Lady Bug
Di kafe yang sama, pada jam yang sama, dan dengan tingkat kekerasan yang sama.
Anjas tak main-main ketika sudah serius. Dia menggebrak meja, hingga membuat pelanggan menoleh. "Becus dikit dong! Kalau pakai point of view satu, kamu menjadi tokoh yang kamu tulis. Kenapa dia bisa tau kejadian yang dia sendiri tak berada di sana, hah?"
Dan jangan panggil Vivi jika menerima ditindas begitu saja. "Kakak gimana sih, ya kan POV satunya serba tahu."