Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sombras del Corazón

Sombras del Corazón

Después de que la ex de mi esposo me empujara, tuve complicaciones graves al dar a luz a nuestro segundo hijo y morí en la esquina de la escalera del hospital de los Hesselink. Antes de morir, mi hijo de seis años lloró sin parar, rogándole a su papá, Marc Hesselink, que me ayudara. La primera vez, él solo se burló: —Tu mamá se volvió más inteligente… ahora usa al niño para hacerse la víctima y engañar a todos. Después de eso, le soltó la mano a nuestro hijo y se fue como si nada. La segunda vez, nuestro hijo le dijo que no paraba de sangrar. Marc se fastidió: —Qué llorona. Solo es un aborto, no es para tanto. Siempre tan dramática. Luego sacó al niño de la habitación y le ordenó al médico que nadie se acercara a ayudarme. —Es culpa mía por mimarla tanto. Si no la dejo sufrir un poco, nunca va a aprender. La última vez, nuestro hijo se arrodilló frente a Angie Pavard y le rogó con desesperación. Marc estalló de furia y mandó a sus guardias a maltratar a nuestro hijo. Lleno de heridas, lo arrastraron fuera de la habitación, dejándolo ahí tirado para que se burlaran de él. —Si vuelves a molestar a Angie mientras se recupera, saco a tu mamá de la familia Hesselink y no la vas a ver nunca más. Aun así, nuestro hijo arrastró su cuerpecito de regreso hasta donde yo estaba, dejando una línea de sangre tras de sí. Esta vez, como él quería, tanto mi hijo como yo terminamos muertos. Y ya no vamos a volver a verte nunca... nunca más.
Short Story · Romance
5.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Tentang Agni yang harus merasakan sakit, melihat suaminya menikah dan punya anak dengan wanita lain. Ia harus berjuang keluar dari kubangan rasa sakit, mencoba bangkit demi kehidupannya bersama sang putra. Pertemuannya dengan pria misterius bernama Samudera, menjadi awal baginya untuk mendapatkan kesempatan kedua bagi kebahagiaannya. ______ |G : ___just.D
Romansa
10123.9K viewsCompleted
Show Reviews (58)
Read
Add to library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Zamramzi Rompees
Ceritanya bagus n seru, pemeran utama wanitanya meski disakiti tapi ga menye² krn ada support sistem yg bagus dari orang² terdekatnya untuk bangkit lagi. Yg paling sy suka, ceritanya ga terlalu bertele-tele.
Read All Reviews
TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

Amira merasakan sakit hati saat mengetahui pengkhianatan suami dengan kakak iparnya sendiri. Mereka bermain gila di belakang Amira serta abangnya. Namun, rasa sakit hati Amira tidak lama karena setelah itu ia sangat bersyukur suaminya direbut oleh kakak iparnya. Biasanya, seorang wanita akan merasakan sakit dan menyimpan dendam kepada perempuan yang telah merebut suaminya, tapi berbeda dengan Amira. Justru perempuan itu mengucapkan terima kasih setelah mengetahui iparnya merebut suaminya sendiri. Ada apa dengan Amira? Apa yang menyebabkan perempuan itu justru mengucapkan terima kasih kepada pelakor?
Rumah Tangga
1062.3K viewsCompleted
Read
Add to library
HOSPITAL Playdate

