"

Baru saja Valerie hendak bicara, Celine tiba-tiba berteriak. Dia mengangkat tangan dan menjatuhkan mangkuk sup seafood itu. Cairan panas menyiram punggung tangannya dan juga memercik ke tangan Valerie.

Bendy yang mendengar suara itu langsung kembali, jari-jarinya yang panjang segera menggenggam tangan Celine. "Ada apa?"

"Nggak apa-apa ...." Mata Celine memerah dan berkata, "Ini salahku, ketahuan makan berdua denganmu. Wajar saja kalau Bu Valerie marah sebagai pacarmu ...."

Bendy langsung menatap Valerie dengan dingin. "Valerie, aku sudah menjelaskan berkali-kali, kamu tetap mau begini?"

"Nggak, dia sendiri yang ...."

"Cukup!" potong Bendy, "Aku melihatnya dengan mataku sendiri, apa mungkin salah? Sejak kapan kamu jadi sekeras kepala ini?"

Setelah berkata demikian, Bendy langsung menggendong Celine dan pergi tanpa menoleh lagi.

Celine bersandar di bahunya dan perlahan menoleh ke belakang, lalu memperlihatkan senyum kemenangan pada Valerie.

Valerie berdiri di tempat, dengan tangan gemetar mengangkat tangannya yang memerah karena tersiram. Lepuhan sudah muncul, rasa sakitnya seperti ditusuk ribuan jarum.

Namun di mata Bendy, hanya ada kulit tangan Celine yang sedikit memerah itu. Dia pergi dengan begitu cepat dan tegas, bahkan tidak memberi satu tatapan pun pada Valerie.

Padahal, Bendy miliknya dulu adalah orang yang paling mengkhawatirkannya.

Tiga tahun lalu saat dia terkena minyak panas saat memasak, Bendy begitu panik sampai matanya memerah. Dia berlari ke apotek untuk membeli obat di tengah malam, lalu saat kembali dia mengoleskan obat sambil berkata, "Val, sakit nggak?"

Saat itu, di mata Bendy hanya ada dirinya. Namun sekarang, Bendy sudah tidak bisa melihatnya lagi.
Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

