“Udah lama nunggunya?” tanya Alvan begitu Thea masuk ke dalam mobil.Seperti biasa, Thea menunggu Alvan di mini market tempat mereka bertemu.“Enggak, kok. Aku baru saja nyampai.”Alvan manggut-manggut sambil mulai menyalakan mobilnya meninggalkan mini market tersebut.“Oh ya, tadi Erwin barusan nelepon. Ia sudah memberikan lukisanku ke desainer itu dan tahu apa jawabannya?”Alvan tersenyum, menggelengkan kepala sambil menoleh ke Thea. Thea tersenyum membalas reaksi Alvan.“Katanya desainer itu suka banget dan ingin ketemu dengan aku langsung.”“Tuh, kubilang juga apa. Lukisanmu bagus. Hanya orang bego yang gak ngerti seni yang nolaknya.”Thea tersenyum sambil berulang menganggukkan kepala.“Terus kapan rencana ketemu langsungnya?” imbuh Alvan.“Gak tahu, nanti dihubungi Erwin lagi. Soalnya nyesuaikan jadwal desainernya. Namun, yang past
Last Updated : 2025-12-30 Read more