Badai Pun Belum Berlalu
tulisan papan didepanku, aku terus mencatat tanpa sadar pak hitam sedang berdiri disampingku, memperhatikanku, sepertinya pak hitam mengerti akan kebingunganku, "paham opo ora not ?" (paham atau tidak not) langsung spontan aku menoleh dan menjawab pertanyaannya dengan terbata-bata dan memberanikan diri untuk segera bertanya "pak, ngapuntenne niku kok saget ngoten carane niku pripun ?" (mohon maaf pak sebelumnya, saya bingung bagaimana cara mengerjakan dengan cara tersebut) pak hitam tanpa rasa marah sedikitpun beliau menghampiri dan mendekat, membuka bukuku yang sedang aku pegang, membolak balik semua isi catatan didalam buku tersebut, "sakjane catatanne lengkap, kok gak iso awakmu, gak tau
Sikat na Kabanata