Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Pernikahan×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

16
Plot Twist×
All
Plot Twist
Drama
Gairah
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Plot Twist Pernikahan Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Plot Twist Pernikahan short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Cintaku Sirna di Gunung Suci - undefined novels & stories
Olen
Aku adalah Gadis Suci terakhir dari Suku Pegunungan Salju, yang mampu memanjatkan permohonan kepada para dewa atas nama orang lain. Harganya, setiap kali aku mengabulkan satu permohonan, tubuhku akan kembali menjadi lebih muda. Saat bertunangan dengan Charlie, usiaku dua puluh delapan tahun. Pada tahun ketiga pertunangan kami, dia mengalami kecelakaan pesawat dan berada di ambang kematian. Untuk pertama kalinya, aku memanjatkan permohonan kepada para dewa. Dia pun selamat. Sementara usiaku kembali menjadi dua puluh tiga tahun. Pada tahun kelima pertunangan kami, perusahaannya bangkrut dan dia nekat melompat dari gedung. Untuk kedua kalinya, aku memanjatkan permohonan. Dia kembali kaya. Sementara usiaku berubah menjadi delapan belas tahun. Pada tahun ketujuh pertunangan kami, dia membawa pulang seorang wanita yang mengidap penyakit mematikan, lalu berlutut di hadapanku memohon agar aku menyelamatkannya. Aku menggeleng. "Aku nggak bisa nyelamatin dia." "Kalau aku panjatkan permohonan sekali lagi, usiaku akan kembali jadi tiga tahun." "Kalau itu terjadi, aku bukan lagi tunanganmu, dan aku juga nggak akan mengingatmu." Namun Charlie hanya mencibir. "Dua kali kamu nyelamatin aku dan kamu tetap baik-baik saja. Masa menyelamatin dia sekali saja bisa bikin kamu mati? Janice, jangan tutupin sikapmu yang nggak berperasaan dengan alasan yang terdengar begitu mulia." Pada akhirnya, dia berdiri di tepi tebing Gunung Suci dan mempertaruhkan nyawanya sendiri demi memaksaku mengalah. Dan akhirnya aku tetap menyelamatkannya. Keesokan harinya, wanita itu sembuh total. Charlie memeluknya dengan penuh kelembutan. Lalu dia mengangkat wajahnya dan berkata kepadaku, "Setelah kondisinya benar-benar stabil, aku akan datang untuk nikahin kamu." Aku menatap kedua tanganku yang telah mengecil seperti tangan seorang anak kecil, lalu berbalik pergi. Tidak perlu. Tiga hari lagi, aku akan berubah menjadi seorang bayi.
Dua Dunia, Satu Hati yang Hancur - undefined novels & stories
Seth
Memasuki tahun ketujuh pernikahannya dengan Bayu Adiatma, Laras Diwanto akhirnya menjelma menjadi Nyonya Utama paling bijak dan penurut di seantero ibu kota. Dia tak lagi menuntut kesetiaan seumur hidup, malah dengan sukarela mencarikan selir untuk Bayu. Dia tak lagi memonopoli urusan dalam Kediaman Pangeran, bahkan menyerahkan sebagian besar wewenang rumah tangga kepada para selir. Dia pun tak lagi selalu menempel di sisi Bayu. Sebaliknya, dia berulang kali mencari alasan untuk mendorong sang suami ke kamar para selir. Bahkan saat putra kandungnya, Kresna Adiatma, terkena demam tinggi dan meracau memanggil 'Ibunda' semalaman di atas ranjang, Laras hanya duduk tenang di kamarnya, asyik membalik halaman buku cerita, tanpa sekali pun mendongak. Bayu tak bisa lagi menahan diri. Dia mendorong kasar pintu kamar istrinya. "Laras, sampai kapan kamu akan terus membuat ulah?" Laras perlahan mendongak, raut wajahnya tampak polos dan bingung. "Membuat ulah? Apa maksud Pangeran? Aku sama sekali tidak sedang membuat ulah."