HOSPITAL Playdate

neitha08
"Aku bekerja di rumah sakit untuk mencari jodoh! " Kanita seorang bidan yang pintar dan cantik tapi dia tidak pernah beruntung di kehidupan cintanya dan berharap dia bisa menemukan jodohnya di rumah sakit tempatnya bekerja. Tidak perlu mencari laki- laki yang sempurna, dia hanya cukup mencari dokter muda, keren dan kaya raya...
Romansa
8.1K viewsOngoing
Read
Add to library
Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Mutiara Sukma
Sebuah pesan masuk ke dalam gawaiku, tak ada firasat apapun saat itu. Dengan santai pesan itu kubuka. Sebuah foto yang dikirim oleh nomor tak dikenal. Mataku membulat sempurna, tak percaya dengan apa yang kulihat, hingga berkali-kali aku memperhatikan bahkan sampai men-zoom foto itu sedetail mungkin, takut jika mata ini salah menyimpulkan. [Maafkan saya, Bu!] tulis si pengirim foto. Aku tak menghiraukan pesannya, butir demi butir air mengalir dari sudut mata, mengaburkan penglihatan. Menandakan bahwa foto itu membuat luka didalam sana. Sebuah foto resepsi pernikahan yang berlatarkan salah satu pemandangan di Puncak, tertampang nyata, sangat indah begitu pula dengan senyum dari kedua mempelai yang terlihat sempurna dan bahagia. Mas Arya, pengantin laki-laki yang kini sedang bersanding dengan seorang wanita muda dan cantik itu adalah suamiku. Suami yang sudah sepuluh tahun ini kuhaturkan bakti kepadanya. "Ma, Mama kenapa menangis?" cepatku susut air mataku dengan ujung jari, dan mematikan ponselku agar gambar yang begitu mengiris hati itu tak sampai terlihat oleh Alisa, putriku. "Ga, sayang. Mata Mama kelilipan," ungkapku asal. Kuraih tubuh mungil Alisa dalam pelukan, gadis lima tahun ini begitu sangat berarti bagiku. "Kak Alif mana sayang?" tanyaku mengalihkan pembicaraan. "Ada, Ma lagi di kamar, muraja'ah," Aku tersenyum getir. 'Mas, kita sudah punya putra dan putri yang begitu membanggakan, aku juga meninggalkan karierku demi berbakti kepadamu, kenapa masih saja curang dibelakang ku?' bisikku dalam hati. "Ma, Ayah kapan pulang?" Alisa bersandar didadaku, tanganku terulur membelai rambut panjang nan hitam milik Alisa. "Baru juga dua hari, Ayah pergi Nak, udah rindu aja," ujarku menggoda sambil menekan emosi dihati. Dua hari yang lalu, Mas Arya pamit akan ke Kalimantan mau mengurus bisnisnya. Aku yang tak begitu mengikuti perkembangan perusahaan, percaya saja padanya. Tak mungkin rasanya, Mas Arya mengkhianatiku dia lelaki yang baik, sholeh, penyayang dan selalu romantis. Namun, apa yang terjadi benar-benar diluar bayanganku
Romansa
1024.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

21++ warning!!! cerita ini mengandung cerita dewasa, bijaklah dalam memilih bacaan. “Turunkan aku!” jerit Milly meronta memukul punggung Axton ketika lelaki berjalan membawanya menuju kamar rahasia di ruangan kerjanya. “Ah,” ringis Milly ia terbanting di ranjang dan kepalanya terasa pening. Sementara ia mengumpulkan kesadarannya sejenak, Axton tiba-tiba menarik kakinya membuat ia meluncur ke bawah. “Apa yang kau lakukan?!” pekik Milly histeris. Apalagi saat Axton mulai merangkak ke atasnya, menangkap kedua tangannya, mengikatnya dengan dasi yang sebelumnya diambil di atas nakas. “Menurutmu?” Axton bertanya balik di sela giginya yang menarik kencang simpulan dasi itu, lalu mengaitkannya di ranjang. Milly menggeleng diliputi perasaan panik. “Tidak. Tidak!” Axton kemudian selesai memenjarakan tangannya. Ia mengurung Milly di bawahnya dan menyeringai. “Ibumu pasti begitu menjagamu hm? Ia bahkan menyebarkan berita palsu tentang kematian putrinya sendiri. Buktinya kau masih hidup dan bertahan hingga detik ini.” Milly menatap sengit Axton. Berusaha berani walau matanya hendak melesakkan air mata. “Apa maksudmu?” “Kau dan Ibumu telah bekerjasama menghancurkan keluargaku.” “Aku dan Ibuku bukan orang seperti itu!” “Kenyataannya Ibumu menyembunyikanmu dari seluruh dunia. Kau pun turut andil dengan menggunakan benda ini untuk mengelabui semua orang.” Axton melepas masker Milly kasar dan meremasnya kemudian. Tapi selama beberapa saat ia tercenung melihat keseluruhan wajah Milly. Bukan karena paras kecantikan gadis itu. Melainkan bola mata yang dimiliki oleh Milly. Terkesan mengingatkannya pada seseorang di masa lalunya yang begitu ia rindukan. Dan Axton baru memerhatikan hal itu sekarang. Tapi secepat kilat ia menepisnya. Menanamkan di benaknya bahwa gadis di hadapannya ini adalah putri seorang wanita jalang. “Kau tidak pantas memiliki bola mata yang indah,” bisik Axton dingin. “Apa?” Namun detik berikutnya Milly menjerit, “Hentikan!” Masalahnya Axton mengoyak paksa pakaiannya tanpa ampun. Hingga bunyi kain robek berkali-kali terdengar di ruangan kedap suara itu. Menyisakan tubuh Milly yang tertutup bra hitam dan dalaman dengan warna senada.
Romansa
1010.3K viewsCompleted
Read
Add to library
MY Doctor - Bahasa Indonesia

