Jangan Baca Novel Ini!
Kata-kata Argan memang logis dan masuk akal, khas seorang akademisi yang selalu mengedepankan rasionalitas di atas segalanya.
"Dan kebetulan sekali, kamu sudah tahu rahasia terbesar saya lewat lubang sialan di dinding itu. Kamu juga penulis yang entah bagaimana caranya, bisa memahami sisi psikologis penderitaan saya lewat tulisan fiksi kamu."
"Terus, teknisnya gimana, Pak? Apa saya harus… harus… harus melayani Bapak mirip yang Non Felicia semalam lakukan?"