Cinta Terlarang
Hingga akhirnya ia mengambil langkah yang salah, dengan menitipkan buah cinta dengan suami yang ia cintai, pada sebuah panti asuhan.
Seharusnya ia ke rumah orang tuanya dengan membawa bayi perempuan mungil itu, sesuai amanat dari Almarhum Aidit. Tetapi ia malah menitipkan bayi perempuan tanda cinta kasih mereka pada panti asuhan yang saat ini entah dimana keberadaannya. Mengingat semua itu terasa sesak dadanya, ia mengingat kebodohan dalam pilihan hidupnya. Dan ia juga merasa bersalah pada Aidit, karena tidak menjalankan amanahnya, rasa sesal itulah yang dibawanya hingga kini.