LOGINDi dunia ini ada 3 manusia yang teramat Anya benci. Pertama papanya, ke dua ibu tirinya yang mirip leak, dan ke tiga Kamarudin Hasan- Dosen mata kuliah pengumpulan data kualitatifnya. Karena manusia satu itu dirinya harus mengulang tiga kali dimata kuliah yang sama dan terancam d.o karena menyebarkan gosip jika dosennya homoseksual. Padahal Anya tahu benar sepanas apa pria itu di atas ranjang apartemennya. Bagaimana jadinya jika Anya yang terlanjur benci, justru dilamar di depan anak satu kampus oleh dosen yang paling dibencinya itu? “Jadi istri saya, atau kamu saya tuntut karena pencemaran nama baik?!" Simak kisah serunya hanya di, "Dosen Kampret itu, Suamiku!!”
View MoreSelamat datang,
Di panggung beralaskan karpet merah ini aku berpijak, manikku memandang barisan-barisan kursi berwarna merah marun senada dengan karpet yang sedari tadi kalian injak. Lampu follow spot yang menyorot ke arahku secara langsung telah membantuku untuk membuat penonton fokus memperhatikanku. Bukan fokus karena penampilan luarku yang dibalut dress hitam pekat yang terkesan glossy dan sepatu heels berwarna putih yang membuatku terlihat lebih tinggi tapi fokuslah akan pengantar cerita yang akan aku ceritakan. Tentunya cerita ini sangat menarik. Cerita yang menyedihkan, menyenangkan, mengharukan atau yang membahagiakan. Semua bumbu-bumbu penyedap rasa itu akan aku ceritakan. Benar-benar lengkap bukan? Ya, tentu saja. Aku akan membuktikannya. Tapi sebelum bercerita, aku akan menyampaikan sebuah puisi sederhana sebagai pembuka cerita yang akan disampaikan olehku.Makhluk Tuhan
Setiap hari adalah luka
Setumpuk cercaan menimpa Membentuk serpihan duka Di dalam lautan air mataAku ingin meronta
Tapi tak bisa Semakin aku bergerak Digenggam jemariku sangat kuatSayup-sayup aku berjalan
Berniat untuk melarikan diri Tapi lagi dan lagi Bayangan itu seperti hantu yang mengikutiTubuhku menahan sakit
Berjalan pun bungkuk dan tertatih Tak ada rasa empati Hanya ada deretan gigi bersorak sorai menertawakan diriku iniAku menelan cerca
Dari segala bentuk hinaan Lagi dan lagi tak ada semangkuk iba Yang ada hanya celaHai teman!
Masih ingat dengan koridor itu Tempat itu menjadi saksi Kalian menertawakanku, aku tetap membisu diiringi tangiskuApa salahku?
Apa pernah aku menggores luka? Apa kau suka melihatku tenggelam dalam lara? Cukup! Aku ini bukan hewan, aku juga sama makhluk Tuhan seperti kalianKehidupan di masa depan adalah misteri. Entah apa yang akan didapatkan kesenangan, kebahagiaan, atau bahkan kesedihan. Yang jelas pasti yang diharapkan adalah bagaimana kita bisa menjadi seseorang yang bukan lagi orang sedih atau kesepian. Puisi yang aku sampaikan tadi cukup menggetarkan jiwa. Bagaimana kalian sudah bisa membayangkan seperti apa jalan ceritanya? Jika ada yang bisa menebak alur ceritanya tentunya pasti masih menerka-menerka seperti apa alur cerita selengkapnya. Kalian pasti semakin penasaran dengan alur ceritanya. Baiklah aku akan memulai ceritanya agar waktu tidak terbuang sia-sia.