Dokter Peter, Aku Tidak Membutuhkanmu Lagi - undefined novels & stories
Muriaz
Peter menyadari aku tidak menceritakan segala hal kepadanya lagi. Saat perusahaan menugaskanku dinas luar kota, aku langsung menandatangani berkasnya. Saat sahabatku mengundang kami berdua ke pernikahannya, aku datang sendiri dan memberikan hadiah yang besar. Bahkan saat sakit, rawat inap, dan harus dioperasi, aku yang mengatur jadwalnya sendiri. Sebagai dokter, Peter mengerutkan kening setelah mengetahuinya. "Kamu sakit kenapa nggak bilang? Berikan rekam medisnya padaku, biar kuatur." Tanpa berpikir panjang, aku menjawab, "Nggak usah, aku bisa sendiri. Jangan sampai merepotkanmu, terima kasih." Begitu kalimat itu terucap, kami berdua sama-sama terdiam. Padahal, setengah bulan yang lalu, aku masih sangat manja dan lengket padanya. Bahkan untuk urusan baju kencan atau menu makan siang saja, aku harus mengirim pesan untuk meminta pendapatnya.
Daun Gugur Tanpa Suara - undefined novels & stories
Muriaz
Sehari sebelum jadwal datang bulan, aku melihat sebuah catatan di ponsel tunanganku. [Kira-kira besok dia datang bulan. Aku harus menyiapkan pembalut dan obat pereda nyeri di tasnya dulu.] Aku tersenyum manis, merasa tersentuh oleh perhatian tunanganku. Namun keesokan harinya, saat perut bagian bawahku mendadak kram hebat, aku meraba-raba isi tasku dengan wajah pucat pasi. Hasilnya nihil, tidak ada apa-apa di dalam sana. Darah merah pekat terlanjur menembus celanaku. Di tengah kepanikan, murid-murid menunjuk ke arah belakangku sambil berbisik dan tertawa. Saat itu, aku mengira dia hanya lupa menyiapkannya. Sampai akhirnya, guru magang yang baru masuk membuat sebuah unggahan di media sosialnya. [Baru mulai kerja langsung ketemu mentor idaman! Dia bahkan menyiapkanku pembalut dan obat pereda nyeri. Haid kali ini sama sekali nggak sakit.] Unggahan itu dilengkapi foto sebutir ibuprofen, pembalut, serta segelas air seduhan gula merah dan kurma. Obat itu adalah obat yang selalu kusediakan di rumah karena nyeri haidku yang parah. Dan pembalut itu adalah satu-satunya merek yang tidak menimbulkan reaksi alergi pada kulitku. Aku mematikan ponsel, menatap cincin di jari tengahku cukup lama, lalu bangkit menuju ruang kepala sekolah untuk mengajukan permohonan studi banding ke luar negeri. Tujuh tahun bersama, dia bahkan tidak pernah mengingat tanggal siklus datang bulanku. Mulai sekarang, pria itu tidak perlu mengingatnya lagi.
Melepaskan Semua yang Menyakitiku Dengan Lapang Dada - undefined novels & stories
Sarah Lane
Adik perempuanku, Rosa, merebut sembilan pacarku berturut-turut. Aku begitu trauma hingga tak pernah berani jatuh cinta lagi. Sampai akhirnya, Nikolas melamarku. Dia memanjakanku seolah aku adalah harta paling berharga. Aku sungguh percaya akhirnya telah menemukan belahan jiwaku. Kupikir aku ditakdirkan menjadi istrinya, menjalani hidup yang damai dan penuh rasa aman di sisinya. Pada malam menjelang pernikahan kami, Nikolas mengirim Rosa ke luar negeri. Empat tahun setelah kami menikah, aku bertemu lagi dengan Rosa di sebuah acara makan. Seorang tamu menyeringai. "Selama empat tahun Nikolas membuangmu ke luar negeri, apa kamu nggak membencinya?" Rosa tersenyum penuh godaan. "Dia ayah dari anak-anakku. Untuk apa aku membencinya?" Ruangan itu seketika menjadi sunyi senyap. "Kakakku benar-benar bodoh dan polos, sampai percaya Nikolas benar-benar membenciku!" Dia mencibir dengan tatapan penuh penghinaan. "Padahal kenyataannya, aku yang melahirkan ahli warisnya, tinggal di rumah mewahnya, mengendarai mobil-mobil supernya, dan menghabiskan uangnya." Begitu dia selesai berbicara, semua mata di ruangan itu langsung tertuju kepadaku. Sebagai istri sah Nikolas, aku sama sekali tidak tahu-menahu tentang semua yang baru saja diucapkannya. Namun, aku tidak menangis ataupun membuat keributan. Aku hanya menekan tombol "kirim" pada email yang sudah lama kususun. Balasannya datang dengan sangat cepat. [ Kami dengan senang hati menyambut Anda bergabung dengan tim medis kami. Kami sudah lama menunggu Anda. ] Menatap balasan itu, senyuman tulus perlahan kembali menghiasi bibirku. 'Nikolas, mulai saat ini, kamu nggak perlu lagi berpura-pura mencintaiku.'
