“Anjirrr, gue kesiangan! Gue lupa ada agenda mau ketemu Dosen Pembimbing!” Dera langsung kelimpungan begitu matanya terbuka dan menyadari waktu yang sudah cukup siang. Ia melompat dari tempat tidur, hampir saja tersandung selimut yang masih berserakan di lantai, sebelum akhirnya berlari menuju kamar mandi. Tidak ada waktu untuk mandi. Cuci muka dan gosok gigi saja sudah cukup untuk pagi ini. Sambil menyikat gigi, pikirannya sibuk memikirkan pakaian yang akan dikenakan. Setelah selesai, Dera kembali ke kamar dan membuka lemari dengan terburu-buru, mengambil celana jeans hitam, kaos oblong oversize, lalu hoodie putih sebagai pelengkap. Ia tidak peduli apakah penampilannya terlihat bagus atau tidak. Yang penting masih pantas digunakan untuk pergi ke kampus. Setelah memasukkan laptop dan beberapa barang penting ke dalam tas punggung, Dera mengaplikasikan sunscreen ke wajahnya sekadarnya. Baru saja hendak pergi, ia teringat sesuatu. Kunci motor. “Mana kuncinya?” tanya Dera setelah i
閱讀更多