DI BALIK SENYUM SANG CEO
"Aku bukan kamu, Andreas. Melukis itu panggilan jiwa, bukan untuk dijadikan ajang mencari uang tanpa menomorsatukan kualitas, jika semua pekerja seni selalu berpikiran uang dan uang untuk apa yang ia lakukan, seni seperti apa yang bisa kau tawarkan untuk orang yang menikmati karyamu?"
"Tidak ada salahnya mencari uang dari sebuah hobi yang kita lakukan, asalkan kita tidak dibutakan oleh uang, hingga melalaikan apa yang seharusnya kita patuhi, faktanya pelukis juga perlu makan, seperti halnya seorang penulis, penulis juga ingin hasil dari tulisan yang dibuatnya, ketika ada pembaca yang mau menghargai karyanya, itu adalah kenikmatan tersendiri dibandingkan karyanya hanya dinikmati secara gratis
Hot Chapters