TEMAN HIDUP
Kepalanya menggeleng kuat-kuat, menyadari ia salah berbicara.
"Maafin aku ya, Ganteng." Adia menunduk.
Hanif merentangkan tangan, Adia segera menghambur ke dalam dekapannya. Hanif mengelus-elus puncak kepala istrinya, memeluknya erat. Netra mereka menatap matahari yang hampir tenggelam bersama-sama.
"Maksudku, aktor Korea itu ganteng-ganteng, jadi kalau aku sedang lelah ngadepin kamu, lelah sama pekerjaan di kantor, cukup mandang mereka aja, hehehe."
Hot Chapters