Money And The Power
Sayangnya, Kiana tidak peduli jika kakinya akan patah ketika ia mencoba memutar tubuhnya ke udara dan melayangkan tendangan diwajah Arta.
Duagh!
Serangan kali ini bisa Arta tangkis. Bekas kaki Arta yang terpukul mundur seperti berasap. Arta tidak lagi main-main. Ia serius dalam menghadapi Kiana.
Padahal, serangan Kiana tidak menyentuh tubuh Arta, tapi Arta merasakan tubuhnya yang teranat sangat lelah.
‘Aku harus bisa menahannya,’ batin Arta.
***
Loid belum pergi dari SMA HG. Ia mencri dua anaknya tapi jangankan anaknya, anak-anak yang lain juga tidak ada di sana. Loid sudah menghabiskan banyak waktu untuk berkeliling karena tidak ada satu panggilan yang terjawab.