Bukan Pemuas Nafsu
Rhienzpengantin satu malamkisah penantian jodohcerita malam pengantinpenantian cinta
Ia menetes begitu cepat, sampai kedua tanganku tak mampu untuk membendungnya.
Entah sudah berapa lama aku tertidur, saat aku membuka mata, langit mulai gelap. Sepertinya ini sudah menjelang malam. Ku ambil ponsel yang tergeletak di sampingku, dan kulihat waktu sudah hampir jam setengah tujuh malam. Sebentar lagi sudah jam nya makan malam. Aku bergegas untuk mencuci muka, lalu turun ke bawah untuk bergabung dengan Mama dan Alika.