Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

Setelah berhubungan gelap selama tujuh tahun, Daniel Liman berencana untuk melamarku pada hari perilisan resmi album ulang tahunnya. Pada saat acara ulang tahun, Daniel malah secara terbuka mengundang komposer bernama Yuna Fadian untuk bekerja sama dengannya. Aku mengikuti Daniel untuk meminta penjelasan darinya, tetapi malah mendengar suara senda gurau mereka dari luar ruang istirahat. “Niel, kamu cukup setia sama cinta pertamamu. Begitu dia pulang, kamu pun nggak sabaran mau kerja sama dengannya. Hanya saja, gimana rencanamu untuk mengatasi putri dari Keluarga Luandra itu? Dia sudah menulis begitu banyak hasil karya buat kamu. Apa dia bisa menerima hasil akhir ini?” Beberapa saat kemudian, seseorang berkata dengan tersenyum, “Sejak awal, Nadya hanyalah pengganti yang dicari Niel saja. Sekarang, tokoh utama sudah kembali. Sudah seharusnya si pengganti kembali ke asalnya. Gimana menurutmu, Niel?” Selanjutnya, terdengar suara “emm” ringan.
5.5K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as alur plot
Read
+Library
Saat Aku Kehilangan Akal di Kolam Hotel

Saat Aku Kehilangan Akal di Kolam Hotel

Aku dan ibu mertuaku pergi liburan, setelah check-in di hotel, kami segera menuju kolam renang hotel. Namun terlihat seorang wanita yang berdandan rapi mengerutkan hidungnya sambil mengejek, "Ini hotel mewah, kok bisa ada orang macam-macam begini, jangan-jangan kalian menyelip masuk cuma untuk menebeng kolam hotel." "Renang sekolam dengan kalian, membuatku takut ketularan penyakit!" Aku dan ibu mertuaku segera kehilangan mood, aku menatap dingin dan berkata, "Kolam hotel itu untuk umum, semua tamu yang menginap boleh memakainya. Kalau kamu nggak suka, bangun sendiri di rumahmu." Wanita itu marah dan mengangkat alis sambil berteriak, "Berani kamu bicara lancang padaku! Tahu nggak, hotel ini milik suamiku, kamar suite terbaik di sini selalu menjadi milikku!" "Aku perintahkan kalian pergi dari sini sekarang juga! Tampang miskin begitu, mengotori air kolam saja, sungguh menjijikkan!" Aku dan ibu mertuaku saling bertatapan. Dari mata ke mata, bisa terlihat emosi dingin kami. Hotel ini memang milik Leonidas, tetapi sejak kapan dia menjadi suami orang lain?
5.4K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as alur plot
Read
+Library
Rahasia Bibi

Rahasia Bibi

"Keponakan yang baik, tolong unduh beberapa film seru untukku. Aku sangat kesepian malam ini." Larut malam, bibiku tiba-tiba membuka pintu kamar tidurku. Dengan hanya mengenakan pakaian dalam seksi, memperlihatkan payudaranya yang penuh. Membuat aku yang sedang klimaks memuaskan diri, terkejut hingga refleks menarik selimut. "Bibi, kenapa Bibi masuk tanpa mengetuk?" Wajah Bibi memerah. "Aku lagi gatal banget. Pamanmu yang nggak berguna itu sama sekali nggak bisa memuaskanku." "Cepat carikan aku beberapa film seru, aku puaskan sendiri." Aku menyentuh alat kelaminku yang keras, berkata sambil menyeringai, "Gimana kalau aku yang bantu Bibi?"
18.1K viewsCompletedAdded to Library 633 Times as alur plot
Read
+Library
Gadis Pecandu di Rumah Sakit

Gadis Pecandu di Rumah Sakit

"Nggak ... jangan, bagian bawahku sudah nggak muat lagi, huhuhu!" Di atas ranjang pasien, aku menunggingkan bokongku yang putih bersih. Dokter sedang membantuku memeriksa masalah gangguan gairah parah yang kuderita. Namun, dia seolah sedang mempermainkanku. Telapak tangannya tak henti meremas bokong kencangku, bahkan memasukkan jarinya ke dalam. Semakin aku memohon ampun, dia tampak semakin bergairah. Tak tahan lagi, aku menoleh ke belakang. Siapa sangka, dia bukan dokter! Bukankah dia itu dosenku? Detik berikutnya, dia mendesak maju ke arahku dengan kasar!
30.9K viewsCompletedAdded to Library 711 Times as alur plot
Read
+Library
Pernikahan Tanpa Anak, Suamiku Menghamili Cinta Pertamanya

