A.M.O.R.E.G.A
tanya mamanya, tetapi dengan nada memerintah seolah memaksa Amor untuk berkata iya meski seharusnya berkata tidak.
Lagi-lagi Amor mengangguk. Namun, mamanya tetap ingin mendengar sebuah jawaban bukannya bahasa isyarat.
"Sejak kapan aku memiliki anak yang tidak bisa bicara, sejak kapan juga kau menjadi gagu," sentak sang mama membuat Amor tersentak untuk kesekian kalinya.
"I ... iya, Ma. Amor dengar dan ... mengerti sama apa yang Mama ucapkan."
Hot Chapters