Suasana di pelataran parkir itu sangat tegang, tapi anak buah Bang Scorpio justru masih berdiri diam menunggu aba aba dari bos mereka. Satria yang sudah bosan menunggu akhirnya mendecak kesal."Ah, lama sekali kalian ini," keluh Satria sambil meletakkan kedua tangan di pinggang. "Katanya preman ganas, tapi mau maju saja pakai mikir panjang dulu."Satria lalu menoleh ke arah Vera yang masih mematung di dekatnya."Non Vera, cepat minggir ke sana. Menjauh dari sini," usir Satria pelan tapi tegas.Vera malah menggeleng keras. Wajah cantiknya pucat, tapi sifat keras kepalanya muncul. "Aku tidak mau pergi! Kalau aku pergi, mereka pasti langsung mengeroyok dan membunuhmu. Aku ini bos di perusahaan ini, aku yang harus tanggung jawab untuk semuanya!"Satria menghela napas panjang. Menghadapi bosnya yang keras kepala ini ternyata jauh lebih merepotkan daripada menghadapi puluhan preman bertato di depannya.Tanpa banyak bicara lagi, Satria melangkah maju mendekati bosnya. Dalam satu gerakan cepa
最後更新 : 2026-05-25 閱讀更多