Kebangkitan Naga Perang
Seolah-olah senjata itu hidup, merespons amarah yang tersimpan dalam jiwanya.
"Siap untuk pesta darah?" tanyanya, menoleh sambil tersenyum tipis kepada Clarissa. Bibirnya terlihat tenang, tapi sorot matanya menyala seperti api.
Clarissa mengangguk pelan. “Selalu.”
Pepohonan di kejauhan berdesir liar, bukan karena angin, melainkan karena sesuatu yang lebih gelap. Dari balik kegelapan itu, muncul barisan pasukan The Abyss—makhluk-makhluk yang hanya menyerupai manusia. Kulit mereka abu-abu pucat seperti mayat tenggelam, mata menyala ungu tanpa emosi, dan tubuh mereka dilapisi armor hitam berkilau yang tampak tumbuh dari daging mereka sendiri—menyatu, hidup, dan mengerikan.
Hot Chapters