Setelah Sepuluh Hari, Semua Tersisa Kenangan - undefined novels & stories
Lidik
Setelah mengetahui keberadaan Larissa, aku tidak bertengkar dengan Nicholas Sena. Aku hanya menyerahkan surat perjanjian cerai kepadanya. Dia duduk tertunduk. Setelah ragu sejenak, dia merobek surat itu. “Sepuluh hari. Sepuluh hari lagi, aku akan mengirim Larissa pergi sejauh mungkin. Dia tak akan muncul lagi dalam kehidupan kita.” Setelah berkata begitu, dia langsung berbalik dan pergi meninggalkan rumah tanpa menunggu jawabanku. Begitulah sepuluh hari itu dimulai. Nicholas mengajaknya arung jeram, mendaki gunung bersalju, lompat bungee, hingga terjun payung. Mereka mencoba segala hal yang memacu adrenalin. Dia juga mengajak wanita itu melihat matahari terbit di pantai, berdoa di Vihara Kalindra, dan melakukan segala hal yang romantis. Hingga malam di hari kesembilan. Setelah membereskan semua barang bawaanku, tanpa sengaja aku menerima panggilan video dari diriku sepuluh tahun yang lalu. “Jadi, kamu benar-benar diriku sepuluh tahun lagi ya?” serunya dengan mata berbinar. “Kalau begitu, aku dan Nico pasti sudah menikah dan punya anak, kan?” Senyumku seketika meredup dan langsung melangkah ke balkon. Aku mengarahkan kamera ke bawah, memperlihatkan Nicholas dan Larissa yang sedang berpelukan erat, seakan tak ingin terpisahkan. “Inilah akhirnya.” Dia terpaku, matanya membelalak tak percaya. “Ini nggak mungkin.” Suaraku terdengar lemah, nyaris tanpa tenaga. “Elena ... kumohon. Jangan menikah dengannya.”
Terjebak dalam Gurun Kebohongan - undefined novels & stories
Sansan
Aku kembali setelah lima tahun bertugas di luar daerah. Begitu keluar dari bandara, aku berharap Henry akan menepati janjinya untuk melamarku. Namun, Henry hanya berdiri di sana dengan ekspresi dingin. "Linda, maafkan aku." Aku masih terhenyak, tetapi Henry berkata lagi, "Mengenai mutasimu … akulah yang mengaturnya." "Aku sengaja memindahkanmu ke proyek di daerah terpencil di Wilayah Saloka, agar aku bisa menghabiskan waktu bersama Sandra. "Sandra waktu itu hamil, nggak ada pilihan lain." Setelah terdiam lama, aku menggigit bibir hingga berdarah. Lima tahun lamanya, aku hidup di padang gurun, diterpa badai pasir dan panas yang menyengat, bekerja 16 jam sehari yang terasa seperti neraka. Ternyata semua ini jebakan yang dibuat oleh Henry. "Kamu terlalu keras kepala dan dominan, aku takut kamu menyakitinya." "Aku mengakui kesalahanku bukan berharap kamu memaafkanku, melainkan ingin kamu bisa menenangkan diri dulu, supaya kamu nggak membuat keributan nanti." Nada suara Henry terdengar pasrah. Aku mundur selangkah, menjauh dari tangannya yang mencoba meraihku, tersenyum dengan berlinang air mata. "Henry, padahal kita bisa berpisah baik-baik, tapi kamu malah merusak semuanya."
