Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

26
Wanita Kuat×
All
Mandiri
Pelakor
Munafik
Psikopat
Wanita Kuat
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Istri Muda
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Dokter
Bestie
Pengasuh
Pengganti
Bucin
Menantu
Guru
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Show more

Plot & Setting

27
Hubungan Keluarga×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
Plot Twist×
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Plot Twist Short Stories & Wanita Kuat Hubungan Keluarga Novels

Discover a collection of engaging Plot Twist short stories featuring Wanita Kuat and Hubungan Keluarga, with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Kisah Heroik Sang Menantu - undefined novels & stories
Wardah Syahida
Sehari setelah aku menikah, aku melihat ayah mertua memukul ibu mertua karena masalah makanan. Aku ingin menghalanginya, tetapi ayah mertua memarahiku karena menganggapku tidak sopan. Dia mengatakan bahwa ini adalah cara Keluarga Kuncoro dalam menundukkan orang. Kegembiraan memenuhi hatiku ketika suamiku juga mencoba main tangan terhadapku. Akhirnya, aku bisa menunjukkan kekuatan superku!
Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker - undefined novels & stories
Hasya Nazwa
Pada hari ibu mertuaku didiagnosis kanker rahim, dia membawa koper dan pindah ke rumahku. "Ibu nggak punya banyak waktu lagi, hampir nggak ada harapan," dia terisak, "Kalau kalian usir Ibu, kalian bukan manusia." Aku melihat suamiku yang diam tanpa kata, lalu beralih ke putraku yang selama ini kubesarkan dengan penuh kasih. "Kalian mau bilang apa?" Suamiku yang diam itu tampak muram, lalu menarik tanganku. "Soal waktu pasca melahirkan itu, mau kamu ingat sampai kapan? Ibu sudah seperti ini." Putraku juga ikut mendukung, "Nenek hampir tiada, merawatnya di masa tua itu kewajiban kita." Aku tersenyum menatap suami dan putraku. "Kalau begitu, silakan kalian yang merawat."
Calon tunanganku yang direbut adik angkatku - undefined novels & stories
Amrita
Hari ketika aku mengambil foto pernikahan, putri angkat di keluargaku melepas tudung pengantinku dan berkata dengan suara yang keras: "Adik, bukankah kamu putri angkat keluargaku, kenapa kamu kesini?" "Hari ini adalah hari yang aku mengambil foto pernikahan dengan Felix, sikapmu yang seperti ini bukankah akan mempermalukan Grup Setiawan?" Jika ini sebelumnya, aku pasti sudah kabur sambil menangis. Tapi kebetulan, aku sudah hidup kembali. Aku menampar wajah Maudy: "Apa hakmu untuk berbicara denganku? Siapa kamu, berani-beraninya mengambil foto pernikahan dengan Felix?" "Menurutmu apakah kamu mampu memikul tanggung jawab atas nama Grup Setiawan!"
Anak Orang Kaya yang Hidup Miskin - undefined novels & stories
Hedgehog
Sehari sebelum tahun baru, demi tiga kali upah lembur, kedua orangtuaku meninggalkan aku sendirian di rumah. Aku pikir selama dua puluh tahun ini, mereka selalu begitu. Jadi tahun ini, aku tidak ingin kesepian melewati tahun baru seorang diri. Akhirnya aku membawa Siomay pergi mencari mereka. Namun aku tidak pernah menyangka, kedua orang tuaku yang sering bilang mencari nafkah untuk menghasilkan lebih banyak uang, justru aku memergoki mereka turun dari mobil mewah. Mereka merangkul seorang anak lelaki yang tampak seumuran denganku, masuk ke hotel bintang lima sambil bersenda gurau. “Ayah, Ibu, kalian meninggalkan Nia seorang diri di rumah, nggak masalah? Ibuku berkata dengan datar, “Nggak apa-apa, dia sudah terbiasa kok.” Ayahku berkata dengan acuh tak acuh, “Dia nggak bisa dibandingkan denganmu, kamu adalah buah hati kami.” Aku pun berbalik dan pergi. Mereka pura-pura miskin, untuk menipuku. Kali ini, aku juga tidak berharap ditemani mereka.