Pernikahan Tanpa Anak, Suamiku Menghamili Cinta Pertamanya

Saat kembali setelah merantau di luar negeri selama setahun, aku mendapati suami yang dulu sepakat hidup tanpa anak denganku ternyata sudah memiliki anak dengan cinta pertamanya. Aku membuat keributan besar dengannya, tetapi ekspresinya malah terlihat tenang. "Suaminya Karlina nggak bisa punya anak. Dulu dia yang menemaniku melewati masa-masa kelam itu, sekarang aku harus balas budi padanya," kata suamiku. Bahkan mertuaku pun membujukku, "Punya anak bisa untuk menemani masa tua. Kamu anggap saja itu anakmu sendiri, saat kamu tua nanti juga jadi ada yang merawatmu, 'kan?" Saat menatap Yunda, aku hanya merasa sangat tersiksa. "Aku bisa membesarkan anak itu, tapi kamu harus memutuskan semua hubunganmu dengan Karlina. Ini batasanku." Namun, Yunda malah langsung melemparkan surat perjanjian cerai untuk mengancamku. "Aku dan Karlina adalah orang tua kandung anak itu. Aku nggak sanggup memisahkan anak kami dengan orang tua kandungnya." "Baiklah. Kalau begitu, kita cerai saja," balasku.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 22 Times as alur plot
Read
+Library
Terjebak dalam Fase yang Keliru

Terjebak dalam Fase yang Keliru

Tiga hari sebelum pernikahan, saat aku merapikan barang-barang lama, aku teringat kapsul waktu yang pernah aku kubur bersama Cedrius sepuluh tahun lalu. Namun setelah mendengarnya, wajah Cedrius langsung menegang. Dia menasihatiku agar tidak pergi, sambil berkata, "Sudah terlalu lama berlalu, mungkin sudah digali orang." Aku tidak terlalu memikirkannya dan pergi sendiri ke almamaterku. Tetapi di lokasi penguburan itu, aku justru menggali lima kotak besi dengan ukuran yang berbeda-beda. Dua di antaranya adalah milik aku dan Cedrius yang kami kubur sepuluh tahun lalu, sudah penuh karat. Tiga sisanya, satu juga dipenuhi karat, sementara dua lainnya masih sangat baru. Pada kotak lama itu, terukir nama Rosaline. Di atasnya tertulis: [Cinta rahasiaku adalah kekacauan batin yang hanya kujalani seorang diri. Cedrius, semoga kamu bahagia.] Aku teringat, dia adalah seorang teman sekelas perempuan yang tidak terlalu menonjol, duduk di bangku belakang kami. Sedangkan pada dua kotak yang masih baru itu, masing-masing terukir nama Cedrius dan Rosaline. Tanggal penguburannya adalah hari ini. Pada kotak milik Cedrius tertulis: [Penyesalan terbesar dalam hidupku adalah aku nggak bisa memberimu sebuah pernikahan.] Dan pada kotak milik Rosaline tertulis: [Penyesalan terbesar dalam hidupku adalah aku nggak bisa secara terang-terangan mengucapkan kepadamu satu kalimat: Selamat menikah.]
2.5K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as alur plot
Read
+Library
Perjalanan Liburan, Terjebak di Bus Malam