Setelah Dia Kembali, Aku Melepasnya - undefined novels & stories
Juwara
Di hari sidang, hakim mengajukan pertanyaan sesuai prosedur yang biasa dilakukan. "Kalian baru menikah tiga tahun. Apa hubungan kalian benar-benar sudah hancur?" Aku mengatupkan bibir sambil tersenyum pahit, lalu melepaskan cincin kawinku dan meletakkannya di atas meja. "Selama tiga tahun menikah, kami juga sudah hidup terpisah selama tiga tahun." "Pak Hakim, apa masih ada perasaan di antara kami?" Selama lima tahun berpacaran, aku adalah kontak yang dia sematkan di bagian paling atas kontak WhatsApp-nya. Nomorku juga jadi kontak daruratnya. Bahkan, penerima manfaat asuransinya juga aku. Aku mengira sudah mencintai orang yang tepat. Namun, di hari pernikahan kami, dia menerima telepon dan wajahnya langsung menjadi pucat pasi. Ketika aku bertanya apa yang terjadi, dia hanya mengatakan bahwa ibunya sakit. Dia meninggalkan segalanya dan langsung membeli tiket pesawat untuk pulang ke kampung halamannya. Selama tiga tahun berikutnya, setiap hari dia mengirimkan foto makanan tiga kali sehari di tiap waktu makan, tetapi ibunya tidak pernah muncul sekalipun dalam foto-foto tersebut. Aku merasa kasihan padanya dan berkata ingin mengundurkan diri dari pekerjaan untuk membantunya merawat ibunya. Namun, dia berkata dengan sedih, "Aku nggak tega." Hingga sebulan yang lalu, aku menemukan akun seorang influencer yang sedang berjuang melawan kanker. Eric Maheswara muncul di vlog influencer itu, dengan keterangan yang begitu hangat. [Ada dia, di setiap terbangun di pagi hari.] [Ada dia, di setiap makan tiga kali sehari.] [Tangan yang saling menggenggam erat ini, juga dirinya.] Lalu, bagaimana dengan aku? Selama 1095 hari dan malam, aku hanya seorang diri. Dia sudah menipuku. Hakim pun mengetuk palu, lalu mengajukan pertanyaan terakhir. "Sudah memikirkannya masak-masak?" Aku mengangguk dengan tegas. Saat putusan cerai dibacakan, aku menatap surat putusan itu dan air mataku tumpah tak terbendung. Eric, aku membebaskanmu. Aku juga membebaskan diriku sendiri.
Dia Bagai Pasir di Pelupuk Mataku - undefined novels & stories
Mohini
Saat istriku dinyatakan hamil, di perjalanan pulang tiba-tiba dia berkata kepadaku, "Ada sesuatu yang mau kukatakan." "Sebenarnya anak yang ada di dalam kandunganku adalah anak kakak ipar. Surat izin kelahirannya juga sudah selesai diurus." Senyum di wajahku langsung membeku. Dia mengeluarkan selembar hasil Tes DNA dari dalam tasnya. Pada kolom ayah benar-benar tertulis nama Felix Gondo. Dia berkata dengan nada yang begitu tenang hingga terasa mengerikan, "Hari itu kau demam tinggi dan tertidur di kursi belakang mobil. Kami melakukannya di kursi depan." "Di tempat aku duduk sekarang ini." Dalam sekejap, seluruh tubuhku seakan terjun ke dalam jurang es. Aku membuka mulut, tetapi tenggorokanku terasa seperti tersumbat sesuatu. Setelah mengatakan itu, Salma Kurniawan menatap perutnya yang mulai membesar. Setiap kata yang keluar dari mulutnya menusuk hatiku. "Kalau kau benar-benar nggak bisa menerimanya, aku bisa gugurkan. Tapi kuota surat izin kelahiran cuma ada satu. Kalau kesempatan ini hilang, kita berdua nggak mungkin punya anak lagi." "Sekarang, aku sudah mengatakan yang sebenarnya padamu. Membiarkan anak ini lahir atau nggak, kau yang putuskan."
Akhirnya Menyerah, Derita Tiada Akhir Si Istri Pencemburu - undefined novels & stories
Marla
Jamuan istana baru saja memasuki penghujung acara, kabar bahwa Jenderal Muda Andra yang menghamburkan harta demi membeli seorang kembang rumah bordil sudah menyebar ke seluruh ibu kota. Semua tamu yang hadir serempak menoleh ke arah Wulan, sang Putri. Siapa yang tidak tahu kalau dia terkenal sebagai istri yang sangat pencemburu? Selama lima tahun menikah dengan Andra, yang satu gemar main perempuan, yang satu lagi melabrak ke rumah bordil. Keributan yang mereka buat nyaris menjadi bahan gosip wajib warga ibu kota setiap kali mengobrol. "Tuan Putri ...." Pelayan pribadi Wulan bergegas mendekat sambil merendahkan suara. "Perlukah hamba membawa pengawal untuk menjemput Jenderal pulang sekarang juga?" Suara Wulan tetap tenang. "Nggak perlu. Apa uang dia cukup? Kalau kurang, kirim lagi. Ambil dari simpananku." Pelayan itu terpaku. Seluruh orang di aula pun ikut tercengang, lalu suasana seketika menjadi riuh. "Apa? Malah menyuruh mengirim uang? Bukan menyuruh pengawal menyeret Jenderal Andra pulang?" "Aku dengar waktu Jenderal Andra minum bersama wanita penghibur, Putri langsung mengambil pedang dan menyerbu rumah bordil. Jenderal sampai harus beristirahat berhari-hari untuk memulihkan luka. Kenapa kali ini berubah?" "Betul! Waktu festival malah lebih parah. Tiga perahu hias dibakar sampai habis." "Setiap kali Jenderal Andra berulah, istana pasti menghukumnya. Tapi untuk apa? Besoknya dia tetap lanjut bersenang-senang di tempat hiburan." "Jangan-jangan dia akhirnya sadar kalau bertindak begitu nggak akan bisa mempertahankan hati suaminya, jadi sekarang mau pura-pura jadi istri yang lembut dan baik hati?" Semua bisik-bisik itu terdengar jelas di telinga Wulan.