RebyuMore

Mimi
Mimi
ฟินมาก น่ารักมากกก
2026-01-31 10:56:57
0
0
DT Mobile
DT Mobile
ดีมากเลยค่ะ...
2025-10-30 11:46:25
0
0
Maliwan Panmart
Maliwan Panmart
ดีมากกกกกดกกกก
2025-07-22 17:35:06
0
0
Sai Duangkamol
Sai Duangkamol
ดีงามมากค่ะ
2025-05-24 13:53:57
2
0
ปวีณา จันทร์เพ็ญ
ปวีณา จันทร์เพ็ญ
ฟินมากค่ะ น่ารักมาก
2025-03-27 02:43:36
2
0
51 Kabanata
Intro
“เจอเธอครั้งแรกใจฉันก็สั่นไหว”งานเดินแบบการกุศลประมูลเครื่องเพชรและอัญมณีบนเวทีงานเดินแบบเครื่องเพชรสุดอลังการเหล่าดารา นางแบบมืออาชีพชื่อดังกำลังเดินแบบพร้อมชุดเครื่องเพชรอัญมณีล้ำค่าสีสันสวยงาม ที่ล้วนดึงดูดให้เหล่าไฮโซ เซเลบคนดังทั้งหลายต้องการประมูลมาไว้ในครอบครอง ด้วยความสวยงามของอัญมณีล้ำค่าที่หาได้ยากเมื่อการเดินแบบมาถึงช่วงไฮไลต์สำหรับชุดฟินาเลของงาน แสงไฟสปอร์ตไลต์สาดส่องไปยังร่างบางสมส่วน ใบหน้าสวยหมดจดงดงาม นัยน์ตากลมโตภายใต้แพขนตางอนงามที่ถูกปัดให้งอนและหนากว่าปกติ ริมฝีบางอวบอิ่มสีแดงรับกับชุดเดรสยาวเว้าหลัง Sexy ปนสวยหวาน บนลำคอขาวระหงมีเครื่องเพชรที่ประดับด้วยอัญมณีสีฟ้าชุดสุดท้ายกับท่วงท่าการเดินที่งดงาม ดึงดูดสายของผู้ชมทุกคู่ให้มองตรงมาที่เธอเพียงคนเดียวแชะ แชะ แชะเสียงรัวชัตเตอร์ของนักข่าวต่างพากันกระหน่ำถ่ายรูป“เอย อรนลิน” คือชื่อของนางแบบสาวบนเวทีที่กำลังยิ้มสวยอวดฟันขาวต่อหน้าแขกทั้งหลายที่มาร่วมงาน ก่อนที่เธอจะหมุนตัวเดินกลับเข้าไปหลังเวทีทันทีที่ถึงเวลาตามที่ซักซ้อมเอาไว้“คิณ ลูกดูสิ Blue Moon ชุดสุดท้ายที่หนูเอยใส่สวยมาก แม่ล่ะอยากได้จริง ๆ เลย”เสียงค
Magbasa pa
ตอนที่ 1
เมื่อการประมูลเครื่องเพชรจบลงต่อไปก็เป็นงานเลี้ยงสังสรรค์พบปะพูดคุยกันของเหล่าคุณหญิงคุณนาย ไฮโซ เซเลบ ดาราทั้งหลายในห้องจัดเลี้ยงของโรงแรม คิณที่ไม่ชอบความวุ่นวายนี้จึงปลีกตัวออกมาสูบบุหรี่ที่ระเบียงข้างห้องจัดงานเงียบ ๆ คนเดียวโดยที่มีการ์ดสองคนยืนเฝ้าอยู่ไม่ไกลในระยะที่สามารถมองเห็นเขาได้“ว่าไงอิฐ แล้วนี่เราอยู่ไหนทำไมไม่กลับห้องสักทีเรื่องดื่มน่ะเพลา ๆ ลงบ้างเถอะ พี่กลัวโรคตับจะถามหาก่อนได้รับปริญญาเราน่ะสิ”เสียงอบอุ่นอ่อนโยนของเอย อรนลินถูกส่งไปยังปลายสายพร้อม ๆ กับร่างบางที่ยังอยู่ในชุดเดินแบบในงานเดินออกมาจากมุม ๆ หนึ่งมายืนอยู่ข้าง ๆ คิณ เธอไม่รู้ตัวเลยว่าเธอไม่ได้อยู่คนเดียวตรงนี้ข้าง ๆ กันยังมีผู้ชายที่ตอนนี้สาว ๆ ในงานต่างตามหาเขากันให้ควั่กกำลังยืนพ่นควันสีเทาฟุ้งฟังการสนทนาของคนข้าง ๆ อย่างเพลิดเพลินเขาไม่ได้แอบฟังนะเสียงหวานหูของเธอมันดังเข้ามากระทบโสตประสาทของเขาเองต่างหาก“แล้วเงินน่ะพอใช้ไหม ถ้าไม่พอให้บอกพี่รู้ไหมอย่าไปทำอะไรที่มันเสี่ยง ๆ พี่มีเราเป็นน้องชายคนเดียวนะพี่เลี้ยงไหว”เสียงอบอุ่นอ่อนโยนชวนให้คนได้ยินรู้สึกรื่นหูยังคงถูกส่งไปที่ปลายสายเรื่อย ๆ“ไม่หรอ
