Menantu Dewa
Kakek Herman melirik kardus-kardus sekilas, lalu berbicara dengan arogan, “Semuanya bantu aku untuk jadi saksi mata. Di sini ada vila, aksesori, dan uang tunai senilai 1,8 miliar. Semua ini aku persiapkan untuk dijadikan mas kawin cucuku, Martin.”
“Hanya saja, selera cucuku sangat tinggi. Dia tidak gampang menyukai seorang wanita. Itulah sebabnya mas kawin ini masih ada di sini. Tapi hari ini, dia mengatakan dia sudah menemukan pujaan hatinya. Dia ingin menggunakan kesempatan kali ini untuk melamar wanita itu. Jadi, aku memutuskan untuk mengeluarkan mas kawin ini.”