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh - undefined novels & stories
KarenW
Sudah delapan tahun aku menikah dengan Elvin Ginanjar, pemimpin mafia narkoba di Nasara. Namun pada hari ini, tepat pada hari peringatan pernikahan kami, aku menerima sebuah foto dirinya bersama sahabat terbaikku, Lina Malloni, merayakan seolah merekalah yang menikah. Dan dalam pelukannya adalah putraku, Owen Ginanjar. Aku menatap foto itu, lalu mengetik dua kata sebagai balasan. [Betapa sempurnanya] Setengah jam kemudian, Elvin menerobos pintu depan. Suaranya bergemuruh memenuhi lorong. “Kenapa kamu selalu begitu jahat pada Lina?” Owen, anak kandungku sendiri mendorong kakiku sambil menatapku dengan marah. “Ibu jahat,” katanya. “Aku harap Bu Lina jadi ibu asli aku.” Aku tidak terkejut. Aku hanya berjalan menuju lemari, mengeluarkan setumpuk dokumen yang telah kusiapkan sejak lama, lalu menjatuhkannya di meja dengan kepastian yang dingin. “Baiklah,” kataku dengan datar. “Semua salah aku. Sekarang, bolehkah aku pergi?”
Kali Ini, Aku Pilih Pergi - undefined novels & stories
Nori Manis
Pada hari libur semester, unggahan di status WhatsApp yang paling viral adalah tentang diriku. Judulnya adalah, "Pak Bondan membawa putranya untuk merayakan ulang tahun cinta sejatinya. Apakah dia akhirnya berencana bercerai dengan Sofia Jayadi?" Aku diam-diam menyukai postingan itu. Saat ponselku berdering, aku sedang membongkar balon-balon yang telah disiapkan untuk hari jadi pernikahan. "Sayang," ujar suamiku dengan terburu-buru, ingin memberikan penjelasan. "Anak kita tiba-tiba merengek ingin pergi ke taman bermain, jadi aku ...." Di latar belakang, terdengar suara tawa anak kami. "Ayah, Bibi bilang kalau malam ini aku bisa tidur dengannya!" Aku menatap rumah yang berantakan ini. Balon-balon tampak terkulai lemas, sementara krim di atas kue sudah mengeras. "Kamu nggak perlu menjelaskan." Aku mendengar diriku berkata, "Aku memahami semuanya." Hanya saja, kali ini semuanya akan berbeda. Aku tidak menginginkan ayah dan anak ini lagi.
Ahli Waris yang Terlupakan - undefined novels & stories
KarenW
Obat-obatan itu menghilang pada saat salah satu transaksi keluarga kami, dan semua orang tahu itu kesalahan adik tiriku, Emily. Sekarang, pihak saingan kami menuntut seseorang dikirim kepada mereka, ditahan sebagai sandera sampai utang itu dilunasi. Tunangan dan keluargaku semuanya sepakat bahwa orang itu harus aku. "Emily sudah terluka dalam misi itu, kamu lebih kuat. Kamu pasti bisa mengatasinya sementara kami mencari solusinya." Aku tahu saat ini akan tiba, makanya aku menandatangani namaku. Dalam lima hari, aku akan dikirim pergi. Aku telah memutuskan bahwa tidak peduli apa yang terjadi, entah aku hidup atau mati, aku sudah muak dengan keluarga dan tunanganku. Pada hari-hari terakhir itu, aku memberikan semua yang aku miliki. Mengenai kasino? Kuberikan pada adik angkatku yang selalu mengincarnya dengan iri. Uang di rekeningku? Untuk ayahku yang tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mengingatkanku betapa tidak bergunanya aku. Cincin pertunangan? Kukembalikan pada pria yang selama ini hanya pura-pura. Mereka tidak menyadari ada yang janggal. Mereka hanya tersenyum, senang karena tiba-tiba aku menjadi penuh perhatian. Ketika mereka menyadari aku telah pergi untuk selamanya, dan Emily yang rapuh adalah kehancuran bagi mereka, apakah mereka masih akan tersenyum seperti itu? Apakah mereka masih akan terlihat begitu puas?
Pembalasan Untuk Nenekku yang Dikhianati - undefined novels & stories
Ding
Kakekku adalah seorang pencuri. Dia mencuri nama nenekku dan identitasnya. Dia memakai semua itu untuk melarikan diri dari sudut desa terpencil yang miskin dan terlupakan di Barat, lalu kabur bersama wanita lain. Dia tumbuh menjadi seorang profesor hukum, berdiri di podium-podium dan pelajaran kuliah tentang keadilan. Wanita itu menjadi pelukis terkenal, memberi wawancara tentang integritas. Sementara nenekku menghabiskan seluruh hidupnya terjebak di ladang tandus yang perlahan mati itu. Semua orang menyebutnya perawan tua. Namun, dia tak pernah berhenti menunggu kakekku. Bahkan sampai di ranjang kematiannya. Lima puluh tahun kemudian, aku mati-matian keluar dari tempat terkutuk itu dengan kekuatan dua generasi sebelumku. Nenekku dan ibuku. Akhirnya, aku berhasil menjadi partner di salah satu firma hukum terbaik. Saat musim kelulusan tiba, aku duduk di kursi pewawancara utama. Di hadapanku duduk seorang gadis. Rapi dan percaya diri. Lulusan paling menonjol dari sekolah hukum terbaik di seluruh provinsi. Aku membuka resumenya dan membaliknya halaman demi halaman. Kemudian, tanganku berhenti di bagian informasi keluarga. Aku menatap nama itu cukup lama. Kemudian, aku mengangkat kepala, menatapnya, dan berkata pelan, "Kamu nggak diterima."
