Bukan Wanita Impian Suamiku
seru lelaki di sebelahku sambil tertawa.
Mereka asyik bercerita dan tertawa bersama, mengabaikan aku yang duduk di sampingnya. Akan nimbrung aku juga tidak mengerti benar tentang film anime. Anakku Daniel memang menyukai anime. Di kamarnya berjajar komik yang tidak boleh disentuh oleh siapapun. Belum koleksi video, poster, patung-patung kecil, dan entah seperti stiker dan kartu. Kalau Daniel aku maklum. Yang aku herankan, orang setua dokter ini kenapa menyukai film animasi bahkan hapal titik komanya.
Kemudian mereka menyebut mugetsu, shinigami, dan entah apa. Kepalaku buta dengan yang mereka lontarkan. Lebih baik aku berkutat dengan ponsel, memberikan waktu mereka untuk temu kangen.
Hot Chapters