Magbasa pa
ตอนที่ 2
กองถ่ายละคร“เพราะแก แกแย่งทุกอย่างไปจากชีวิตฉัน ๆ เกลียดแก นังฟ้าใส กรี๊ด”เอยถลาเข้าไปตบหน้าผู้หญิงตรงหน้าด้วยอารมณ์กรุ่นโกรธก่อนที่เธอจะจิกหัวขึ้นมาแล้วง้างมือขึ้นตบอีกครั้งด้วยความโกรธเกรี้ยวพร้อมกับผลักจนร่างบอบบางกระเด็นไปกระแทกกับพื้นหินปูน ดวงตาที่เต็มไปด้วยโทสะจ้องมองร่างบางบนพื้นด้วยสายตาเกลียดชัง“คัต โอเค ดีมากครับทั้งสองสาว”เสียงผู้กำกับกองละครเอ่ยคัตพร้อมเตรียมตัวถ่ายทำฉากต่อไปทันที“พี่ข้าวเจ็บไหมคะ เอยขอโทษนะ โดนหน้าหรือเปล่าคะเนี่ย”ร่างบางรีบถลาเข้าไปหา ขวัญข้าว นางเอกละครที่เธอกำลังถ่ายทำอยู่ทันทีเผื่อฉากเมื่อครู่ที่อาศัยมุมกล้องมือเธออาจจะพลั้งเผลอพลาดไปโดนนักแสดงสาวรุ่นพี่เข้า“สบายมากจ้ะเอย ไม่โดนอะไรเลยคิดมากไปได้น่า เล่นด้วยกันมากี่เรื่องแล้วไม่เคยจำได้สักทีว่า เอย อรนลิน เล่นผิดคิว มีแต่นางเอกคนอื่นที่ตั้งใจผิดคิวกับเราซะมากกว่า”ขวัญข้าวเอ่ยเย้านักแสดงรุ่นน้องอย่างเห็นอกเห็นใจ เอยเพิ่งดังจากบทนางเอกร้าย ๆ ที่ส่งผลให้เธอดังเป็นพลุแตก แฟนคลับเธอมีมากมายทั้งรุ่นเล็ก รุ่นใหญ่ แล้วไหนจะผู้ชายทั้งในและนอกวงการที่คอยตามขายขนมจีบให้ทุกวี่ทุกวันนั่นอีก นั่นเลยทำให้อา
Magbasa pa
ตอนที่ 3
เช้าวันต่อมาเสียงปลดล็อกรหัสประตูห้องภายในคอนโดหรูดังขึ้นในขณะที่สาวสวยเจ้าของห้องยังคงหลับปุ๋ยอยู่ไม่รู้เรื่องรู้ราว ใบหน้าสวยใสไร้เครื่ิองสำอางมีรอยยิ้มประดับอยู่บนหน้าคล้ายว่าเธอกำลังอยู่ในห้วงนิทราที่แสนหวานซินดี้เปิดประตูห้องนอนเข้ามายืนมองอย่างอ่อนใจนี่ต้องเข้ากองถ่ายสิบโมง แต่ดูสิแปดโมงแล้วแม่นางร้ายของเธอยังนอนฝันหวานน้ำลายยืดอยู่เลยเธอเดินไปข้าง ๆ เตียงนอนก่อนจะเขย่าแขนเอยเบา ๆ แต่คนที่นอนอยู่กลับหันตัวหนีมาอีกด้านหนึ่งซะนี่ ซินดี้สะกิดอีกรอบ แต่เอยก็ยังไม่มีปฏิกิริยาตอบรับยังคงนอนยิ้มไม่ตื่นจากฝัน จนกระทั่งสุดท้ายแล้วซินดี้ที่ทนไม่ไหวก็ตะโกนขึ้นอย่างดัง“ยัยเอย ตื่นได้แล้ว”เสียงร้องโหยหวนของแม่กะเทยทำเอาเอยที่กำลังฝันหวานถึงคุณคิณ อัคนี สะดุ้งเฮือกผุดลุกขึ้นตื่นมานั่งตัวตรงด้วยความตกใจทันทีใบหน้าเนียนสวยมองซ้ายก่อนจะมองขวาก็เจอซินดี้ยืนเท้าสะเอวมองมาที่เธอตาเขียวปั๊ด“ฝันถึงใครอยู่คะลูกสาว แม่สะกิดตั้งหลายรอบก็เอาแต่นอนยิ้มหวานไม่ยอมตื่นสักที”ซินดี้เอ็ดคนที่เพิ่งตื่นนอนหน้าตางัวเงียเบา ๆ ด้วยความหมั่นไส้ยิ้มหวานจนแทบฉีกถึงรูหูใครกันนะที่อยู่ในความฝันดูฟินเชียว“แหะ แหะ
