Petaka Mendua
Sambil mengikuti petunjuk yang ada di buku panduan, sambil tersenyum memandangi handphone pintar ini.
Ya seperti kata mas Alif, handphone pintar.
Kumasukkan kartunya, sambil tersenyum membaca secarik kertas yang ada di dalamnya.
"Assalamualaikum, Karin. Ketika kamu membaca surat ini, ketahuilah, aku gugup menulis setiap kalimatnya. Aku cuma berharap, kamu mau menghubungiku, setelah memasukan kartu perdananya di ponsel pintar itu. Aku tunggu, ini nomorku. 082153******.
Chapitres populaires