ASI Untuk Bosku
Matanya liar mencari celah—jalan kabur, pelarian apa pun.
Tapi langkahnya terhenti.
Dua sosok berdiri kokoh di hadapannya.
Rian dan Kina.
"Kamu mau lari ke mana, hah?" geram Rian, langsung mencengkeram lengan Lisa dengan keras.
"Nggak semudah itu kamu bisa kabur dari semua ini," timpal Kina, suaranya penuh kemarahan yang sudah lama ditahan.
"Lepaskan aku! Kalian nggak tahu apa-apa!" Lisa meronta, matanya membelalak panik, seperti hewan buruan yang terpojok.