Song
Pada tahun 1980, aku memperkenalkan sahabatku yang ceria kepada pria yang menjadi pasangan kencan butaku.
Hanya karena di kehidupan sebelumnya, suamiku yang seorang insinyur dan sepanjang hidupnya selalu tenang serta terkendali, memberitahuku sebelum meninggal ....
Meskipun kami telah menikah selama lima puluh tahun, setiap bulan dia menyerahkan seluruh gajinya kepadaku, setiap hari berebut mengerjakan pekerjaan rumah, dan setelah menikah pun tidak pernah mencari wanita lain. Namun, dia tetap tidak mencintaiku.
Menurutnya, cinta adalah sesuatu yang menggebu-gebu.
Cinta adalah seperti perasaan saat pertama kali dia bertemu Della Pratama setelah menikah, ketika dadanya terasa panas dan pikirannya mendadak kosong.
Karena itu, setelah terlahir kembali, aku memenuhi keinginannya.
Saat tersadar, Della dan Ethan Kusuma sudah mengobrol dengan akrab cukup lama.
Berbeda dengan kehidupan sebelumnya, apa pun yang kutanyakan, dia hanya menjawab seperlunya.
Kali ini, saat berhadapan dengan Della, dia banyak bicara. Tatapan dinginnya dipenuhi senyum.
Namun, ketika Kepala Bagian Nova, yang menjadi mak comblang kami, menggerutu pelan bahwa aku seharusnya tidak membawa Della untuk ikut dalam kencan buta ini, Ethan tiba-tiba menoleh kepadaku.
"Jadi kamu sengaja membawa Della ke sini?" Dia ragu sejenak. Nada suaranya terdengar sedikit menyelidik. "Apa kamu juga ...?"