Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinikahi Ustadz Tampan 2

Dinikahi Ustadz Tampan 2

"Uhmm apelnya enak.. siapa yang minta dikupasin apel?" "Tadi Zulfi minta Eyang beliin apel, manis kan uma?" "Iya manis sayang, seperti senyum kamu!" jawab Reynata dan kembali memakan apelnya. "Rey, kamu kecapekan? bunda berulang kali manggilin kamu, coba bangunin tapi gak bangun-bangun. Tadi santri kamu bilang kalau kamu-"
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai apa pun
Baca
+Pustaka
Terjebak Dendam dan Gairah

Terjebak Dendam dan Gairah

tanya Abimanyu tanpa menoleh, sudah tahu Aurelia sedang menatapnya. "Pancake," jawab Aurelia pelan. "Dengan madu dan stroberi." "Seperti biasa," Abimanyu tersenyum kecil. "Aku sudah hapal." Aurelia merasakan pipinya memanas. "Kamu terlalu memperhatikan." "Itu pekerjaanku," jawab Abimanyu, kali ini menoleh dengan senyum yang lebih lebar. "Dan kesukaanku."
1033.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 862 kali sebagai apa pun
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

ucap Moana. "Apa mbak? Menikah?" *****
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai apa pun
Baca
+Pustaka
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

ucap Devan sekali lagi, berharap bisa mendapatkan respon dari Anin. Sejak meninggalkan pusat perbelanjaan hingga kini Anin masih belum mau membuka mulut. Ini salah Devan yang malah mendiamkan pertanyaan gadis itu saat di toko tadi. "Aku bisa masak mi instan," sahut Anin singkat. "Mi instan tidak baik untuk kesehatan, Anindya," balas Devan, sedikit senang Anin akhirnya mau bicara. "Kita mampir ke supermarket sebentar."
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai apa pun
Baca
+Pustaka
Crescent Moon

Crescent Moon

“Apa steik termasuk dalam kategori makanan vegetarian?" "Kuanggap jawabannya adalah tidak." "Aku penasaran,” sahutku mengakui sambil menggigit bibir. “Sepanjang yang kuamati, kau memang selalu penasaran.” “Apa... aku boleh menanyakan sesuatu padamu?” lanjutku dengan hati-hati.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai apa pun
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Naya Asya
aq sudah baca nyampe bab akhir thor.. selalu nunggu update terbarunya.. semangat thor.. aq masih setia menunggumu .sehat selalu ya thor..semoga diberi inspirasi yg luar biasa seperti biasanya..syukur syukur bisa crazy up...
Baca Semua Ulasan
Cinta SMA

Cinta SMA

jawab tio datar "Mba..."panggil rian ke pelayan caffe "Iyaa dek,,mau pesen apa" ucap pelayan "Juss alpukat 2 capucino 2" ucap rian "Okee,,tunggu sebentar" jawab pelayan
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai apa pun
Baca
+Pustaka
ME AND YOU

ME AND YOU

Miura Diamentri hanya mengoder soda dan kentang goreng. "Kenapa makannya sedikit?" tanya Alponso yang mengkritik makanan yang di oder oleh Miura Diamentri. Miura Diamentri yang sadar diri dengan berat tubuh yang termasuk gemuk. hanya menangkapi dengan senyuman ramah.
1035.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai apa pun
Baca
+Pustaka
AMPUNI AKU YANG PERNAH BERZINA

AMPUNI AKU YANG PERNAH BERZINA

timpal Albany kesal. “Sebel deh, kamu panggil aku mbak terus.” Ayu mencebik. “Sini aku suapin,” ujar Ayu yang menyodorkan sendok ke mulut AL. laki-laki itu berusaha menolak dengan menggeserkan sendok di depan mulut dengan tangannya.
9.968.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai apa pun
Baca
+Pustaka
Ditikam CInta 2

Ditikam CInta 2

Sapa Aarav yang melambaikan tangannya kearah Bora. Bora langsung terdiam dan suasana semakin canggung saat Aarav menyapa dirinya. “Mengapa kau disini?” tanya Bora, Aarav melangkah kearah Bora dan ia langsung duduk sambil mengambil satu buah Apel yang ada dimeja “Apa kau suka Apel, Kau pasti belum makan.” ujar Aarav, lalu Aarav mengupas Apel tepat di samping Bora. Bora hanya memandangi Aarav yang sedang mengupaskan Apel untuknya
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai apa pun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status