Ciuman Perpisahan Di Malam Musim Panas - undefined novels & stories
Prazas
Ibu Larsen, sang pewaris keluarga elite ibu kota, akhirnya sadar setelah sepuluh tahun menjadi pasien vegetatif akibat dikira didorong seseorang hingga jatuh dari tangga. Semua tokoh terpandang di ibu kota datang menjenguknya. Mereka berlomba-lomba memuji Larsen di hadapan wanita tua itu karena begitu berbakti dan telah menghukum orang yang mencelakai ibunya selama sepuluh tahun penuh. Meskipun orang yang dianggap bersalah itu adalah pacar Larsen semasa SMA, Larsen tidak pernah sedikit pun berbelaskasihan. Namun, setelah semua orang selesai bicara, wanita tua yang sudah lama terdiam itu malah tampak kebingungan. "Orang yang bersalah? Nggak ada yang dorong aku, kok. Aku jatuh sendiri." Brak! Tangan Larsen bergetar, pisau buah yang dipegangnya jatuh ke lantai. Dia mendongak dengan tercengang. "Bu, apa Ibu bilang?" Jadi, orang yang mencelakai ibunya bukan Alena? Namun, setelah Alena keluar dari penjara, Larsen telah memaksanya menikah dengan seorang pengemis buta dari kawasan kumuh. Sudah tiga tahun ....
Tak Lagi Menjadi Pilihan Kedua - undefined novels & stories
Anna Smith
Sehari sebelum Hari Valentine, aku menyerahkan surat permohonan cuti kepada tunangan sekaligus atasanku, Daniel Handoko. Kami seharusnya akan menikah di KUA pada Hari Valentine. Daniel melirik surat itu sebentar, lalu meletakkannya di atas meja kerja tanpa menandatanganinya. "Megan sudah memesan penerbangan ke Metiza dan biaya hotelnya nggak bisa dikembalikan. Aku mau kamu menggantikannya selama beberapa hari. Selain itu, aku juga memang akan pergi ke Metiza untuk menemui beberapa klien. Jadi, aku akan sekalian mengawasinya selama berada di sana." Daniel mendongak ke arahku dan sedikit melunakkan suaranya, seolah-olah sedang berusaha menenangkanku. "Nikahnya bisa tunggu sampai aku kembali. Beberapa hari tambahan nggak akan ada bedanya kok." Nada suara Daniel terdengar santai, seakan-akan dia sedang mengatur sesuatu yang sudah pasti akan kusetujui. Megan Fayeza berdiri di sampingnya sambil menunduk. "Alisa, maaf banget ya. Aku nggak tahu rencanamu ternyata sepenting itu." Segera setelah itu, Megan menambahkan, "Daniel bilang kamu pasti bisa mengerti. Bagaimanapun, selama ini kamu selalu mendahulukan perusahaan." Megan sedikit mendekat ke arah Daniel. Para rekan kerja yang duduk di meja masing-masing menundukkan pandangan ke layar komputer mereka. Tidak ada seorang pun yang melontarkan komentar. Aku menatap ke arah Daniel. Dia sudah sibuk menggulir layar ponselnya sambil memeriksa detail penerbangan. Dia bahkan tidak menoleh lagi kepadaku. Daniel tidak tahu bahwa Hari Valentine yang sudah kami sepakati untuk menikah adalah batas waktu yang ditetapkan oleh Keluarga Desmana. Kalau masih belum menikah sampai akhir Februari, aku harus kembali dan menerima pernikahan yang sudah mereka atur untukku. Aku tidak membantah. Aku melepas kartu identitas kerjaku dan menandatangani surat pengunduran diri. Kemudian, aku mengambil ponsel dan menelepon kakekku, Evan Desmana. "Kakek, aku menyerah. Aku terima pernikahan itu."
