Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

“Aku akan tetap menjadi Aruna Kamila, tapi di dalam hati, aku adalah bagian dari Arzane. Tak perlu tertulis di dokumen, cukup di napas dan waktu.” Glen mengangguk pelan. “Dan aku menghormati itu.” Malam itu, mereka duduk di balkon lagi, menyusun rencana-rencana kecil. Tak ada ambisi besar. Hanya mimpi sederhana. “Aku ingin mengajar lagi,” kata Aruna pelan. “Bukan di universitas terkenal. Tapi mungkin di komunitas kecil. Mengajari anak-anak imigran atau perempuan yang kehilangan arah.”
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai aku akan
Baca
+Pustaka
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

kata Zidan yang baru saja memasuki tenda. Akbi berdecih, meremehkan kemampuan lawannya yang menurut Akbi masih jauh di bawah dirinya. “Kamu temennya Akbi? Namanya siapa?” Raka bertanya dengan suara pelan sambil mengulurkan tangan. “Jauhin tangan lo dari dia,” sentak Akbi tegas membuat Raka menarik kembali tangannya tapi Bee malah menyambarnya. “Aurystela Akkeu Quinbee ... panggil aja Bee,” ucap Bee sambil menjabat tangan Raka.
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai aku akan
Baca
+Pustaka
AKU VS IBUMU

AKU VS IBUMU

Aku rasa akan sangat cukup untuk mengembangkan usahaku lebih besar lagi. Langkah selanjutnya adalah, aku akan memgganti akun yang selama ini mempromosikan jilbab dan baju-baju hasil produksi rumah konveksi, agar Bang Faiz tak lagi mengetahuinya bagaimana perkembangan usahaku kini. Selama ini, hanya Bang Faiz di keluarga itu yang tahu tentang akun itu. Aku meminta kepada Bang Faiz agar merahasiakannya dari Mama dan yang lainnya.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai aku akan
Baca
+Pustaka
Aku (Bukan) Jodohnya

Aku (Bukan) Jodohnya

batin Keysha menerka dan mencoba mendekat di meja kebesaran yang ada di sana. Keysha melihat ada kepala meski hanya terlihat setengah karena terhalang ketinggian tempat duduk. Namun, dia belum bisa melihat wajahnya dengan jelas karena kursi kebesaran tersebut membelakangi. "Dewa, purojekuto o zokkō shimasu. Hai, arigatōgozaimashita" (Baik, nanti kita lanjut proyeknya. Baik, terima kasih)
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai aku akan
Baca
+Pustaka
AKU TUNGGU DUDAMU

AKU TUNGGU DUDAMU

“Pak Saka aku sesak napas lama-lama kalau denger Bapak ngomong gini terus. Udahan dong, ah. Jangan bikin baper kalau enggak ada niat tanggung jawab.” Saka memecah tawa, Sharena memang seunik itu. Kata-kata ajaib selalu muncul dari mulutnya padahal suasananya sudah sangat mendukung dan romantis. Tetap saja tidak boleh ada momen tawa di antara mereka. “Sekarang kamu boleh baper, aku malah seneng.” “Eh, aku?” Sharena tidak salah dengar, barusan Saka baru saja menyebut dirinya sendiri “aku” di depan Sharena.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai aku akan
Baca
+Pustaka
Aku Rela Jadi Pengganti

Aku Rela Jadi Pengganti

“Aku akan pastikan kau tidak mengalami rasa sakit yang lebih dari ini. Sekarang, katakan.” Pria itu menutup matanya sejenak sebelum akhirnya berkata jujur, “Orang yang memerintahkanku adalah ... Andre.” Azura terdiam sejenak, mencerna informasi itu. Dia kemudian mengangguk, puas. “Baiklah,” katanya. “Terima kasih atas kerja samamu.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai aku akan
Baca
+Pustaka
Bukan Aku Tak Setia

Bukan Aku Tak Setia

goda Wila membuat Raja merasa bangga akan dirinya. "Bisa saja, Bu Wila." Raja terkekeh mendengar perkataan Wila. Meski hatinya semakin berbunga. "Oh iya, sampai lupa, Bapak nanti diminta ikut rapat bersama Presdir untuk membahas soal keberangkatan karyawan, yang akan dikirim ke Korea dalam waktu dekat." Wila melihat catatan di bukunya dan menyampaikan pada Raja. "Oh, jadi memang benar kalau akan ada pengiriman karyawan ke Korea?"
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai aku akan
Baca
+Pustaka
Akan Selalu Menjadi Milikku

Akan Selalu Menjadi Milikku

“Nilaimu cukup tinggi. Kamu bisa masuk kelas dua A2.” Bagi kebanyakan siswa, kelas dua A2 hanyalah kelas bangsawan. Tapi bagi Maxwell, itu berarti satu hal, ia akan berada tidak terlalu jauh dari gadis yang membuatnya pindah kota. Wajahnya bersinar penuh kemenangan, seolah ia baru saja meraih sesuatu yang jauh lebih besar daripada nilai.
549 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai aku akan
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Mendua

Setelah Aku Mendua

" Tunggu ya kalian, aku akan mempersiapkan permainan yang menyenangkan setelah ini! **** Sementara itu di tempat lain , Melly tampak bicara dengan seseorang. "Jadi saya sudah di terima bekerja Pak?"tanya Melly. Dia tidak menyangka ternyata sangat mudah sekali mencari pekerjaan. "Iya, Mbak. Besok Mbak mulai bekerja ya karena karyawan yang dulu sudah keluar," ucap stap yang ada di rumah makan itu. "Iya Pak. Kalau disuruh bekerja hari ini saya juga bisa kok pak." Melly tampak bersemangat, dia sudah memiliki berbagai macam ke rencana. Termasuk akan meninggalkan Herman setelah punya uang.
17.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai aku akan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status