Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PUSAKA PEDANG LANGIT

PUSAKA PEDANG LANGIT

Untuk bisa menjadi seorang pendengar pedang yang hebat tentunya harus memiliki fisik yang kuat. “Apa yang sudah kalian lakukan setengah hari hanya mengambil satu ember air!” Teriak kakeling sakan tak percaya melihat kemampuan kedua orang yang ada di hadapannya benar-benar lemah. Zoe terkejut mendengar teriakan kakek Ling Padahal dia baru saja sampai, dia merasa ada suatu hal yang buruk yang akan terjadi kali ini.
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai pedang madara
Baca
+Pustaka
Pendekar Wanita Kahinda

Pendekar Wanita Kahinda

Kahinda segera membalas serangan Rangga dengan sebuah tangkisan tangan dan dia pun ikut melompat ke arah lapangan di dalam hutan. Keduanya sekarang saling menatap satu sama lain. Rangga tidak menduga jika Reflek Kahinda begitu baik, sampai pukulan telapak tangannya mampu di tangkisnya. Rangga sekarang tidak ragu, dan dia mengambil pusaka utamanya yang di bawa di pinggangnya. Sebuah pedang panjang yang memiliki dua bilah dalam satu tangkai pedang. Pedang itu bernama Pedang Gading Gajah, sama seperti namanya pedang itu memang menyerupai dua Gading gajah. Ada ukiran kepala Gajah tergambar jelas di pegangannya dan gagangnya sendiri cukup panjang dan muat dua tangan. Dan saat ini, Rangga melihat
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai pedang madara
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Suci

Pendekar Pedang Suci

Pedang Naga Suci memancarkan sinar keemasan berbentuk dua naga yang menari mengelilingi badan pedang tersebut. Aura kematian yang terpancar dari Pedang Marahari di langit malam mulai teredam, digantikan aura tirani yang berasal dari Pedang Naga Suci. Kedua pria beda aliran itu menggenggam pedang di tangan masing-masing, bersiap melancarkan serangan terkuat yang akan menghancurkan lawannya dalam satu kali serang.
9.9122.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai pedang madara
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Khoirul N.
Selamat malam, Maafkan penulis yg tidur terlalu lama hingga naskah ini baru up lagi. Jika terasa aneh atau berbeda, maklumin ya. Semoga besok bisa up lagi~ terima kasih bagi sesiapa yg mungkin menunggu cerita ini dilanjut.
Pek Siansu
saran saya buat pembaca. jgn prnhbacq buku yg bab nya 1 per hari. kalian akan kecewa karna tdk akan tamat. alias putus di tengah jalan. kemudia buku yg berseri alias trilogi atau apa. sebab belum tamat yg satu saja sdh sok nulis judul lain. akhirnya tdk kompeten
Baca Semua Ulasan
RAHASIA KITAB RAJA IBLIS

RAHASIA KITAB RAJA IBLIS

Pedang itu adalah salah satu dari dua pusaka sekte Pulau Es Selatan. Situ Wu juga mengeluarkan pedang miliknya. Pedang itu adalah senjata tier Surga juga. Nama pedang itu adalah pedang Pemenggal Naga. Senjata yang membuat para naga kesal. Itu adalah salah satu dari tiga pusaka tier surga milik sekte Gunung Buah Persik. "Kalau aku menang, kau harus menjadi istriku, tetapi kalau aku kalah, aku akan menyerah dan tidak akan mengganggumu lagi. Aku akanmenyerah," tawar Situ Wu.
9.594.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai pedang madara
Baca
+Pustaka
MASTER PEDANG DARAH

MASTER PEDANG DARAH

"Zhang Xu Feng? apa yang terjadi dengannya?" Semua yang ada di sana tercengang menyaksikan adegan yang mereka lihat secara langsung. Zhang Xu Feng mulai mempusatkan fokusnya terhadap lawan, hingga akhirnya Pedang Darah berhasil menargetkan lawannya. Tubuh Jiu Lu kaku tak dapat digerakkan. Sedangkan Pedang Darah seakan menyerap sesuatu dari tubuh Jiu Lu. Sesuai dengan namanya. Pedang Darah menyerap darah musuhnya hingga kering kerontang. Jiu Lu mati dengan cara yang mengenaskan. Tubuhnya mengering dan hanya menyisakan kulit dan kerangka saja.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai pedang madara
Baca
+Pustaka
Pedang Ikatan Darah

