Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Aku

Bukan Aku

Langit menampakkan senyumannya. Semuanya yang ada di bawah atap itu bergembira. Acara akad nikah baru saja selesai. Filza, pipinya memerah, menambah kecantikannya. Hingga sosok yang masih asing untuk Filza datang. Ramahnya terlihat jelas. "Assalamu'alaikum. Maaf, aku terlambat." Ucapnya sopan. "Wa'alaikumsalam. Gak papa." Filza sendiri yang menjawab.
1012.8K viewsOn holdAdded to Library 371 Times as acak-acakan
Read
+Library
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Isinya hanya enam kata. [Kak, aku kedinginan. Tolong selamatkan aku.]
3.0K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as acak-acakan
Read
+Library
Cinderella Milik CEO

Cinderella Milik CEO

Ting Terdengar bunyi notifikasi dari ponsel. Ella yang sedang melihat Kiko buang air besar pun beranjak untuk mengambil ponselnya. Tertera ada pesan masuk dari akun tak dikenal. Akun tersebut bernama ACZ. Ella pun melihat profil akun tersebut namun tidak ada informasi apapun mengenai akun misterius itu. Isi pesan tersebut adalah ancaman kepada Ella. Si pengirim pesan meminta Ella untuk membebaskan Nadine, kalau tidak maka Ella akan celaka.
9.527.9K viewsCompletedAdded to Library 781 Times as acak-acakan
Read
+Library
Aku Bukan Boneka

Aku Bukan Boneka

Aku mengibaskan darah di tanganku, membuang pisau yang menyakitiku itu ke samping. "Pria yang bernama Wanto itu terkenal sebagai "anak mama", dia hanya menghasilkan 5,6 juta sebulan, ingin menikahi aku tanpa memberikan mahar, tapi aku harus menyediakan rumah dan mobil untuknya, juga menyediakan tempat tinggal untuk kakek-neneknya, orang tuanya, dan tiga kakak perempuannya yang datang dari desa. Aku juga harus melahirkan setidaknya tiga anak laki-laki untuk melanjutkan garis keturunan keluarganya. Pria seperti inikah yang kamu sebut pria baik-baik?"
7.4K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as acak-acakan
Read
+Library
Anara

Anara

Setengah hatinya kini merasa aman, dan setengahnya lagi merasa nyaman. Siang yang sangat panjang, bagi Anara. Menunggu pesan dari nomor tak dikenal, yang akan memberitahu waktunya dia meletakkan tas itu di taman. Ddrrrttt Ponselnya berbunyi, kali ini Bara yang membuka dan membaca pesan itu. [Jam lima sore, ditaman. Masukkan kedalam tempat sampah di sebelah timur, dekat pohon akasia. Jangan terlambat dan datang sendiri!”
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as acak-acakan
Read
+Library
Enak Banget, Kak!

Enak Banget, Kak!

"Gila!" Aryan, salah seorang teman dekat Killian yang sedang membuka ponselnya tiba-tiba saja berteriak keras dan menarik perhatian Killian. "Ada apa?" Bastian, salah satu teman dekat Killian yang lain. "Lo lihat nih!" Aryan menyodorkan ponselnya ke hadapan wajah Bastian. "Gue nggak nyangka, selama ini ternyata Kill backstreet sama tuh anak beasiswa!"
1015.1K viewsOngoingAdded to Library 527 Times as acak-acakan
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Tak lupa dengan tangan yang mengacung. "Pelakor teriak pelakor! Idih, baru tahu ada model gituan. Sikat Na, wanita begini memang suka lupa diri. Sudah ngerebut suami orang tanpa dosa, ini sekarang datang ke rumah orang dengan marah-marah. Dia kira kamu takut Na, diancam begitu, ih nggak lah." Muncul lagi satu orang nyebelin di dunia ini setelah Medina. Becka.
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 932 Times as acak-acakan
Read
+Library
Dunia friendshit

Dunia friendshit

Ucap Reno meralat ucapan Acha. Mata Acha mendelik kesal. "Bodo ah." To be continude
1.7K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as acak-acakan
Read
+Library
Aku Tak Membencimu

Aku Tak Membencimu

Dia terlalu fokus pada acara berita yang ada di televisi itu. Kieran kembali menghentikan langkahnya, tepat di belakang Ayyara. Perempuan itu mendadak batuk, tersedak keripik balado yang sedang dimakannya. Salah satu tangan Ayyara mulai meraba ke samping kirinya, mencari sesuatu tanpa mengalihkan pandangannya dari televisi.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as acak-acakan
Read
+Library
180 Hari Menuju Akad

180 Hari Menuju Akad

[Assalamualaikum, Ma] sapaku lembut. [Waalaikumsalam, Nak, kamu dimana? Kenapa sudah larut begini belum pulang juga? Mama dan Papa dari tadi menelpon juga tidak diangkat, bahkan chat juga tidak dibalas, tidak terjadi apa-apa 'kan, Nak?]
103.4K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as acak-acakan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status