Dimanja Suami Kontrakku
***
Sore itu, dua orang di dua kota berbeda menatap ponsel mereka dengan ekspresi yang sama-sama ragu, canggung, dan tidak tahu harus memulai dari mana.
Rex membuka daftar kontaknya.
Jari telunjuknya berhenti di satu nama: Anita Rajni Hanindya.
Dia menatapnya beberapa detik, lalu menekan tombol Call.
Namun di detik yang sama, di Surabaya, Anita juga sedang menimbang hal yang sama.
Ia baru saja menulis pesan singkat:
“Rex, kita perlu bicara.”
Tapi belum sempat terkirim, ponselnya tiba-tiba berdering membuat Anita sedikit panik.