Magbasa pa
ตอนที่ 4
เช้าวันต่อมา“เฮือกก...”ร่างบางของเอยสะดุ้งตื่นขึ้นหลังจากที่นาฬิกาปลุกกรีดร้องเสียงดังขึ้นมามือบางควานหาโทรศัพท์เพื่อปิดเสียง ก่อนที่สายตาจะปะทะกับสองร่างบนเตียงนอนที่นอนน้ำลายยืดอยู่ โดยที่หน้าตาและชุดยังคงเป็นชุดเดิมตั้งแต่เมื่อวานทั้งสามคน นี่พวกเธอเมากันขนาดนี้เลยเหรอ เฮ้อ ถอนหายใจยาวยกมือขึ้นกุมหัวเพราะรู้สึกปวดหัวตึ้บ ๆ ขึ้นมาทันที“เธอกินไปกี่แก้วเนี่ยเอย”บ่นพึมพำกับตัวเองก่อนจะลุกจากที่นอนไปอาบน้ำเพื่อให้ร่างกายสดชื่นสักหน่อยเมื่อออกมาจากห้องน้ำแล้วก็เจอสองสาวที่ตื่นแล้วนั่งอยู่บนเตียงนอนของเธอ ในขณะที่เธอสวมชุดคลุมอาบน้ำอยู่ มือเรียวสวยยกขึ้นเช็ดผมลวก ๆ ก่อนจะทำหน้างงเมื่อเพื่อนสาวทั้งสองจ้องหน้าเธอเขม็งไม่วางตา“มึงเป็นไร อีเจน อีเบน จ้องหน้ากูอยู่ได้”เอยเช็ดผมไปถามเพื่อนไปด้วยความสงสัย“ลูกกะเทย มึงรู้ตัวปะว่าเมื่อวานมึงบ้งมากค่ะอีดอก”เจนนี่เป็นคนตอบคำถามนั้นเองหน้าที่ยังมีเครื่องสำอางแต่งแต้มอยู่มองเพื่อนสาวอย่างเอือม ๆ“ทำแมะ กูบ้งตรงไหนกูเป็นงงแล้วแม่ไหนเหลามาสิ นี่รอฟัง”เอยหันมามองเพื่อนสาวเต็มตาก่อนจะเท้าสะเอวด้วยความสงสัย เมื่อวานเธอทำอะไรผิดเธอแค่ไปกินเหล้ากับ
Magbasa pa
ตอนที่ 5
งาน Party ปิดกล้องละครริมชายหาดเสียงเพลงดังขึ้นเบา ๆ คลอไปกับบรรยากาศยามค่ำคืนของริมชายหาดลมทะเลพัดโบกมาเอื่อย ๆ กลิ่นน้ำทะเลโชยฟุ้งมาตามลมทำให้บรรยากาศยิ่งดูสดชื่นเสียงคลื่นกระทบฝั่งฟังเหมือนจังหวะดนตรีขับกล่อมให้ทุกคนเกิดอารมณ์ผ่อนคลาย งานเลี้ยงปิดกล้องดำเนินไปด้วยความสนุกสนานเย็นนี้เอยแต่งชุดเดรสสีดำเว้าหลังโชว์แผ่นหลังขาวนวลเนียนน่าลูบไล้เธอสวยเด่นท่ามกลางแสงไฟสลัวที่เปิดให้เข้ากับบรรยากาศของงาน น้ำฟ้าแสยะยิ้มร้ายก่อนจะเดินกรีดกรายถือไวน์ชั้นดีขวดใหญ่เข้ามาหาเอยที่นั่งอยู่คนเดียว“ไงจ๊ะเอย ปิดกล้องแล้วคงโล่งใจสินะจะไม่ได้เจอหน้ากันอีกแล้ว”หน้าสวยหวานปั้นยิ้มใสซื่อส่งมาให้เอยแลดูจริงใจ“ทำแมะ จะมาไม้ไหนอีกล่ะน้ำเน่า”เอยเอ่ยถามเสียงเรียบก่อนจะเบนหน้าหนีคนตรงหน้าเธอไม่อยากเห็นหน้าไม่อยากเสวนาแค่ทนเล่นละครด้วยกันจนจบเธอก็รู้สึกเอียนจะแย่อยู่แล้ว“น้ำมาขอโทษเอยน่ะ ที่ผ่านมาน้ำทำนิสัยแย่ใส่เอยหาเรื่องเอย น้ำขอโทษนะ”น้ำฟ้าเงยหน้าขึ้นมาสายตาแบบคนสำนึกผิดถูกส่งไปให้สาวสวยตรงหน้าตาแดง ๆ ที่แสร้งบีบน้ำตาทำเอาเอยใจอ่อนยวบ เธอก็ไม่ใช่คนเจ้าคิดเจ้าแค้นสักหน่อยเมื่อนังน้ำเน่ามาขอโทษ คนสวยแ
