Terjerat Pesona Mama Temanku
"Dasar mesum. Kita baru selesai, tau."
"Mesum hanya untukmu," bisik Adit, mulai menciumi bahu telanjang Sarah. Gairah mereka, meskipun baru mereda, terasa mudah tersulut kembali.
Namun, saat Adit hendak menambah ronde sesi bercinta mereka, ponselnya di meja samping tempat tidur berdering nyaring, memecah keheningan romantis itu.
Adit menghela napas panjang. Ia meraih ponselnya dengan malas, enggan melepaskan pelukannya dari Sarah. Ia semakin malas saat melihat nama di layar ponsel tersebut.