Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Janda Kembang

Janda Kembang

ujar Gendis seraya meletakkan jari telunjuknya tepat di depan mulut. Imas yang berdiri di depan pintu menatap tetangganya yang sedang bergosip dengan wajah yang merah padam akibat rasa malu yang ia dapatkan dari Wira. Seharusnya tetangga di sini tidak mengetahui kabar perceraian Thalisa dengan Wira kalau suaminya tidak mengusir Wira dari rumah dan berteriak-teriak memarahi lelaki durjana itu.
9.88.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai amil jawazim
Baca
+Pustaka
JAIME (Indonesia)

JAIME (Indonesia)

Je t'aime Nayra yang kurang paham bahasa, membacanya dengan pelafalan semampunya. "Apa'an sih jaime-jaime?" Begitulah yang dilafalkan Nayra. "Jaime?" Bintang melebarkan senyumnya. "Kamu tahu artinya apa, Nay?" imbuhnya. "Aku mencintaimu. Begitu, kan? Ah, sudah-sudah. Jangan bahas itu lagi. Sekarang, ranselku boleh kuambil nggak? Kok dipegangin melulu?"
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai amil jawazim
Baca
+Pustaka
Suami Bisu Sang Pelindung Nomor Satu

Suami Bisu Sang Pelindung Nomor Satu

Julio dan Lasim pun diam-diam merasa gembira Denzel bisa melaju ke sesi berikutnya, bahkan yang awalnya mereka berharap Denzel kalah, kini sebaliknya, agar bulan ini gaji mereka aman, tidak dipoton Hilmawan. Jamael terlihat gusar dan bersumpah serapah karena ekspektasinya bisa menjadi pemenang grup tidak kesampaian. Peserta yang berkompetisi mewakili toko Sinar Baru mendapat caci maki dari Jamael, karena dianggap tidak memiliki kemampuan. Jamael yang merasa tidak puas hati saat itu juga ia menemui orang-orang yang telah ia bayar mahal agar bisa meloloskannya sebagai juara.
92.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai amil jawazim
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Mas Azzam memimpin kami dan langkahnya tiba-tiba terhenti membuat kami bertiga pun berhenti. Aku menatap seseorang yang tengah duduk santai sambil menyeruput kopi. Astaga. "Jamal." "Mas Jamal." Teriak kami semua sedangkan Mas Azzam hanya melirik sinis kemudian menggelengkan kepalanya. "Ck. Beneran nekat ya Mal." "Harus Mas, maju terus pantang mundur pokoknya," ucap Jamal lalu tersenyum.
9.9125.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai amil jawazim
Baca
+Pustaka
ZahFad

ZahFad

"Hmm ... untuk sementara ini kamu tinggal disini saja." "Baiklah." Zahra mengiyakan perkataan Marisa. ***** Adzan zuhur berkumandang. Santriwan dan santriwati mempersiapkan diri untuk menunaikkan shalat berjama'ah. Zahra dan Marisa berjalan berdua menuju masjid pesantren. Di depan masjid, Marisa menunjukkan seseorang. "Itu Mas Fadli. Dia anak pesatren paling pintar disini. Dia itu banyak memperoleh juara diberbagai daerah."
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai amil jawazim
Baca
+Pustaka
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

mulut Halimah terlampau kasar dan tajam, setajam belati yang menghunus kejantung. Sementara Alwi yang melihat adegan tak senonoh itu tersenyum menyeringai, seperti setan Durjana yang berhasil melumpuhkan manusia. “Sudah lah, ma. Dia tidak sengaja tadi.” Alwi bersandiwara membela Azizah, padahal dia lah yang patut disalahkan dalam hal ini. “Kamu juga! Kenapa mau saja dipeluk sama gadis murahan ini? Apakah karena ucapannya tak didengar oleh warga. Sehingga kau menawarkan kenyamanan?” tukas Halima memarahi suaminhya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai amil jawazim
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Mereka berdua tak berani menyerang Joe. Joe menggaruk kepalanya yang tak gatal sambil cengar-cengir. Dia terkenal sebagai murid yang dingin dan pendiam di kelas. Namun siswa yang bernama lengkap Joe Grambell itu juga terkenal sangat cerdas dan menduduki peringkat 1 di semester 1 kemarin. “Yah... sebenarnya tadi aku juga tidak ingin ikut campur urusanmu, Tang. Namun sepertinya kau yang terlebih dahulu mengganggu waktu membacaku,” jawab Joe dengan tenang namun mengintimidasi.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai amil jawazim
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

"Ifa, sebenarnya kamu di sini kerja sebagai apa? Kamu punya mobil, punya apartemen." "Semua ini milik pacarku yang orang Italia." "Jadi kau tak kerja jadi pembantu rumah tangga di sini?" "Dulunya iya, tapi sekarang aku kerja di resto and bar." "Ooo," mulut Saras membentuk huruf o, ia tak menyangka Munifah bisa berubah begitu. "Kamu punya SIM sini?" "Surat izin mengemudi punya aku sudah berbahasa Inggris yang berlaku untuk internasional. Aku memperoleh Surat Izin Mengemudi Internasional dari Automobile Association of Singapore."
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai amil jawazim
Baca
+Pustaka
Mabuk Janda

Mabuk Janda

ujarku “Iya Mas ibu juga, uhhh.” “Bu, sejujurnya saya kangen nakalin ibu lagi. Saya kangen jilatin liang ibu. Saya kangen hisap puting ibu. Saya kangen cupangin ibu lagi.” “Ahhh, Mas jangan ngomong kaya gitu. Nanti liang ibu makin gatel Mas, uhhhh ibu juga kangen dinakalin Mas.”
9.9209.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai amil jawazim
Baca
+Pustaka
GADIS YANG TERJAMAH

GADIS YANG TERJAMAH

jawab Lyan. “Beda, aku gak mau memperkosa cewek seperti Jatmiko ataupun Gunawan!” ucap Azka penuh penekanan. “Siapa Gunawan?” tanya Lyan. “Papaku.” jawab Azka pelan. “Aku anak hasil pemerkosaan Gunawan.” Azka mengepalkan kedua tangannya. “Aku berjanji tak akan melakukan itu seperti apa yang telah dilakukan oleh Gunawan!”
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai amil jawazim
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status