Pedang Ikatan Darah

Aku merasa seperti terjatuh ke dalam jurang yang sangat dingin dan tidak bisa berhenti gemetar. Jadi mereka tahu bahwa pendidikan rendah itu tidak baik. Lalu kenapa melarangku melanjutkan sekolah? Melihatku sangat emosional dan tampak menolak, senyum di wajah Pandu menghilang dan dia berkata kasar, "Kenapa panggil aku ke sini kalau belum sepakat? Aku sudah bayar maharnya, 400 juta. Pokoknya aku harus membawanya pulang hari ini juga."
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai pedang madara
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Akibatnya pedang itu menghantam pedang mustika yang seperti menghantam besi baja. "Pedang itu punya isi juga rupanya," pikir Baraka. "Pedang itu tidak rusak atau rompal seperti pedang lainnya. Pedang itu masih utuh dan tubuhku tadi seperti disiram air panas dalam sekejap ketika suling mustika beradu dengan pedangnya. Hmm...! Agaknya ia seorang prajurit negeri Muara Singa yang diandalkan untuk lakukan penyerangan terhadap lawan siapa saja. Aku tak boleh lengah sedikit pun. Ia mempunyai jurus-jurus yang dibarengi oleh gerakan sangat cepat. Hampir saja aku tadi mati terbelah oleh pedangnya!" "Hiaaaah...!" Batu Sampang tampak buas. Ia menyerang lagi dengan satu lompatan pendek, namun pedangnya s
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pedang madara
Baca
+Pustaka
Keris Bunga Bangkai

Keris Bunga Bangkai

Kondisi pedang itu sudah nampak begitu bersih dari darah. “Pedang yang bagus. Kalau tak salah, itu pedang masakus dari tanah arab. Apa iya masakus? Aku tak begitu ingat,” papar Waradana dengan ekspresi bingung seperti mencoba mengingat-ingat. Rangkahasa hanya sedikit tersenyum. “Jadi siapa namamu?” tanya Waradana. “Rangkahasa,” jawabnya singkat. Setelah itu Rangkahasa mencoba untuk bangkit. Namun dia tak mampu karena masih merasa pusing dan begitu lemah.
1043.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pedang madara
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Rytíř
Pembaca budiman, kali aja ada yang tertarik dengan cerita urban/realistis tema keluarga dan juga bisnis, boleh kunjungi juga buku berjudul "Pembalasan Mantu Kampungan", juga terbit ekslusif di platform ini.
Flashblue Iori
Untuk pembaca yang sempat saya janjikan lanjutan buku kedua, secara pribadi saya benar-benar mohon maaf karena saat ini masih dalam proses review. Namun jika berkenan, ada buku lain tema Lit-RPG fantasy yg sudah publish, "The Loser No 1 : Trapped Inside Alorexa" Mohon berkenan untuk mampir.
Baca Semua Ulasan
Legenda Naga Langit

Legenda Naga Langit

Pria itu mengangguk, dia lantas menjelaskan jika Sayembara Pendekar Muda di adakan oleh Maga Dewi, salah satu bagian dari 3 Immortal di dunia persilatan. Mada Dewi adalah seorang perempuan yang memiliki kecantikan bak Dewi Khayangan, walaupun usianya sudah lanjut usia, di tambah lagi kemampuan yang di miliki Mada Dewi luar biasa dan bisa di katakan salah satu tanpa tanding. Mada Dewi di kenal dengan nama Giok Mortal di dunia persilatan. Alasan utama yang membuat Kota Bandar Agung aman dan jauh dari incaran banyak penjahat adalah karena keberadaan dari Mada Dewi.
9.7175.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai pedang madara
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Herman
min Abimana sudah banyak dapat warisan dan pelatihan, kok masih kesusahan melawan pendekar2 yang se usianya, contohnya di sayembara. kesannya kayak tidak ada prningkatan setelah dari dunia siluman, padahal sudah dapat banyak warisan dan pengalaman waktu di dunia siluman mestinya menang lebih mudah
Baca Semua Ulasan
MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

Pedang Gaja Mada bergerak seperti ular, memblokir serangan dan menusuk balik dengan presisi mematikan. "Trang! Cring!" Dalam beberapa kali serangan balik, pedang Alesha berhasil menyayat lengan dan bahu Ra Kembar. Darah mulai menetes di lantai marmer Balairung. Ra Kembar terhuyung mundur, nafasnya tersengal, luka-lukanya cukup parah. Alesha melangkah maju, pedangnya terangkat tinggi, siap melancarkan serangan final yang bisa mengakhiri nyawa Ra Kembar.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai pedang madara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status