PAMER SUAMI
Dia menciptakan fitnah baru bersama dengan gadis tadi.
"Gak sadar, ya, kalau sekarang kamu lah yang sedang berusaha jadi perusak rumah tanggaku, Inayah? Sekarang Bian adalah suamiku, dan kamu hanya mantan. Jangan fokus ke enam bulan lalu saat kamu masih nyonya di hati Bian," ucapku.
Inayah terlonjak kaget dan langsung berdiri.
"Perlu kuperlihatkan surat nikah kami?" tanyaku lumayan keras hingga beberapa ibu-ibu menoleh. "Biar jelas siapa istri sah, dan siapa yang mau jadi pelakor," imbuhku.