Satu Slip Gaji, Satu Keputusan - undefined novels & stories
Gheri
Aku berhasil mendapatkan kontrak besar senilai enam puluh miliar rupiah untuk pabrik milik orang tuaku. Hari pembagian gaji pun tiba. Kakakku menerima bonus seratus juta. Adikku menerima bonus dua ratus juta. Sementara itu, slip gajiku hanya berisi satu baris. [Gaji pokok: Rp 6.000.000,00] “Selama sepuluh tahun ini, Kakak nggak pernah sekali pun salah menghitung pembukuan. Bonus seratus juta ini memang pantas buatmu!” “Semua klien memuji Adik karena tampan dan pandai berbicara. Kontrak besar ini juga berhasil didapat berkat jasamu! Ini dua ratus juta buatmu!” Sebelum sempat bereaksi, ibu melemparkan enam puluh lembar uang seratus ribuan yang sudah kusut ke hadapanku. “Orang bodoh dan jelek memang harus kerja lebih keras.” “Jangan lihat seberapa besar usahamu, tapi nilai yang kamu hasilkan cuma segitu.” Aku menatap slip gaji itu. Sedikit tertegun. Untuk melatih kami agar hidup mandiri, ayah dan ibu menetapkan harga untuk setiap barang di rumah. Semangkuk semur daging sapi dihargai enam puluh ribu. Mandi air panas selama sepuluh menit dikenai biaya seratus ribu. Bahkan sejak masih kecil, kami bertiga sudah diwajibkan bekerja di pabrik milik orang tua sendiri agar bisa mendapatkan uang. Kakakku pandai berhitung. Karena itu, dia ditempatkan di kantor, duduk di ruang ber-AC sambil mengurus pembukuan dan menulis kuitansi. Adikku berwajah tampan. Karena itu, dia bertugas sebagai penyambut tamu di ruang resepsionis yang selalu menyediakan camilan sepuasnya. Sedangkan aku... Ibarat batu bata. Di mana pun dibutuhkan, di situlah aku berada. Aku harus membongkar barang. Menyapu lantai. Sekaligus keluar menemui klien untuk mengurus kerja sama bisnis. Padahal, gaji kami sama-sama enam juta sebulan. Kalau ingin makan daging, aku hanya bisa bekerja mati-matian untuk membuktikan nilai diriku. Namun sekarang... Aku bahkan tak tahu lagi, untuk apa semua jerih payahku selama ini. Aku menunduk membuka ponsel, lalu menggulir deretan pesan spam sampai akhirnya menemukan sebuah pesan berisi tawaran pekerjaan bergaji tinggi.
Kembang Api Menyala, Perselingkuhan Terbongkar - undefined novels & stories
Fani
Pada Malam Tahun Baru, kembang api yang dinyalakan di desa menerangi separuh langit dengan cahaya merah. Namun, suamiku dan kakak iparku tiba-tiba menghilang bersamaan. Beberapa baris komentar mendadak melayang di depan mataku. [Suaminya bahkan memanfaatkan suara petasan untuk bercinta di tumpukan jerami dan istri sahnya masih sempat melihat kembang api!] [Kakak ipar bahkan sudah melepas jaket tebalnya, dan hanya tersisa pakaian dalam berenda yang langsung menempel di tubuh? Harus diakui, cukup menggoda ….] [Aaaah, seru sekali! Berselingkuh di tumpukan jerami di kampung halaman, cinta terlarang macam apa ini!] Aku berbalik dan berjalan menuju halaman belakang. Benar saja, aku pun mendengar suara manja Dessy. “Pelan-pelan ... aku sudah tidak tahan ....” Peter terdengar begitu tergesa-gesa, suara yang belum pernah kudengar sebelumnya. “Kenapa takut? Suara kembang apinya sangat keras. Sekalipun kamu berteriak hingga serak, tidak akan ada yang mendengar ....” Aku menarik napas dalam-dalam, lalu kembali ke halaman depan dan meninggikan suara. “Adik Sepupu, bukankah kamu ingin mengadakan pesta api unggun? Kebetulan di halaman belakang ada tumpukan jerami.” Bukankah mereka ingin mencari sensasi di bawah cahaya kembang api? Kalau begitu, akan kubuat suasananya semakin panas.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status