Renjana
Priscillamimpi tunangan sama orang lainmimpi mantan tunanganmimpi tunangan dengan orang lainmimpi tunangan
aduh, aku sudah terbata-bata lagi, sekilas ku lirik dia, dia masih sibuk meracik mangkok-mangkok sotonya.
“Mana yang namanya Adit, katanya kalau Dika ke sekolah kakak, kakak akan tunjukkan kak Adit, katanya kakak suka sama dia, katanya …” buru-buru ku tutup mulut anak setan itu, ku lepaskan genggamanku dan ku suruh ia pergi. Aku mendongak, Adit kini mematung, menatapku, sendok sambal masih ada ditangannya yang tak bergerak, aku harus bagaimana? Dasar anak setan! Aku tidak tahu harus berkata apa atau melakukan apa untuk menghilangkan kecanggungan ini, aku tersenyum, tapi dia tak bergeming, aku menarik lagi sudut bibirku kembali keposisi semula. Aku membawa dua mangkuk soto dan bergegas menyir
Sikat na Kabanata