Pertama, aku akan membawamu memasuki sebuah pintu menuju lorong-lorong penuh cerita tentang kehidupan yang berisi hal misteri, cinta dan air mata. Kemudian aku akan menggiringmu memasuki sebuah bangunan mewah dan elegan dipandang mata. Bahkan kau akan takjub karenanya. Di saat matamu mengedarkan pandangan ke berbagai sisi yang menjadi tempat berdirinya bangunan mewah dengan kokohnya. Bangunan itu terlihat elegan dengan warna putih yang mendominasi. Akan tetapi entah mengapa jika dilihat dari depan bangunan itu tampak misterius, terasa getir, dan semburat aura kesedihan tiba-tiba saja hadir ketika memandang lekat-lekat bangunan itu. Jangan terlalu serius mendengarkan kata-kataku! Ini hanya penambah kata-kata di awal cerita. Selebihnya yang aku tekankan, aku akan membawa kalian ke sebuah bangunan cerita yang mewakili kita. Ya di sana kita akan melihat segala sesuatu yang mewakili perasaan kita. Bumbu-bumbu rasa kesenangan, kesedihan, kekerasan dan kisah penuh misteri ada di dalamnya. Bangunan itu dibalik kemewahannya telah menjadi saksi bisu akan semua kejadian yang mengguncang jiwa, menyesakkan dada, atau yang menumbuhkan benih-benih cinta. Sangat lengkap bukan.
Kedua, pengenalan tentang tokoh. Kau tak tahu bagaimana rasa itu tercipta. Rasa sakit yang berlarut-larut, pelik rasanya hingga akhirnya rasa sakit yang teramat-amat menghantarkannya menuju lubang keputusasaan. Hatinya terasa kalut hingga tak bisa berpikiran jernih. Hingga ide gila terlintas di pikirannya. Cerita ini memiliki dua tokoh utama yang menjadi ikon dari cerita ini. Yang akan aku ceritakan berdasarkan keengganan hati. Tentang dua gadis kembar yang saling bertolak belakang. Si lugu yang merasa tidak bebas dalam kehidupannya. Bentuk kekerasan dan hujatan telah dialaminya dari teman-temannya. Psikisnya terganggu dan terkadang ia tidak bisa mengendalikan dirinya. Yang bisa ia lakukan adalah menyendiri. Sedangkan si pintar yang banyak disukai oleh teman-temannya ternyata menyimpan rahasia besar dan mengalami teror sehingga membuat jiwanya tertekan. Hidupnya penuh misteri. Janggal, semua ini harus diselesaikan. Kisah ini akan menjadi sorotan. Bagaimana jika kehidupan mereka terbalik? Entah hidup mereka akan lebih baik atau malah menimbulkan masalah baru yang justru malah rumit dan memperkeruh keadaan. Cerita semakin menarik. Berawal dari melakukan ide gila yaitu insiden bunuh diri yang mengubah kehidupan mereka. Si lugu atau si pintar yang telah bunuh diri? Mengapa bisa hal segila itu bisa dilakukan? Seberat dan serumit apa masalah mereka? Bagaimana kehidupan mereka setelah insiden itu? Kira-kira itu adalah sederet pertanyaan yang pasti mengganjal di benak kalian.
Pergolakan batin membungkus cerita ini. Kau akan tertarik dengan kemasan cerita ini. Berbagai konflik batin telah membumbui keseluruhan cerita ini. Tak hanya itu, fisik pun sungguh jelas terasa sakit karena akibat dari pergolakan batin itu. Suasana sekitar pun ikut mengharu biru dalam cerita ini. Sudah bisa dibayangkan cerita ini akan semakin menarik. Ditambah lagi rasa emosional kalian akan dibuat naik turun karena cerita ini. Mengapa begitu? Sudah jelas aku katakan kisah ini sangat menarik. Untuk itu kau jangan sampai terlewat melihat setiap adegan yang mereka berikan. Karena tiap langkah yang mereka buat adalah sebuah kunci dari cerita ini. Sekali lagi jangan sampai terlewat jika tidak ingin ketinggalan alur ceritanya.
