Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Dibalik Bayangan

Penguasa Dibalik Bayangan

‘No one is perfect’ Kata-kata tersebut sepertinya juga berlaku bagi Ardi. Dia berusaha untuk tidak tertawa saat mendengar suara Ardi. Walau kemampuan bermain musiknya sangat bagus, namun hal itu tidak berlaku bagi suaranya. “Don’t laugh,” dia bergumam dalam hatinya.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai arti almost is never enough
Baca
+Pustaka
Aku Bukan ART Keluargamu

Aku Bukan ART Keluargamu

Selama ini tenaganya begitu dikuras, terutama oleh ibu mertuanya yang selalu memperlakukannya seperti seorang ART yang harus mengerjakan semua pekerjaan rumah. Narita yang sedari tadi sudah berada di rumah kontrakan Risa dan Zein, tak ada niatan sedikit pun untuk menyumbangkan makanan untuk anaknya. Tampak Narita agak salah tingkah di hadapan besannya. Padahal selama ini dia punya usaha catering kecil-kecilan. Bisa saja dia memasak di rumahnya sebelum berangkat ke rumah kontrakan anaknya. Namun, hal itu tidak dilakukannya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai arti almost is never enough
Baca
+Pustaka
Kembalinya Gadis Terbuang

Kembalinya Gadis Terbuang

Mereka berdua berjuang untuk membuktikan bahwa mereka layak untuk diakui, untuk dicintai. "Kenapa... kenapa tidak pernah kau ceritakan ini sebelumnya?" tanya Liana. Artha menatapnya. "Karena di dunia ini, kelemahan adalah kemewahan yang tidak bisa kita miliki. Satu kali kau menunjukkan kerapuhanmu, itu akan digunakan untuk melukaimu." Dia berhenti sejenak. "Sampai sekarang. Sampai kamu."
611 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai arti almost is never enough
Baca
+Pustaka
Hukum yang Tak Tertulis

Hukum yang Tak Tertulis

Tatapan mereka bertemu. Dan untuk pertama kalinya dalam beberapa waktu terakhir, Ari tersenyum padanya. Senyum kecil, nyaris tak terlihat—tapi cukup untuk menyalakan kembali semangat dalam dada Dara. “Siap ya?” bisik Dara. “Saya selalu siap. Bukan karena saya tahu akan menang, tapi karena saya tahu, orang baik harus tetap bicara,” jawab Ari pelan. "Bukan kekuatan, bukan gelar, dan bukan uang yang membuat Ari disegani. Tapi keberaniannya mencintai keadilan — bahkan ketika dunia membencinya karenanya."
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai arti almost is never enough
Baca
+Pustaka
Menantu Termiskin

Menantu Termiskin

Tapi kenapa Arman terlihat sedih saat ia bilang tidak sedang mengidam apa-apa. "Emm aku pengen sesuatu." ujar Arnita tiba-tiba. Belum ada lima menit ia mengatakan tidak ingin apa-apa, kemudian tiba-tiba Arnita menginginkan sesuatu. Wajah Arman langsung berbinar senang. Dengan tidak sabaran ia menunggu Arnita mengatakan keinginannya. Arman sama sekali tidak terpikirkan jika kemungkinan Arnita akan meminta hal-hal aneh kepadanya yang mungkin akan sulit untuk dikabulkan. Tapi karena ini ngidam Arnita yang pertama, Arman akan berusaha untuk mengabulkan keinginan Arnita.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai arti almost is never enough
Baca
+Pustaka
Istri Kilat Presdir Tampan

Istri Kilat Presdir Tampan

“Uang di dalam kartu itu, lebih dari cukup untukmu menghilang jauh dari hidup Arthur.” Kalimat dingin yang meluncur dari bibir Arron, membuat jemari Kian semakin meremat kuat. Bibirnya dia gigit kuat-kuat dengan tatapan masih tertunduk. Seharusnya dia sadar, dengan statusnya, Kian tidak akan diterima di keluarga Arthur. Namun, dia tidak mau bangun dari mimpinya hidup bersama Arthur, janji-janji Arthur membuatnya bertahan. Sampai inilah konsekuensi yang didapatkannya. Hinaan.
1051.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai arti almost is never enough
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Pariban

Menikah dengan Pariban

Cuaca emang sedikit panas akhir-akhir ini. “Lain kali aku ceritakan bagaimana aku bisa mengenal Bang Rajata. Butuh waktu lama untuk menceritakannya dan privasi juga tentunya,” ucap Ai seakan tahu apa yang sedang Artha pikirkan. Artha pun menggangguk menyetujui pernyataan Ai.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai arti almost is never enough
Baca
+Pustaka
Catatan Usang

Catatan Usang

Sekuat apa pun dia menepisnya rasa itu tetap tinggal dan begitu mengganggu “Lihatlah Prily, seperti inilah orang yang kamu bilang terlalu sempurna tanpa celah, sehingga kau tidak pernah memberi hatimu untuk orang lain. Dia bahkan menghalalkan apa pun untuk mendapatkan wanitanya kembali,” ucap Arjuna begitu menggebu amarahnya sudah tak terbendung. “Akbar, tolong jangan keterlaluan! Pergi dari sini! Kumohon, biarkan kami menyelesaikan masalah ini berdua.”
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai arti almost is never enough
Baca
+Pustaka
Ahli Waris Tersembunyi, Jebakan Sang CEO

Ahli Waris Tersembunyi, Jebakan Sang CEO

'Karena bagi seorang Arthaira, naskah yang paling berharga bukan yang laku di platform digital, melainkan naskah kehidupan nyata yang ditulis dengan pengorbanan dan keberanian,' batin Aruna sambil mengecup kening anaknya. Di luar sana, di sebuah gedung pencakar langit di Singapura, dr. Adrian berdiri di depan pimpinannya dengan wajah yang tertunduk malu. "Dia ada di sana, Tuan. Aruna benar-benar ada di desa itu. Dia berhasil menghancurkan seluruh sistem kami hanya dalam waktu satu jam. Kemampuannya tidak menurun sedikit pun, justru sepertinya semakin tajam."
10673 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai arti almost is never enough
Baca
+Pustaka
Menantu Yang Selalu Salah

Menantu Yang Selalu Salah

"Kasitahu aja, Yang. Biar kita gak salah lagi nanti. Semoga ibu setuju. Dan ibu bisa menentukan sendiri ARTnya supaya beliau gak marah dan sesuai keinginan beliau." "OK, deh! kalau begitu." Ku pikir betul juga nanti kalau kami tak bilang, apalagi cari sendiri nanti bisa jadi masalah besar lagi. Tahulah ibu sekarang semuanya serba salah. *** "Ngapain, sih! pakai pembantu segala kerjaan rumah cuma gini-gini aja. Memang ya Arumi manjanya gak ketulungan," ucapan ibu pertama kali ketika aku mengutarakan ingin mencari ART sementara Arumi hamil dalam keadaan lemah.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai arti almost is never enough
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status