Tak Ingin Mengorbankan Diri Demi Pria yang Tak Memilihku - undefined novels & stories
QJH
Setelah menggendongku ke atas ranjang, pacarku, Nolan, tiba-tiba memelukku. "Sayang, teman sekamarmu itu lumayan seksi. Kasih aku kontaknya, dong?" Aku tertegun lalu menoleh menatapnya. Dia dengan santai menarik selimut untuk menyelimutiku. "Cepat atau lambat kita juga bakal menikah. Tapi kalau seumur hidup cuma bersama satu orang, apa menurutmu itu nggak membosankan?" "Aku belum mau melepaskan seluruh hamparan bunga hanya demi satu bunga sepertimu." Aku menatapnya beberapa detik, lalu menepis tangannya. Dengan tenang aku mengangguk. Hari saat aku pindah, dia mengadangku di depan pintu apartemen. Keningnya berkerut begitu dalam saat berkata, "Chloe, bukannya kita sudah sepakat masing-masing bebas bermain? Kenapa kamu ngambek begini?" Aku membungkuk mengangkat koper. "Nggak jadi. Aku ini orangnya cukup tradisional." Belakangan, setelah puas bersenang-senang, dia kembali mencariku. Aku menunduk melihat cincin nikah yang baru saja melingkar di jari manisku, lalu tersenyum. "Maaf, aku nggak pernah kembali sama mantan." Hamparan bunga begitu luas, jika bunga ini tidak cocok, tinggal ganti dengan yang lain. Bagaimanapun juga, aku selalu pantas mendapatkan yang terbaik.
Duka di Bawah Sinar Rembulan - undefined novels & stories
Iola
Hari Arsa Prabawa resmi diangkat menjadi perdana menteri, kalimat pertama yang dia ucapkan kepada Kirana saat kembali ke kediaman adalah keinginan untuk menikahi Maya Kusuma sebagai istri yang setara statusnya. Kirana mengangguk dengan tenang. Sejak saat itu, dia tampak berubah menjadi orang yang berbeda. Dulu, mendengar Arsa melirik pelayan wanita mana pun saja sudah membuatnya sesak napas cukup lama. Kini, dia mengurus sendiri upacara pernikahan dengan sangat megah dan teliti, bahkan jauh lebih meriah daripada perayaan pernikahannya sendiri dahulu. Dulu, dia selalu mencari alasan untuk mengantarkan sup dan kue ke ruang kerja Arsa, kini, dia hidup menyendiri dan tidak pernah lagi muncul di hadapannya. Dulu, dia berdandan rapi setiap hari sambil berharap mendapat sedikit perhatian Arsa, kini, dia tampil polos tanpa riasan, mengurung diri di kamar, bahkan saat Arsa melangkah masuk ke pekarangannya dan hendak menciumnya, dia dengan lembut mendorong Arsa keluar! "Aku lagi datang bulan hari ini, takut tidak bisa melayani dengan baik. Maya barusan masuk kediaman dan sangat membutuhkan kasih sayang serta pendampingan kamu, sebaiknya kamu pergi ke pekarangan Maya saja."
Aku Menyaksikan Hatinya yang Perlahan Menjadi Tandus - undefined novels & stories
Mickey
Aku memiliki sebuah rahasia. Setiap kali bersentuhan dengan siapa pun, aku bisa melihat wajah orang yang paling mereka cintai. Sejak Nadhil pindah ke sebelah rumahku saat kami berusia tujuh tahun, di dalam hatinya hanya ada aku. Pada usia delapan belas tahun, saat dia menggenggam tanganku, orang yang ada di hatinya adalah aku. Saat berusia dua puluh dua tahun dan melamarku, yang di hatinya tetap aku. Pada malam pertama pernikahan kami, saat dia menciumku, yang ada di hatinya tetap aku. Pagi hari saat hari peringatan tiga tahun pernikahan kami, aku merapikan kerah bajunya. Saat ujung jariku menyentuh jakunnya, seperti biasa aku memejamkan mata sejenak. Namun, saat itu aku melihat dua wajah. Satu adalah wajahku, satunya lagi wajah seorang perempuan yang asing. Malam itu, layar ponsel Nadhil menyala. [Kak Nadhil, makasih ya, sudah menemaniku hari ini.] Dua puluh satu tahun, seratus ribu kali sentuhan. Untuk pertama kalinya, kemampuanku meleset.
