Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia Gubuk Belakang Rumah Mertua

Rahasia Gubuk Belakang Rumah Mertua

Meski begitu, dia sudah kembali ceria setelah tadi dibentak oleh neneknya. “Iya, sudah selesai kok. Ayo masuk keburu tambah gelap.” Kulihat jam yang melingkar di pergelangan tangan. Di sana menunjukkan pukul enam kurang seperempat. Suasana di sini lebih gelap karena masih banyak pepohonan rindang. “Nda, udah adzan maghrib belum? Aku nggak dengar apa-apa.” “Sebentar lagi kayaknya, Yah. Sudah hampir pukul enam. Ayo, masuk dulu.”
1032.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai panas telinga kiri jam 5 sore
Baca
+Pustaka
Selamanya Kamu

Selamanya Kamu

Ia kemudian mengambil sate bakso goreng berbumbu barbecue dan memakannya. Suara ledakan kembang api terdengar. Langit malam mulai dihiasi dengan berbagai warna. "Wah udah mulai. Jam berapa sih?" Grace melirik pada jam dinding yang tergantung di atas pintu. "Oh setengah dua belas. Pantesan." Ia tersenyum melihat indahnya kembang api, mirip burung yang bersahut-sahutan.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai panas telinga kiri jam 5 sore
Baca
+Pustaka
MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

Dering ponsel terus saja menganggu Dara, dia pun terpaksa melihat siapa yang memanggilnya pada jam segini. Dara termenung saat melihat ID penelepon. Dia mengernyitkan keningnya. “Mama... ada apa mama menelepon pada jam segini?” gumamnya. Saat ini sudah jam 11 malam waktu Singapura, dan itu berarti jam 10 malam di Jakarta. Dara langsung mengangkatnya. “Halo, Mama.” “Dara, akhirnya kamu menjawab telepon Mama,” balas Tiara. “Kamu tidak sakit, Nak? Sudah makan?” tanyanya khawatir.
1035.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 749 kali sebagai panas telinga kiri jam 5 sore
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Cepat banget. Emang naik pesawat jam berapa?” “Jam tujuh.” “Nekat!” Aku tertawa. “Tapi buktinya aku sampai ke sini, kan? Payah betul berhubungan jarak jauh nih. Nak menengok muko lawo engkau pun payah.” Aku tersipu lagi. Fahmi benar-benar pandai mengaduk perasaanku. “Makan di Pekanbaru jam berapa, sih? Ini udah siang, loh.” Aku melirik jam dinding. “Mau aku buatkan sesuatu?”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai panas telinga kiri jam 5 sore
Baca
+Pustaka
8 Tahun Mencintainya

8 Tahun Mencintainya

30 dan harus ready di sana dari jam 5 sore Daver tidak tahu di sisi sana, ada perempuan yang dengan seluruh perasaan menangisinya. 🥀🥀🥀 Matahari kembali menyambut Daver, di mana menyadarkan dirinya bahwa pagi ini adalah pagi terakhirnya di Indonesia.
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 482 kali sebagai panas telinga kiri jam 5 sore
Baca
+Pustaka
I Got You

I Got You

lanjutnya setelah berdecih, melanjutkan mengoles lipstik ke bibir. Mari kembali menebak, pukul berapa sekarang? Salah jika mengira ini masih pukul delapan atau sembilan pagi waktu Indonesia barat, karena ..., jarum jam sudah menunjukan angka satu! Hebat sekali tidur mereka bukan? Sangat hebat! Mungkin jika tadi ada gempa atau tsunami ecek-ecek pun mereka tidak akan tahu.
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai panas telinga kiri jam 5 sore
Baca
+Pustaka
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

tanya wanita berusia kisaran empat puluan tahunan di sampingnya. "Sekarang jam berapa mah?" Tanya Risa balik. Mamanya melirik jam tangan yang melekat di pergelangan tangannya. "Sekarang jam dua pas sayang, ada apa si kok kau aneh begitu?" Tanya mamanya balik.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai panas telinga kiri jam 5 sore
Baca
+Pustaka
Suami Pengganti untuk Adara

Suami Pengganti untuk Adara

*** "Dingin." Memasukkan kedua tangannya ke dalam saku hoodie, ucapan tersebut kembali dilontarkan Adara ketika kini dia dan Danendra tengah berjalan menyusuri pasir tanpa alas kaki. Baru beristirahat pukul tiga pagi tadi, sekarang—tepat pukul setengah lima, Adara dan Danendra sudag kembali terbangun untuk menikmati sunrise yang sebentar lagi akan muncul di pantai bagian timur Pangandaran.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai panas telinga kiri jam 5 sore
Baca
+Pustaka
TIME (Indonesia)

TIME (Indonesia)

Sebelum Bernardo menutup teleponnya, dia berkata padaku,"Jangan lupa sarapan." Tentu saja! aku tidak akan membiarkan cacing - cacing di perutku bernyanyi. Setelah itu, Aku menutup ponsel, menaruhnya di sampingku, mataku tertuju pada jam dinding yang berada tepat di samping televisi, jam itu menunjukkan pukul enam lewat tiga puluh menit. Aku terdiam sebentar selama satu menit memandangi jarum jam yang terus berjalan.
9.95.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai panas telinga kiri jam 5 sore
Baca
+Pustaka
Istri Figuran Tuan Muda

Istri Figuran Tuan Muda

*** Langit berwarna jingga kemerahan menandakan waktunya mentari berpulang ke singgasananya. Jelita melihat jam tangan yang melingkar di tangan kanannya, waktu sudah menunjukkan pukul 05.30. Beruntung kegiatannya hari ini tidak perlu membuatnya harus menunda waktu pulang lebih lama lagi. Ia pun meraih ponsel di dalam tas miliknya, berniat untuk memesan ojek lewat aplikasi online. Kring! Kring! Ponselnya tiba-tiba berdering membuatnya sedikit terkejut, terlebih sebuah nama yang tertera pada layarnya kian memperparah rasa kejutnya.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai panas telinga kiri jam 5 sore
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status