Perjalanan Liburan, Terjebak di Bus Malam

"Ugh... tangan jangan asal sentuh..." Aku yang bertubuh sensitif, terpaksa berdesakan di samping seorang pria kuat selama perjalanan. Sensasi sentuhannya terlalu menggairahkan, membuatku tak kuasa menahan gemetar dan terengah-engah di sampingnya. Tapi aku tak menyangka dia tak sabar menarikku ke pangkuannya di tengah perjalanan. "Kursinya keras sekali, pantatmu pasti sakit, biar kupijat..." Sepanjang perjalanan, aku sepenuhnya dikuasai olehnya...
8.7K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as alur plot
Read
+Library
Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, pengantinnya malah bukan aku. Upacara yang sudah kutunggu selama lima tahun berubah menjadi lelucon ketika Valentina, adik perempuanku, melangkah menyusuri lorong marmer dengan gaun pengantin putih. Lengannya melingkar di lengan Luca, pria yang seharusnya berdiri menungguku di altar. "Maafkan aku, Bianca," kata Valentina pelan. "Tapi hari ini kamu bukan lagi pengantinnya." Kemudian, dia menyentuh perutnya, matanya berkilat penuh kemenangan. "Aku hamil anak Luca." Kata-katanya meledak di dalam kepalaku dan seluruh duniaku seolah-olah mendadak sunyi. Seakan-akan takut aku tak akan memercayainya, dia mengangkat sesuatu yang mengilap ke arah cahaya. Gambar USG hitam putih. Tertulis jelas, usia kehamilan 12 minggu. Mataku terasa panas dan perih. Dengan mata berkaca-kaca, aku menoleh ke arah Luca, mati-matian mencari apa pun. Penyangkalan, penjelasan, ataupun penyesalan. Namun, dia hanya menghela napas, lelah dan pasrah. "Bianca, aku minta maaf," katanya tak berdaya. "Valentina nggak punya banyak waktu lagi. Pernikahan ini ... adalah permintaan terakhirnya." "Aku akan menebusnya," tambahnya. "Kita bisa mengadakan pernikahan lain nanti." Ayahku, Moretti, berdiri di belakangnya dengan ekspresi dingin yang sama seperti yang selalu dia tunjukkan sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku, bahkan sekali pun. "Bianca," katanya tajam. "Adikmu sekarat. Biarkan dia yang menikah hari ini." Kakak laki-lakiku mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun, seolah-olah itu sudah cukup sebagai jawaban yang tegas. Sepanjang hidupku, mereka selalu memilih dia. Air matanya, keinginannya, kebutuhannya, semuanya lebih penting daripada aku. Hari ini pun tidak berbeda. Sesuatu di dalam diriku ada yang retak. Baiklah. Jika tak ada seorang pun di keluarga ini yang peduli padaku, aku akan pergi.
8.0K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as alur plot
Read
+Library
Kekasihku Tak Pernah Mencintaiku, Tetapi Kakakku

Kekasihku Tak Pernah Mencintaiku, Tetapi Kakakku

Selama lima tahun menikah, Aster tidak pernah mendaftarkan pernikahan dengan Selene secara resmi. Dia selalu bilang perusahaan terlalu sibuk, tidak ada waktu, daftar atau tidak juga sama saja. Selene percaya begitu saja. Sampai hari ini .... Dia melihat dengan mata kepala sendiri Aster keluar dari kantor catatan sipil bersama kakaknya yang menghilang lima tahun! Mata Stella memerah saat dia menerjang ke pelukan Aster, tangannya menggenggam erat akta nikah menyilaukan itu. "Aster, waktu itu aku memang salah karena kabur dari pernikahan ...." Suara Stella tercekat. "Aku tahu kali ini kamu setuju menikah denganku juga karena aku kena kanker, tapi aku tetap ingin tanya .... Selama bertahun-tahun ini, apa kamu benar-benar sudah melupakanku dan jatuh cinta pada Selene?"
18.9K viewsCompletedAdded to Library 586 Times as alur plot
Read
+Library
Salah Kenal di Rumah Hantu

Salah Kenal di Rumah Hantu

“Lia … kamu juga mulai bersemangat, ya?” Saat pergi ke rumah hantu bersama sahabatku dan pacarnya, pacarnya salah mengira diriku sebagai sahabatku, lalu menempel dari belakang. Dalam kegelapan total, tangan pria yang besar dan hangat itu menyusup dari tepi rokku dan perlahan bergerak ke atas. Napasnya di lekuk leher dan telingaku terasa panas. Dan yang paling memalukan, tubuhku justru merespons sentuhannya.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as alur plot
Read
+Library
PREV
1
...
454647484950
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status