Marga Kuromori
lanjut Tuan Ikada sambil melihat Yosihara—putra semata wayangnya yang sedang mengajari anak-anak dan remaja bela diri.
“Baik, Tuan Ikada,” ucap Isae dan melanjutkan sarapannya.
***
Semasih Kuromori Yosihara melajang, ada harapan para gadis untuk mengagumi ketampanan dan gagahnya sang putra tetua marga. Yosihara sebenarnya merasa risih jika para gadis diam-diam mengamatinya mengajari ilmu pedang serta bela diri kepada anak-anak serta remaja. Pemuda dua puluh tahun itu pun tidak ada niat menikahi gadis sini, bahkan setiap ada gadis beserta kedua orang tuanya berusaha membujuk Yosihara menikahi putrinya, Yosihara hanya bisa menolak dan tidak bisa di ganggu gugat oleh Tuan dan Nyonya Ikada denga
Hot Chapters