NoeraAmeera
"Kau... ingin menuntut hakmu sebagai seorang istri sekarang?" tuduh Rafael seraya menyunggingkan senyum miring yang penuh kebingungan.
Pandangan mata pangeran pertama itu menelusuri lekuk tubuh Salsabila, mengartikan salah kehadiran alat pelecut gairah di tangan sang tabib. Ia mengikis jarak dengan menggerakkan kakinya kaku, mencoba mengintimidasi keberanian gadis yang memegang kendali atas tubuhnya.
"Jangan percaya diri dulu, Tuan Muda Svarga," potong Salsabila seraya mengibaskan cambuk sutra itu hingga berbunyi nyaring.
"Di dalam dunia sirkus, pelatih akan mencambuk hewan yang membangkang perintah, begitu pula aturan main di ruangan ini," lanjut Salsabila tajam.
Gadis itu mendekatkan ujung bulu halus borgol ke dagu Rafael, menyentuhkan tekstur lembutnya pada kulit leher sang pangeran yang hangat.
669