Ratu yang Tak Pernah Menunduk - undefined novels & stories
Muriaz
Aku adalah putri yang diangkat langsung oleh mendiang Raja. Bersedia menikah ke kediaman Jenderal Penakluk Utara saja sudah merupakan anugerah kerajaan yang begitu besar bagi mereka. Di hari pernikahan, tepat saat kereta kencana pengantin menyentuh tanah, seorang wanita berbaju putih polos malah berlutut di depan gerbang kediaman jenderal, menggendong seorang bayi yang masih dibedong. Rangga Baskoro, sang pengantin pria, masih mengenakan jubah merah pernikahannya, menghalangiku dengan raut wajah serba salah. "Yang Mulia, Laras ... adalah wanita yang kutemui saat aku bertugas di perbatasan. Kini, dia tidak punya tempat tujuan." "Mengingat hari ini hari baik, biarkan dia ikut masuk bersama kita." "Yang Mulia tetap menjadi istri utama, sedangkan dia sebagai istri pendamping. Dengan begini, garis keturunan Keluarga Baskoro tetap terjaga." Para tamu di depan gerbang sontak gempar. Nyonya Besar Keluarga Baskoro bahkan tak berlutut sama sekali, melainkan langsung angkat bicara. "Tuan Putri begitu luhur dan terhormat. Tentu tidak akan keberatan berbagi status." "Tapi, Keluarga Baskoro hanya memiliki satu penerus dalam tiga generasi. Anak ini adalah harapan Keluarga Baskoro. Masa kami harus membiarkannya hidup sebagai anak haram tanpa status yang sah?" Para prajurit perbatasan serempak berlutut memenuhi halaman. "Mohon Yang Mulia berbelas kasih!" Kutundukkan kepala, menatap bayi dalam gendongan itu, lalu beralih menatap Rangga yang memandangku dengan tatapan memohon. Lalu, aku tersenyum. Kulepas mahkota phoenix dari kepalaku, kuletakkan di atas meja persembahan pengantin, lalu berbalik dan melangkah masuk ke dalam kereta kencanaku. "Jenderal Rangga, kalau kamu menginginkan penerus, aku takkan menghalangimu." "Tapi, titah mendiang Raja tertulis dengan jelas. Aku dinikahkan ke sini, bukan dianugerahkan kepada keluargamu." "Kalau Keluarga Baskoro tak mampu menerima titah ini, maka akan kutarik kembali."
Sepuluh Koin Tembaga, Seumur Hidup Penyesalan - undefined novels & stories
Moona
Seluruh ibu kota tahu bahwa akhir-akhir ini ada aturan baru di Kediaman Adipati Wira. Setiap hari, seluruh penghuni kediaman hanya boleh menghabiskan sepuluh koin tembaga. Aturan itu muncul sejak seorang gadis pemetik bunga teratai yang membenci orang kaya, Nadia Santoso, datang ke kediaman adipati. Alya Wijaya, selaku nyonya adipati, hanya mengeluarkan uang satu koin tembaga lebih banyak. Karena itu, dia diseret dan dijatuhi hukuman dua puluh cambukan. Plak! Cambuk itu menghantam punggung Alya dengan keras. Suara kulit yang robek dan daging yang terkoyak terdengar begitu memekakkan telinga di halaman kediaman yang sunyi. "Nyonya!" Pelayan pribadinya, Rina, menangis sambil menerjang ke depan. "Hentikan! Hentikan! Tubuh nyonya lemah, nyonya tidak akan sanggup menanggung hukuman seperti ini!" Alya berlutut di tanah. Wajahnya sepucat kertas, seulas darah mengalir dari sudut bibirnya. Tubuhnya kurus hingga nyaris tinggal tulang. Gaun putih polos yang dikenakannya telah dipenuhi noda darah. Jemarinya mencengkeram tanah erat-erat hingga buku-buku jarinya memutih. "Aturan kediaman adipati tidak boleh dilanggar oleh siapa pun." Nadia berdiri di bawah serambi dengan pakaian polos. Sorot matanya dingin dan tenang. "Lebih satu koin tembaga, hukumannya dua puluh cambukan. Aturan ini telah diizinkan sendiri oleh adipati." Alya menggigit bibir tanpa memohon belas kasihan. Dia tahu, memohon pun tidak ada gunanya. Sejak Nadia memasuki kediaman, Adrian Pratama seolah telah berubah menjadi orang lain.
