Legenda Pendekar Keris Naga Perak
Di sisi celah itu, terukir tulisan samar dengan bahasa kuno yang entah bagaimana Mada bisa pahami:
"Siapa yang melangkah dengan jujur, akan mendengar suara tanah. Siapa yang membawa amarah, akan dikembalikan sebagai debu."
Mereka saling menatap.
Tanpa berkata apa pun, Mada menyalakan lentera kecil yang mereka bawa. Mereka melangkah masuk.
Di dalam lorong, bukan hanya akar-akar yang menyambut mereka, tapi bayangan-bayangan manusia yang bergerak perlahan di dinding. Bukan nyata, tapi juga bukan ilusi.
Mada berhenti. Salah satu bayangan memperlihatkan seorang lelaki yang sangat mirip dengannya. Ia sedang menusukkan keris ke tanah, lalu menangis.
Capítulos Populares