Magbasa pa
ตอนที่ 6
เช้าวันต่อมา“อื้อ...ซี้ด อ๊ะ อุ๊ปส์!!” เสียงครางด้วยความเจ็บปวดเนื้อตัวไปหมดของเอยดังขึ้นเบา ๆ ภายใต้ความมืดของห้องนอน ก่อนที่เธอจะหันมาปะทะใบหน้าหล่อเหลาที่เธอนอนซบอกเขาทั้งคืนเธอยกมือเรียวสวยตะปบเข้าที่ปากปิดเสียงกรี๊ดที่เตรียมจะหลุดออกมาทันที What!! The!! Fu*k!!! อะไรของมึงวะเนี่ยเอย โอ๊ย เก็บซิงมาตั้งนานเสือกมาเสียตัวง่าย ๆ ให้กับคุณคิณ จะบ้าตาย มือสวยจิกทึ้งหัวตัวเองอย่างนึกโมโหก่อนจะค่อย ๆ ย่องลงจากเตียงด้วยเสียงที่เบาที่สุด เพราะกลัวคนที่นอนหลับตาพริ้มอยู่จะตื่นขึ้นมาเสียก่อน แต่เมื่อขาแตะถึงพื้นเธอก็นิ่วหน้าร้องซี้ดด้วยความเจ็บปวดทันที โอ๊ย อีดอก!! เสียซิงทำไมมันเจ็บแบบนี้ว่ะ ไม่เห็นฟินเหมือนหนังโป๊เลย เธอคิดในใจก่อนจะค่อย ๆ เก็บเสื้อผ้าที่กระจัดกระจายอยู่ที่พื้นขึ้นมาสวมแบบลวก ๆ แล้วรีบย้ายตัวเองออกจากห้องของคิณทันที ก่อนที่เขาจะตื่นมาทันเห็นเธอนอนอยู่บนเตียงของเขาซะก่อน“ฮือ ทำไมคุณคิณซาดิสม์แบบนี้วะเนี่ย นมก็มีแต่รอย คอก็รอยแดงอย่างกับคนเป็นโรค” เอยบ่นพึมพำคนเดียวอยู่ในห้องพักหลังจากที่รีบออกมาจากห้องของคิณ เธอก็รีบกลับมาอาบน้ำที่ห้องทันทีเพื่อเตรียมตัวเดินทางกลับกรุง
Magbasa pa
ตอนที่ 7
คฤหาสน์สุริยวานิชกุล“อ้าวคิณกลับมาแล้วเหรอลูก งานเป็นยังไงบ้างเรียบร้อยดีไหมจ๊ะ” คุณหญิงเอมอรร้องทักลูกชายด้วยรอยยิ้มทันทีที่เห็นคิณเดินเข้ามาภายในบ้านพร้อมบอดีการ์ดคู่ใจอีกสองคน“เรียบร้อยดีครับคุณแม่แล้วนี่กำลังทำอะไรอยู่เหรอครับ”คิณเอ่ยถามมารดาเสียงเรียบก่อนจะสาวท้าวเข้าไปนั่งข้าง ๆ มารดาที่กำลังก้มหน้าก้มตาดูไอแพดในมืออย่างขะมักเขม้น“เนี่ยแม่กำลังเลือกพรีเซนเตอร์ชายที่จะมาถ่ายงานโมษณาห้างกับโรงแรมของเรายังไงล่ะลูก พอดีแม่ไปดีลงานไว้กับหนูเอย อรนลิน ให้เขามาเป็นพรีเซนเตอร์ให้เราน่ะ”ชื่อของเอย อรนลิน กระแทกเข้ากลางใจคิณอย่างจัง เขาลืมไปเสียสนิทว่าที่งานเลี้ยงประมูลเครื่องเพชรแม่ของเขาได้คุยงานไว้กับผู้จัดการส่วนตัวของเอย หึ มุมปากหนายกยิ้มราวกับกำลังเจอเรื่องที่ถูกใจเข้าเสียแล้วสิ“คิณช่วยแม่เลือกหน่อยสิลูกเข้าตาหลายคนเลยแต่แม่เลือกไม่ถูก งานดี โพรไฟล์ดีทั้งนั้นเลย แต่ Look แบบไหนน้าที่จะเหมาะกับหนูเอย แต่เท่าที่แม่นั่งดูมาไม่มีใครหล่อเท่าคิณของแม่เลยลูกแม่หล่อที่สุดแล้วล่ะ ว่าแต่เมื่อไหร่น้าลูกชายของแม่จะยอมใจอ่อนเป็นพรีเซนเตอร์นิตยสารกับห้างแล้วก็โรงแรมให้แม่สักที ยิ่งรอบนี้ไ