Lihatlah layar di depanmu, tirai berwarna merah marun seakan-akan mengintip berusaha untuk terbuka. Suara menderu dari telapak tangan, siulan merdu bersusulan, dan sorak sorai telah memenuhi gemaan tempat kau berpijak saat ini. Kau sudah menduduki kursi penontonmu, kau telah memosisikan diri dalam kenyamanan. Dan di sinilah apa yang membuatmu penasaran sesegera mungkin akan memulai persembahan. Agar kau tidak berlama-lama berimajinasi berubah menjadi ketabuan karena terlalu memikirkan seperti apa cerita lengkap dari cerita ini. Cerita pembuka adalah cerita awalan yang menjadi titik temu akan banyak spekulasi dan sebuah keklisean, dan akhiran yang menyatukan dan memecahkan dugaan-dugaan sehingga terbentuk kesimpulan akurat sebagai penutup yang dinanti. Oleh karena itu jangan dianggap remeh setiap alur cerita dari kisah mereka berdua.
Lihatlah! Benar kan apa yang aku katakan. Kau terlihat sangat siap untuk menyaksikan mereka. Menyelami sebuah kisah pilu terasa, menyesakkan, menggetarkan, dan segala perasaan misterius yang menimpa tokoh dalam cerita. Kau harus tahu betapa tersiksanya mereka akan kenyataan yang ada. Ah baiklah, jangan berlama-lama menghabiskan waktu. Aku tahu kau sudah tidak sabar untuk menyaksikan mereka. Bersiaplah mengosongkan pikiran dan masalah hidupmu. Karena sebentar lagi mengingat betapa peliknya kisah mereka, masalah ini akan memenuhi memorimu. Dan sudah pasti akan membuat rasa emosionalmu muncul. Terakhir, aku persembahkan cerita ini untuk kamu.
Selamat menikmati,Kegagalan Josephin dalam menikahi Jesika secara dadakan akhirnya terbalas. Dikarenakan dirinya yang merupakan kakak Kamasea, ijab qobulnya pun dilaksanakan terlebih dahulu. Tak seperti biasa, Josephin benar-benar tidak mau mengalah pada saudara kembarnya. Untuk pertama kalinya ia bersikap egois, memprioritaskan dirinya di atas kemauan sang adik. “Hi, Wife..” Sapa Josephin dengan senyuman sehangat mentari kala penghulu telah mengesahkan pernikahan mereka. “Hello, Jo..” Pada meja yang bersebelahan dengan prosesi ijab qobul Josephin, Kamasea berseru. “Cih! Abang shut up! Gilirannya Ceya ini!!” Seruannya itu terdengar oleh seluruh tamu undangan mengingat adanya alat pengeras yang terpasang di atas meja ijabnya. “Ya Tuhan.. Punya anak pada ngebet kawin.. Dikira kawin enak kali ya..” gumam Anya, menepuk keningnya. Setelah Michellion yang biang kerok itu ia lepaskan dengan segenap keikhlasan hati, kini tibalah pada momen yang menurut Anya paling berat. Sebagai seorang ibu yang mencintai
Duka mendalam sedang dirasakan oleh Alexiz. Sejak penghulu yang menikahkan putrinya pulang, pria tampan itu terus saja menangis. Kenyataan dimana putrinya telah dipersunting oleh anak sahabatnya semakin terasa nyata.“Tell me! It was a dream, right? Tadi mereka cuman simulasi ijab aja kan?!” Ucap lirih Alexiz yang belum dapat menerima kenyataan.Melepaskan putri kesayangannya ke tangan pria lain merupakan mimpi terburuk Alexiz. Apalagi kepada orang seperti Michellion Hasan yang ia kenal baik kebobrokannya.“Alexiz, wake up! ini nyata! Lexa kita udah nikah, Lex. Dia akhirnya bisa raih cita-citanya..”Alexiz pun terhenyak. ‘Cita-Cita sampah sialan!’ maki pria itu dalam hati.Sejak kapan tepatnya menikah menjadi cita-cita? Putrinya sungguh abnormal. Disaat anak lain mencita-citakan pekerjaan setinggi langit, putrinya yang cantik dan sedikit tidak baik hati justru mengidam-idamkan lelaki bermasa depan suram seperti Michellion.Ngenes.. Ngenes! Mana anak satu-satunya lagi ah!“Stop crying
