Lady Bug
"Loh, kok lemes? draft-mu habis dihancurin, ya, sama editor. Sudah Kakak bilang, tulisanmu itu jelek banget. Sudahlah, semangat, dia pasti akan membantu hingga kamu mengerti--"
"Enggak kok. Tadi aku cabut duluan dari sana."
Spontal suara April mengegas. "Loh? Gimana sih? Enggak ketemu?"
"Sepertinya ketemu, cuma ya gitu--"
"Astaga Vivi." April mengelus dada sambil menggeleng kecil. "Kamu tau enggak dia tuh orang sibuk. Susah banget memaksa dia buat ketemuan."