Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

“Tapi aku tidak lagi tahu apakah aku masih penulis atau hanya karakter dalam tulisan yang lebih besar.” Arga berdiri, mendekati sosok itu. “Kalau kau yang menulis kami,” katanya, “kenapa kau biarkan kami memilih sendiri?” Penulis itu tersenyum samar. “Karena setiap tulisan ingin melampaui penulisnya. Kalian belajar hidup, dan aku belajar kehilangan kendali.” Aku menatap tanah di bawahku. Kata-kata kecil muncul di bawah kakiku, kalimat pendek seperti gumaman.
758 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai apakah pengarang dan penulis itu sama
Baca
+Pustaka
KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

Kami berdua tak habis pikir, ternyata menulis novel dan cerita bersambung itu tak semudah menulis status di beranda. "Aduh, Raya. Kakak udah mulai pening kepalanya. Banyak istilah dalam kepenulisan yang Kakak nggak tahu. Tadi author, ada yang sebut begitu Kakak nggak tahu. Ternyata setelah dicari-cari artinya penulis." Kak Murni menghela napas panjang. Ia seperti lelah di awal perjuangan ini. "Kak, sambil belajar juga, nanti lama-lama bisa. Kakak sudah tahu ini sistemnya bagaimana di aplikasi?" tanyaku pada Kak Murni.
13.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai apakah pengarang dan penulis itu sama
Baca
+Pustaka
EUFORIA

EUFORIA

Kemudian, pulpen menari di atas kertas dengan tangannya sebagai kendali. “Nulis apa, sih? Kayaknya setiap kali ketemu gue, lo selalu nulis. Nyatet sesuatu maksud gue.” “Jadi penulis itu berarti jadi seorang peneliti, Adrian. Apa yang aku dengar, apa yang aku lihat, kalau itu penting, maka akan aku tulis.” Kuanggukkan kepala tanda mengerti. “Jadi, gitu. Nulis itu sulit, nggak? Maksud gue, lo nulis buku fiksi, kan?”
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai apakah pengarang dan penulis itu sama
Baca
+Pustaka
HINAAN IPAR (ADIK SUAMIKU)

HINAAN IPAR (ADIK SUAMIKU)

Pernah ada yang bilang, kok gak sampai belasan menit sih, Kak? Di aku memang menitnya tidak terlihat banyak. Tapi katanya sama. Ada beberapa penulis yang jumlah katanya sama sepertiku, tapi menitnya jadi naik dua kali lipat. Meksipun ada beberapa juga yang memang real sampai 2000 kata, tapi maaf, aku tidak punya kemampuan sampai di sana. Sampai jumpa di cerita yang terbaru nanti, insyaAllah tidak kalah seru. Jangan lupa mampir juga, ya.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai apakah pengarang dan penulis itu sama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status