Istri Lugu Presdir Dingin
Tias pun mulai makan dengan lahapnya, dia benar-benar menikmati masakan Asih.
"Hehe, Asih, 'kan, pembantu di keluarga, Tuan Dion , Bunda. Jadi, wajar," kata Asih yang mengatakan siapa dirinya, "sekarang aja, Asih sedikit ada kenaikan pangkat mungkin namanya. Jadi, orang kepercayaan, dari istrinya Tuan Dion. Kalau nggak, ya tetap babu Bunda," lanjut Asih lagi.
Hot Chapters