Musim Semi Seindah Itu Tidak Akan Pernah Terulang Lagi - undefined novels & stories
Wel
Di Lembah Arunika, setiap gadis yang telah genap berusia delapan belas tahun harus membuat sendiri sebuah Lentera Bunga. Siapa pun yang mengambil lentera itu, dialah yang akan menjadi suaminya. Eila Pradana dan Pendeta Agung Raka adalah teman masa kecil. Seharusnya, Raka Wijaya-lah yang mengambil Lentera Bunga milik Eila. Hari itu, Eila menunggu seharian penuh. Pada akhirnya, lenteranya justru diambil oleh Jenderal Muda Penakluk Barat, Arga Pradipta. Kemudian, Arga berkata bahwa dia sama sekali tidak tahu Eila sedang menunggu seseorang. "Aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama." Posturnya tegap dan gagah, tetapi suaranya terdengar lembut. "Ini semua salahku. Tapi, karena aku telah mengambil lenteramu, aku akan memperlakukanmu dengan baik, Nona Eila." Semua orang di barat daya bilang, Eila bisa menikah dengan Arga itu benar-benar rezeki yang nggak terduga.
Bayang Asmara yang Pudar - undefined novels & stories
Fes
Yulia duduk di sudut bar, menatap para pria dan wanita di bawah remang lampu, merasa dirinya benar-benar sudah gila. Hanya karena mendengar ucapan, "Alasan sebenarnya pernikahan Hendra sama Yulia ditunda itu gara-gara mantan Hendra diculik orang. Dia bahkan rela batal nikah demi menyelamatkan cewek itu." Dia benar-benar terbang ke Kota Tirta demi mencari tahu kebenarannya. Namun, pemuda terpandang seperti Hendra, yang wajahnya sering terpampang di sampul majalah bisnis dan dikenal sebagai pengusaha santun di malam amal, mana mungkin benar-benar muncul di tempat seperti ini. Dia bersiap pergi, tapi saat gelasnya baru saja ditaruh .... Duar! Suara tembakan mendadak menggema.
Maaf N atau Hanya N - undefined novels & stories
Hes
Pada malam ketika Reza Mahardika memenangkan penghargaan Aktor Terbaik, aku berada di belakang panggung, sekali lagi membantunya menghadapi rumor skandal, untuk yang kesembilan puluh sembilan kalinya. Ketika wartawan bertanya piala itu akan dipersembahkan untuk siapa, dia berkata sambil tersenyum lembut, "Untuk seseorang yang telah menungguku selama bertahun-tahun dan juga telah lama aku kecewakan." Aku berdiri di balik bayang-bayang, dan jantungku berdebar pelan. Bagaimanapun juga, kami telah menjalani pernikahan diam-diam selama delapan tahun. Saat dia sedang terpuruk, aku menjual barang-barang warisan ibuku demi membiayai pendidikannya di bidang akting. Saat seluruh warganet menghujatnya, aku begadang semalaman menulis klarifikasi, bahkan berlutut memohon kepada sutradara agar tidak mengganti perannya. Kemudian setelah dia menjadi terkenal, aku justru menjadi masa lalu yang dia coba hindari. Dia berkata, "Setelah aku memenangkan penghargaan sebagai Aktor Terbaik, aku akan mengumumkan hubungan kita." Aku mengira, jawaban selama delapan tahun itu akhirnya akan terungkap malam ini. Acara penghargaan belum selesai, aku pergi ke ruang istirahat untuk mengantarkannya mantel, tetapi tanpa sengaja mendengar manajernya sedang bertanya padanya. "Keira sedang menangis, katanya kau pernah berjanji akan memberinya status yang jelas." Reza terdiam cukup lama. "Aku memang berhutang padanya. Seandainya dulu aku tidak buru-buru mendaftarkan pernikahanku dengan Nara sampai melewatkan panggilan telepon terakhir dari ayahnya, dia tidak akan membenciku selama bertahun-tahun seperti ini." "Lalu, bagaimana dengan Nara?" Dia menjawab, "Nara itu orang yang pengertian, dia tidak akan membuat keributan." Aku berdiri di luar pintu, lalu tiba-tiba tersenyum. Ternyata, selama delapan tahun aku memilih diam, di matanya hanya dianggap sebagai pengertian. Pukul tiga dini hari, topik teratas meledak di media sosial. Dia menggandeng Keira keluar dari hotel, lalu memasangkan cincin pernikahanku ke jari manis wanita itu. Keterangan unggahannya berbunyi: [Jawaban yang datang terlambat.] Aku tidak meneleponnya, juga tidak menuntut penjelasan. Hanya diam-diam membeli tiket pesawat ke Nordavia. Reza, mulai sekarang, aku tidak akan lagi menjadi penontonmu.
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status