Kebangkitan Sang Putri Terbuang
Para tamu menahan napas, Putri Ronghua menyipitkan mata penuh waspada, sementara Kaisar perlahan condong ke depan, menunggu apa yang akan terjadi.
Lin Yue menarik napas dalam. Sorot matanya berkilat, tidak lagi gentar. Senyum tipis mengembang di balik cadarnya.
“Kalau begitu…” suaranya pelan namun penuh wibawa, “izinkan aku mempersembahkan sesuatu yang tidak pernah kalian sangka… dari seorang putri terbuang.”
Sejenak balairung hening. Lalu perlahan, Lin Yue mengangkat tangannya.entah apa yang akan ia tunjukan..?