Istana Yang Ternoda
Risa tertawa pelan, “Iya, padahal mulutnya kayak naga.”
Mereka mulai mengumpulkan informasi: siapa teman-teman Siska, siapa pengikutnya, postingan apa saja yang paling sering dikomentari.
“Aku punya ide,” kata Rosa pelan, matanya berbinar. “Gimana kalau kita bikin akun fake, terus kita sindir-sindir dia? Nggak kasar, tapi bikin dia kebakaran jenggot.”
Risa langsung setuju. “Atau kita kirimin paket isinya kan kado ‘spesial’. Tapi konyol, kayak surat cinta pura-pura dari ‘fans misterius’. Biar dia bingung sendiri!”
Hot Chapters