Magbasa pa
ตอนที่ 8
ดาดฟ้าความคิดที่ตีกันวุ่นในหัวบอกให้ขาหยุดอยู่กับที่แต่ร่างกายไม่ฟังกลับทำตามความปรารถนาที่อยู่ใต้ก้นบึ้งของหัวใจด้วยการก้าวขายาว ๆ ไปหยุดอยู่ตรงหน้าของเขา คิณ อัคนี ที่กำลังนั่งวาดแขนวางไว้บนพนักโซฟาทั้งสองข้างดวงตาคู่คมจ้องมองมาที่เธอไม่หลบสายตาสักนิดเอยมองลึกลงในดวงตาคู่นั้นเธอก็พบกับความปรารถนาที่ซ่อนเอาไว้ลึก ๆ ของคิณเขาต้องการเธออย่างนั้นเหรอแล้วแบบไหนล่ะที่เขาต้องการ คู่นอน หรือคนรัก ข้อที่สองน้ำหนักในใจช่างแผ่วเบาเหลือเกิน“นั่งสิ จะยืนอีกนานไหมไม่เมื่อยเหรอ”เสียงนุ่มทุ้มเอ่ยชวนให้เธอนั่งลงแกมประชดนิด ๆในขณะที่เอยลังเลว่าจะไปนั่งข้าง ๆ เขาดีไหมนั่งแล้วเขาจะทำอะไรเธออีกไหมนะเธอเผลอกัดริมฝีปากอวบอิ่มด้วยความเคยชิน เธอจะเป็นแบบนี้เสมอเวลาที่เธอใช้ความคิดแต่สุดท้ายเธอก็ตัดสินใจเดินอ้อมไปนั่งลงข้าง ๆ ที่ค่อนข้างไกลในความคิดของคิณ เนื่องจากเป็นโซฟาที่ยาวและมีขนาดกว้างที่สามารถใช้นอนหลับพักผ่อนได้อย่างสบาย ๆ คิณยิ้มมุมปากนิด ๆก่อนจะยกไวน์ราคาแพงรสชาติดีขึ้นจิบ ปล่อยให้ความเงียบเข้าครอบงำไม่นานเขาก็เอ่ยขึ้นมาเพื่อทำลายความเงียบนั้น“วันนั้น ทำไมเธอไม่อยู่รอฉันตื่นก่อน”คิณเอ่ยถาม
Magbasa pa
ตอนที่ 9
“ฮึก คิณ เฮียกายมันหายไปไหนอะ ทำไงดีไม่รับโทรศัพท์เลย ฮือ” เสียงพูดและเสียงสะอื้นไห้ที่ดังมาตามสายทำเอาคิณปวดหัวตึ้บขึ้นมาทันที ปัญหาตัวเองที่ยังเคลียร์ไม่จบกับเอยไหนจะปัญหาของไอ้ต้าวเจ้าจอมน้องน้อยลูกพี่ลูกน้องของเขานี่อีกโอ๊ย คิณอยากจะบ้าตาย“จอมแค่นี้ก่อนนะพี่ไม่ว่าง เดี๋ยวพี่โทรหาส่วนไอ้กายเดี๋ยวพี่ติดต่อมันได้แล้วพี่แชตบอกอย่าคิดมากนะ”คิณพูดจบก็รีบวางสายก่อนจะรูดซิบกางเกงขึ้นแล้วรีบวิ่งลงบันไดไปตามหาเอยทันทีอ๊ะเสียงร้องตกใจของเอยดังขึ้นเมื่อมือหนาของคิณกระชากแขนเธอเอาไว้อย่างแรงอีกแค่สองก้าวเธอก็จะถึงโต๊ะอยู่แล้ว เสียงร้องของเธอถึงแม้จะไม่ได้ดังมากนักแต่ก็เรียกเจนนี่กับเบนนี่ให้หันมาทางต้นเสียงทันทีก่อนที่ดวงตาสวยเฉี่ยวทั้งสองคู่จะเบิกกว้างขึ้นเมื่อเห็นคิณฉุดกระชากแขนกับเอยอยู่ใจกลางของร้าน“เอยจะไปไหน เธอกับฉันยังคุยกันไม่เสร็จเลย”คิณเอ่ยขึ้นด้วยน้ำเสียงที่ค่อนข้างอ่อนมือที่กำแขนบางอยู่คลายออกเล็กหน่อยเมื่อเอยยืนนิ่งให้จับแต่โดยดีใบหน้าสวยหวานปน Sexy ยามนี้เต็มไปด้วยคราบน้ำตาคิณที่เห็นแบบนั้นรู้สึกหน่วงในใจอย่างบอกไม่ถูกเขาทำอะไรผิดทำไมเธอต้องร้องไห้หนักขนาดนั้นหรือการที่
Magbasa pa
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status