MY Doctor - Bahasa Indonesia

Mika yakin hidupnya akan berakhir dengan cara yang menyedihkan, ketika ia di khianati oleh kekasihnya, keluarganya tidak pernah menginginkannya. Dan saat jantungnya terasa sangat sakit, Mika hanya bisa memejamkan mata menuju ajal, tapi tak di sangka, ia terbangun di ranjang rumah sakit di sambut dengan tatapan angker dari orang yang sudah menyelamatkannya, dokternya.
Romansa
1030.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Pembantu Tampan Tak Kasat Mata

Pembantu Tampan Tak Kasat Mata

Aku membeli iblis laki-laki yang tampan dan dingin secara online. Namun, dia terus mengeluarkan suara, menatapku diam-diam, dan suhu tubuhnya juga panas luar biasa. Khawatir dia sakit, aku buru-buru menghubungi layanan purnajual. Setelah mendengar penjelasanku, pihak purnajual terdiam. "Kak, apa mungkin iblis laki-laki itu bukan sakit, dia cuma kelaparan sampai ingin mencium kamu atau melakukan hal buruk lainnya?"
Short Story · Fantasi
3.0K viewsCompleted
Read
Add to library
CHANGEMENT DE MA VIE

CHANGEMENT DE MA VIE

Bah voilà jme présente ! Moi, c'est Zaïna, orpheline, j'ai 15 ans, je suis Comorienne mais avant tous Musulmane. Malheureusement je ne sais pas pratiquer. J'y connais rien. On ne m'a jamais apprise. On m'a poser à mes 1 ans apparemment. Bref ma vie jvous la racontera après. Bref physiquement ? Jfais 1m60, un truck comme ça ! J'ai une couleur de peau matte. J'ai un corps normal et les formes la où il faut. J'ai les yeux marron claiiiir qui vire au marron foncé quand jsuis énervé. Les cheveux noir/marron, tous est en fonction du soleil. A l'ombre tu les verras noir et au soleil tu les verras marron. Bref ils sont long et y'a beaucoup de volume ! Mais personne sais. C'est chignon ou natte, jamais je les montre. Bref assez parler dmon physique. Jsuis une meuf genre qui parl pas, qui calcule personne mais quand il faut j'ai une grosse bouche et sa peut aller loin en deux quatre six. Dans cette orphelinat, jparle à dégun depuis le drame (A suivre...). On m'appelle même la "muette". Ok leur délire mais m'en bas les couilles je leur répond pas. J'ai un coeur en pierre, double portes blindé, double serrure et trois codes. Rien ne m'atteint à part mon passer mais personne la connait. Bref mes journées se passe comme ça: Réveille => école => boxe => chambre et je bouge plus de la journée. Ah oui oui depuis cette incident j'ai décidé de plus me laisser faire. Mes parents ? Même vu pas jparle. Ils m'ont abandonné dès ma naissance tsssss et voilà ou je suis maintenant DANS UN ORPHELINAT DE MERDE . A suivre...
Romance
6.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Traición a la luz en la cena de Navidad

Traición a la luz en la cena de Navidad

Aquella Navidad, mi esposo estaba lejos, atrapado en un viaje de trabajo que lo mantuvo apartado de mí en una fecha que siempre imaginé distinta. Como si eso pudiera remediarlo, ordenó que me enviaran una cena navideña de un restaurante elegante, directo hasta la puerta de mi casa. Pero al abrirla, algo dentro de mí se quebró. No solo estaba llena de mariscos —justo lo único que no puedo comer—, sino que además incluía un menú infantil. El repartidor, incómodo, bajó la mirada y se disculpó. Me explicó que mi esposo había encargado dos pedidos a direcciones diferentes, y que se había confundido. Dos pedidos. Esa idea se quedó flotando en mi mente, pesada, inquietante… imposible de ignorar. Sin pensarlo demasiado, fui a la dirección que aparecía en el recibo. Y ahí, frente a mí, la verdad tomó forma. En el jardín iluminado de una enorme mansión, lo vi. Mi esposo. Sonriendo como nunca conmigo. Estaba junto a una mujer y un niño, ayudándolos a recoger dulces de un árbol de Navidad decorado con esmero. El pequeño corrió hacia él y se lanzó a sus brazos con una naturalidad que me heló la sangre. —Papá, este año quiero un parque de juegos para mi cumpleaños —dijo, con los ojos brillantes. Él rio suavemente, como si ese momento fuera lo más importante del mundo. —Claro que sí… —respondió, pellizcándole la mejilla—. Y a mamá le regalaré un juego nuevo de joyas. La mujer se recostó contra su hombro, radiante, como si ese lugar siempre le hubiera pertenecido. —Amor, eres increíble con nosotros. Saqué mi teléfono, temblando, y grabé cada segundo de esa escena que ya no podía negar. Después, envié el video a mi abogado. “Necesito el divorcio lo antes posible… para que mi esposo pueda volver con su verdadera familia”.
Short Story · Romance
6 viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
2829303132
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status