“Saya terima nikah dan kawinnya, Alexa Sasongko bin..” “Bin.. Bin-tiiii..” Plak! “Argh, Mama!!” erang Michellion kesakitan. “Satu tarikan napas, Ichell!! Satu tarikan!” berang Anya tak mengindahkan protes kesakitan bungsunya. “Serius dong! Jangan salah-salah mulu! Sekali salah lagi, nggak bisa kawin selamanya kamu!” timpal Anya, menakut-nakuti Michellion. Putranya sudah dua kali mengacaukan ijab qobulnya. Anya kan gemas jadinya. Kalau memang tidak niat menikah, anak itu seharusnya bersikap gentle, berani mengakui ketidaksiapannya di depan Alexa dan keluarganya. Memang dasar Michellion! Otaknya hanya berkembang jika menyangkut uang, selebihnya mah nol besar. Michellion yang ragu dengan pernyataan Anya pun bertanya, “masa sih, Mah? Masa gitu doang Ichell terus harus jadi jomblo seumur hidup?” “Dih, nggak percaya-an! Auto blacklist kamu tuh. Iya kan Pak Penghulu?” “Ng..” Melihat pelototan maut Anya, penghulu yang tadinya hendak menyangkal pun merubah jawabannya. “Iya, Mas! Mas h
“Gundulmu!” Sembur Alexiz, ngegas.Calon menantunya memang minta ditendang sampai ke Afrika. Ya mengapatidak– disaat suasana sedang panas-panasnya, anak itu tetap bisa mengelantur.Padahal ia sedang panas dingin karena mendeteksi adanya sinyal permusuhan dariorang-orang rumahnya.Anya menjentikan jari. “Woi! Jadinya gimana? Kaki gue pegel nih berdiri mulu!” tanya perempuan itu tak santai.“...”“Mah, Mah!!” sela Josephin karena omnya tak kunjung menanggapi pertanyaan sang mama. “Nikahin sekarang aja sekalian, Mah. Itung-itung jagain Om Lexiz kalau berubah pikiran lagi ntarnya..”“What?!”Siapa sangka jika usul Josephin itu mengagetkan dua pria disana.Iya, kalian tidak salah jika menebak pekikan tersebut berasal dari mulut Michellion dan calon papa mertuanya.Kali ini keduanya terlihat sangat kompak. Karena kekompakan yang jarang terlihat itu, keduanya bahkan sampai bertatapan mesra.Respon kaget yang mengisyaratkan ketidaksetujuan itu berbanding terbalik dengan Alexa.Alexa yang te
“Abang nggak lagi ada niatan buat selingkuh sama pacarnya Jo kan?”Kenan pun mendengus begitu pula dengan Kamasea yang berada dibelakangnya.“Mohon maaf Abangnya Ceya yang paling gans se-kebun monyet.. Bucin juga harus pake otak!” Sembur Kamasea, mewakili kekasihnya yang dijadikan sasaran kecemburuan
Waktu bergulir dengan cepatnya. Seperti feeling Kamasea, keduanya diharuskan untuk melanjutkan sekolah ke negara lain. Hal itu dimaksudkan demi kepentingan keduanya, sekaligus menjadi syarat mutlak jika si kembar berniat mempertahankan cinta mereka sampai ke jenjang pernikahan. Sebelum pergi untuk s
... senyuman. “Iya, kita pacaran, iyaaa!!” “E-Eci!” teriakan pun berganti pelaku, kali ini dilakukan oleh Anya, sang mama. “Sadar, Kak! Adek kamu cuman ngancem aja itu! Tarik lagi kata-kata kamu, Kak!” “Mama, Eci nggak bisa bayangin kalau Jo keluar nggak pake apa-apa. Rumah kita bisa diserbu wartawa
Michellion pulang membawa surat panggilan yang ditujukan untuk orang tuanya. Hari ini ia berkelahi dengan Alexa. Mereka bertengkar didepan umum dengan dirinya yang memaki Alexa dan gadis itu yang memarahi Sera habis-habisan. Baik dirinya, Alexa dan Sera– mereka bertiga sama-sama mendapatkan surat p












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore